Jennie menghela nafasnya sejenak sembari merengangkan tubuhnya karna mereka baru saja tiba dirumah baru mereka yang ada di Jerman.
"Gimana? Suka rumahnya?" Tanya Limario yang habis menidurkan kedua anak mereka yang kelelahan akibat perjalanan jauh mereka.
"Suka, sesuai sama apa yang aku mau juga" Jawab Jennie merasa sangat senang karna semua interior dan yang lainnya benar-benar sesuai dengan apa yang Jennie inginkan.
"Mba Inem sama suster istirahat dulu aja" Ujar Jennie pada sang art serta suster yang mereka bawa serta untuk membantu mereka berdua selama di Jerman.
"Istirahat dulu ya tuan, bu" Ujar sang art segera berlalu bersama dengan suster yang membantu Jennie menjaga kedua anaknya.
"Makasih ya sayang, udah mau nemenin aku disini" Ujar Limario yang kini duduk disamping Jennie, Jennie langsung mengangguk dan masuk kedalam pelukan Limario.
"Aku bakalan sebisa mungkin ikut kemanapun kamu pergi" Ujar Jennie yang membuat Limario tersenyum mendengar hal tersebut.
"Nanti kita coba ajak anak-anak jalan sekitar sini, biar cepet adaptasinya" Ujar Limario yang membuat Jennie mengangguk tanda setuju.
"Mau istirahat?" Tawar Limario karna waktu juga sudah menunjukkan pukul 11 malam, Jennie sontak mengangguk dengan pelan karna masih terlalu lelah.
"Eh" Kaget Jennie karna tiba-tiba saja Limario menggendongnya tanpa berkata apa-apa, Jennie hanya bisa tersenyum sembari melingkarkan tangannya pada leher Limario.
"Bunda" Panggil baby Ella yang terbangun dari tidurnya, baby Ella turun secara perlahan dari tempat tidurnya dan berlalu keluar dengan membawa boneka beruang miliknya.
"Was atoh adek" Ujar baby Seong langsung memegang tangan baby Ella ketika baby Ella hendak turun tangga.
"Da sus" Ujar baby Seong menunjuk sang suster yang baru saja keluar dengan membawa mainan milik baby Seong.
"Ayo turun non Ella" Ujar sang suster menggendong baby Ella dengan tangan lainnya mengenggam erat tangan baby Seong untuk turun bersama ke lantai dasar.
"Bundaa" Panggil baby Ella memberontak untuk turun sedangkan sang suster hanya bisa membiarkan saja.
"Halo sayang" Sapa Jennie sembari menggendong baby Ella yang baru saja bangun, Jennie tersenyum melihat baby Seong yang hanya diam saja.
"Sini bang" Ujar Jennie yang membuat baby Seong langsung berlalu kearah Jennie, Jennie berjongkok sebentar kemudian mencium puncak kepala baby Seong.
"Abang sama adek ke ruang tengah dulu ya? Bunda buatin sarapan dulu" Ujar Jennie yang membuat baby Ella menggelengkan kepalanya tanda menolak.
"Adek wana tey hil bunda" Jawab baby Ella yang membuat Jennie tersenyum mendengar jawaban dari baby Ella.
"Ayo adek, bunda au uat alapan" Ajak baby Seong seolah paham untuk mengajak adeknya pergi ke ruang tengah bersama.
"No, bunda" Ujar baby Ella yang membuat Jennie bingung sekarang karna hanya ada mba Inem yang membantunya membuat sarapan, dan pastinya sarapan untuk kedua anaknya tak boleh sembarangan.
"Yaudah, abang main dulu aja. Biar adeknya sama bunda" Ujar Jennie yang membuat baby Seong mengangguk dan berjalan bersama sang suster.
"Adek gini aja ya? Bunda bantu mba dulu buat sarapan" Ujar Jennie sedangkan baby Ella hanya mengangguk sembari menyandarkan dagunya pada bahu Jennie.
"Loh? Kok abang sendiri? Adeknya mana?" Tanya Limario yang sudah siap untuk melakukan urusannya.
"Adek nda au ain ayah, adek au ama bunda" Jawab baby Seong yang membuat Limario menghela nafasnya sejenak kemudian berlalu untuk membujuk baby Ella.
