Jennie kini tengah membuatkan cookies untuk Limario juga baby Seong sembari sesekali tersenyum mendengar suara tawa dari suami serta anaknya.
"Dedek mah curang" Ujar Limario karna tadi ketika bermain bola dengan baby Seong, baby Seong yang kesal karna Limario terus menertawakannya malah melemparkan bola tersebut kearah Limario.
"Makan dulu nih" Ujar Jennie yang datang dengan nampan berisi cookies yang dia buat yang tidak hanya cocok untuk Limario, tapi cocok juga untuk baby Seong.
"Mam" Ujar baby Seong yang langsung berjalan cepat kearah Jennie untuk ikut memakan cookies yang sudah dia buat.
"Pelan-pelan nak, tangannya dilap dulu" Ujar Jennie menghentikan baby Seong yang hendak langsung memakan cookies tersebut.
"Nah, makan" Ujar Jennie mengeser piring khusus untuk baby Seong agar bisa makan lebih nyaman.
"Main apa tadi?" Tanya Jennie sembari menerima suap cookies dari Limario, Limario sontak menunjuk bola yang tadi mereka mainkan.
"Dia sekarang udah bisa kesel sayang, tadi aku ketawain malah dilempar pake bola" Cerita Limario yang membuat Jennie tersenyum mendengar hal tersebut.
"Pelan-pelan ya makannya" Ujar Jennie sembari mengusap rambut baby Seong yang fokus pada cookies yang ada didepannya.
"Katanya Rose mau kesini?" Tanya Jennie karna Limario tadi memberitahukan padanya bahwa Rose akan datang.
"Iya, katanya ada yang mau diobrolin. Nggak tau apa" Jawab Limario karna Rose meminta agar Limario tidak kemana-mana dulu.
"Tumben banget ya, ada hal penting kali" Ujar Jennie yang membuat Limario menganggukkan kepalanya tanda setuju.
"Bu, mam" Ujar baby Seong menunjuk piringnya yang tersisa tinggal satu cookies saja, baby Seong sontak hendak menarik piring yang ada didepan Limario.
"Eh, enggak boleh. Ini punya ayah" Ujar Limario berniat bercanda dengan baby Seong dengan mengangkat tinggi piring cookies tersebut.
"No, yah no" Ujar baby Seong berdiri setelah memakan cookies yang tersisa kemudian mendekat kearah Limario.
"Dedek, awas jatoh" Ujar Jennie karna baby Seong hendak meraih piring tersebut tapi tak sampai.
"Yah" Ujar baby Seong merasa kesal karna tak berhasil juga meraih piring berisi cookies tersebut.
"Minum dulu dedek" Ujar Jennie tapi baby Seong tak mengidahkan Jennie dan malah sibuk memanjat tubuh Limario agar dapat meraih piring cookies tersebut.
"Jatoh nanti" Ujar Jennie menghela nafasnya dan meraih baby Seong agar tidak terjauh sedangkan Limario tersenyum ketika melihat bibir baby Seong melengkung tanda akan menangis.
"Iya sayang, ayahnya bercanda aja" Ujar Jennie mengusap punggung baby Seong yang sudah menangis karna Limario malah mengejeknya.
"Yah" Ujar Jennie memerintahkan agar Limario harus segera meminta maaf pada baby Seong yang kini sedang memeluk Jennie denagn erat.
"Iya dedek, maafin ayah ya? Ayah cuman bercanda, nih dedek boleh makan lagi cookiesnya" Ujar Limario menyodorkan cookies yang tadi sempat dia jauhkan dari jangkauannya.
"No" Jawab baby Seong memilih marah pada Limario yang membuat Jennie tersenyum simpul ketika melihat Limario nampak bingung.
"Padahal ayah cuman bercanda loh dedek, ngambek mulu kayak bunda" Ujar Limario mencolek bahu baby Seong tapi baby Seong tak mengidahkan Limario.
"Hayoloh, anaknya ngambek" Ujar Jennie kemudian terkekeh melihat Limario menghela nafasnya dengan malas.
"Nanti ayah beliin mainan dek" Bujuk Limario lagi tapi baby Seong tak mengidahkan Limario dengan masih menenggelamkan kepalanya ke leher Jennie.
