Limario tersenyum melihat bagaimana fokusnya Seong dan juga Ella yang tengah belajar bersama, tapi pandangan Limario beralih ke Ahyeon yang sedang memainkan Nintendonya di anak tangga.
"Adek" Panggil Limario yang ikut duduk disebelah Ahyeon karna tadi terjadi sedikit pertengkaran antara Ahyeon dengan Seong dan juga Ella.
"Hm, ada apa ayah?" Tanya Ahyeon tapi fokusnya tidak teralihkan sama sekali, bahkan Ahyeon sama sekali tidak mengidahkan siapapun.
"Kenapa adek nggak mau ikut belajar sama abang sama kakak?" Tanya Limario yang membuat Ahyeon mendongkak sekilas kemudian menggelengkan kepalanya.
"Belajal itu nda celu ayah" Jawab Ahyeon karna tadi dia sempat ikut belajar, tapi karna terlalu banyak bermain dan asik dengan dunianya sendiri, akhirnya Seong dan Ella sama-sama menyerah mengajari Ahyeon.
"Kan besok adek harus sekolah, dan nanti kalau adek nggak bisa nulis atau ngitung. Gimana coba?" Tanya Limario mencoba membujuk agar Ahyeon kembali mau belajar dengan kedua kakaknya.
"Kan ada ibu gulu, kata bunda kan belajal cama ibu gulu" Jawab Ahyeon dengan polosnya.
"Maksudnya kan nanti ibu guru minta adek harus nulis nama sama umurnya adek, kalau adek nggak bisa nulisnya. Gimana dong?" Tanya Limario yang membuat Ahyeon nampak menyipitkan matanya untuk berpikir sebentar.
"Kan adek bica minta tolong cama ayah" Jawab Ahyeon lagi yang membuat Limario nampak menghela nafasnya sejenak.
"Tapi kan ayah nggak bisa harus bantuin adek nulis, kan besok adek harus nulis semuanya sendiri" Jelas Limario yang membuat Ahyeon akhirnya mendongkak dari Nintendonya.
"Tapi kakak cama abang nda celu ayah, malah-malah telus" Ujar Ahyeon mengingat bagaimana Seong yang menyerah dan Ella yang sempat memarahinya.
"Kan abang sama kakak marah ke adek karna adek nggak fokus belajar kan" Ujar Limario yang membuat Ahyeon akhirnya berdiri dengan pasrah.
"Ayo, biar ayah bantuin juga" Ajak Limario memegang tangan Ahyeon yang akhinya mengikutinya untuk kembali belajar.
"Kakak, abang" Panggil Limario yang membuat kedua bocah berbeda usia tersebut mendongkak dari buku mereka masing-masing.
"Ini adeknya mau belajar bareng lagi, diajarin ya? Nanti ayah juga ikutan lihatin adek" Ujar Limario yang membuat Seong langsung mengangguk.
"Awas ya kalau adek nda serius, kakak buang bonekanya adek" Ujar Ella mengancam lebih dahulu tapi akhirnya mengizinkan.
"Duh, pinternya anak-anak bunda lagi belajar bareng" Ujar Jennie yang kembali setelah menyelesaikan membuat susu serta biskuit untuk anak serta suaminya.
"Nah, habis H itu huruf Y" Ujar Limario menuntun Ahyeon agar bisa menulis namanya sendiri.
"Bunda lihat, gini kan?" Tanya Ella menunjukkan tulisan tangannya pada Jennie mengenai apa saja pengalaman menarik selama dimasa bangku taman kanak-kanak.
"Wih, pinternya" Puji Jennie sembari mengusap rambut Ella yang akhirnya akan memasuki bangku sekolah dasar bersama dengan Jiyoon.
"Adek gimana? Udah bisa nulis nama sendiri belom?" Tanya Jennie sembari duduk tepat dibelakang anak-anaknya.
"Lagi belajar bunda" Jawab Limario karna Ahyeon sedang fokus dan tak menjawab pertanyaan dari Jennie.
"Bunda, lihat gambarnya abang" Ujar Seong menunjukkan gambar mengenai hari liburan sekolahnya.
"Ih, pinter banget sih anak-anak bunda ini" Puji Jennie sembari mengusap rambut Seong yang sudah semakin besar.
"Ayah" Panggil Ahyeon setelah menyelesaikan menuliskan namanya sendiri pada selembar kertas.
