Ella menghela nafasnya beberapa kali sembari melihat mainan yang sedang dia pegang, Ella kemudian mengerucutkan bibirnya karna pintu halaman belakang telah ditutup atas perintah Jennie karna takut Ella bermain dengan Kuma atau Love terlalu lama.
"Bunda" Panggil Ella yang membuat Jennie mendongkak sebentar dari layar ipadnya untuk melihat apa yang diinginkan oleh anaknya tersebut.
"Kakak bocen bunda" Keluh Ella yang membuat Jennie nampak berpikir sebentar untuk memikirkan apa yang akan membuat anaknya itu tidak bosan kembali.
"Main Nintendo aja, Nintendonya kakak dimana?" Tanya Jennie yang membuat Ella menggelengkan kepalanya.
"Kakak mau cekolah aja lah, bial main cama kakak Jiyoon" Ujar Ella mengeluh terus menerus apalagi Seong ke sekolah dan baby Ahyeon ikut bersama dengan Limario.
"Belum boleh sayang, jahitannya kakak kan belum dibuka" Ujar Jennie karna sejak kemarin Ella meminta bersekolah kembali tapi baik Limario dan Jennie melarang keras hal tersebut.
"Tapi kakak bocen bunda, main telus main telus" Ujar Ella merasa sangat bosan hingga kesal sendiri.
"Mau main sama bunda aja?" Tawar Jennie yang membuat Ella menggelengkan kepalanya dengan kuat.
"Nda mau bunda, kakak bocen lah" Ujar Ella membaringkan dirinya sendiri ke atas karpet yang ada diruang tengah tersebut.
"Mau minum susu?" Tawar Jennie tapi Ella menggelengkan kepalanya karna merasa benar-benar bosan.
"Yaudah, kakak mau kemana?" Tanya Jennie akhirnya mencoba menuruti keinginan anaknya dulu.
"Mau jalan-jalan" Jawab Ella yang membuat Jennie menghela nafasnya sejenak kemudian bergerak untuk menelfon Limario.
"Sebentar, bunda tanyain ke ayah dulu" Ujar Jennie yang membuat Ella menganggukkan kepalanya dengan semangat.
"Halo sayang" Suara Limario terdengar dari ujung telfon hingga membuat Jennie menarik nafasnya sejenak.
"Kakak bosen katanya nih, dia mau keluar jalan-jalan katanya. Boleh nggak?" Tanya Jennie langsung pada intinya.
"Udah coba diajakin main dulu gitu?" Tanya balik Limario karna masih khawatir dengan kondisi Ella.
"Udah sayang, kakak ngerengek ini" Jawab Jennie sembari memperhatikan Ella yang masih pada posisi awalnya.
"Yaudah, tapi jangan terlalu lama" Ujar Limario akhirnya memberi izin, karna Ella adalah tipikal anak yang tidak akan diam sampai bosannya hilang.
"Oke sayang, aku nganterin kakak jalan-jalan dulu" Ujar Jennie mematikan sambungan telfonnya dengan Limario.
"Ayo kak, kita jalan-jalan. Tapi bentar aja ya? Ayah soalnya bilang, jangan terlalu lama ngajakin kakak jalan-jalannya" Ujar Jennie yang membuat Ella menganggukkan kepalanya.
"Oke bunda" Jawab Ella kemudian berdiri sementara Jennie harus menyimpan ipadnya terlebih dahulu kedalam kamar.
"Pake jaketnya dulu sini" Ujar Jennie mengambil jaket milik Ella yang kebetulan berada didalam kamarnya.
"Jangan ke tempat yang rame banget dulu ya? Takut entar kakak malah kenapa-napa" Ujar Jennie yang membuat Ella menganggukkan kepalanya dengan semangat.
"Sus, saya pergi dulu sama Ella ya" Pamit Jennie pada sang suster, kemudian Jennie menggandeng tangan Ella menuju kearah mobil.
"Kakak mau kemana? Hm?" Tanya Jennie sembari memakaikan seatbelt untuk Ella kemudian berlalu ke kursi mengemudi.
"Kakak mau ke taman bermain bunda" Jawab Ella yang membuat Jennie hanya bisa menuruti dan mencari taman bermain yang sepi.
"Ayo" Ajak Jennie turun terlebih dahulu setelah itu menurunkan Ella untuk bermain di taman bermain yang agak jauh dari rumah mereka.
