Jennie memandangi dirinya sebentar lagi ke cermin sedangkan Limario mulai menguap menunggu Jennie selesai berdandan.
"Dejavu nggak sih sayang?" Tanya Limario tapi Jennie justru tak meresponnya, Limario menghela nafasnya sejenak melihat Jennie yang benar-benar fokus pada make-up miliknya.
"Loh? Pada belum berangkat?" Tanya Tiffany yang tadinya hendak menutup pintu kamar Jennie yang tampak terbuka tapi malah melihat masih ada Limario dan juga Jennie.
"Masih nungguin tuan putri nih mah, lagi dandan" Jawab Limario yang membuat Tiffany tersenyum mendengar hal tersebut.
"Mama sama papa udah mau jalan loh, masa kalian belum mau jalan" Ujar Tiffany yang membuat Jennie menghela nafasnya.
"Ini udah selesai mama, kita mau jalan kok" Ujar Jennie memasang sendalnya kemudian mengambil tasnya.
"Kadonya sayang" Ujar Limario ketika Jennie nampak berpikir apalagi yang dia lupakan, Jennie sontak tersenyum dan mengambil paper bag yang mereka sempat beli kemarin.
"Mama sama papa mau mampir dulu ke mall, kemarin lupa beliin hadiah buat Solar sama Moonbyul" Ujar Tiffany ketika Jennie sedang menutup pintu kamarnya.
"Tuhkan, mama tuh nyuruh Nini cepet-cepet tapi mama sendiri masih mau mampir" Ujar Jennie kesal karna merasa Tiffany menyuruhnya cepat-cepat.
"Loh? Mama nggak ada nyuruh, kamu sendiri yang langsung gerak" Ujar Tiffany tersenyum melihat tingkah Jennie yang malah mengerucutkan bibirnya karna kesal pada Tiffany.
"Yaudah gapapa, kan kita harus nemuin kak Moonbyul sama Solar juga" Ujar Limario berusaha menghibur Jennie.
"Hati-hati ya kalian" Pesan Tiffany berjalan kearah mobil Siwon, Limario kemudian merangkul bahu Jennie yang masih nampak cemberut.
"Udah cantik kok sayang, banget malahan" Ujar Limario sembari mengusap perlahan bahu Jennie.
"Udah, jangan cemberut gitu dong. Kan kita mau hadirin pernikahan kak Moonbyul sama Solar, nanti mereka malah ngira kita nggak bahagia lagi pas mereka lagi bahagia" Ujar Limario sembari menjalankan mobilnya meninggalkan kawasan rumah Jennie.
"Iya sayang, kesel aja tadi sama mama. Maaf ya?" Ujar Jennie merasa bersalah juga karna selalu merasa tak mood secara tiba-tiba.
"Gapapa, kan sekarang udah enggak kan?" Tanya Limario yang membuat Jennie sontak tersenyum dan menganggukkan kepalanya.
"Gitu dong, kan cantiknya makin makin" Ujar Limario yang membuat Jennie langsung mengambil satu tangan Limario dan mengenggamnya.
"Setelah ini siapa lagi ya? Irene sama Seulgi udah, kak Moonbyul sama Solar juga lagi otw" Ujar Jennie yang membuat Limario tersenyum simpul mendengar hal tersebut.
"Maunya kita dulu atau Joy sama Wendy dulu?" Tanya Limario yang membuat Jennie menoleh bingung mendengar pertanyaan dari Limario.
"Ayo sayang" Ajak Limario ketika mobil Limario telah sampai didepan sebuah hotel tempat yang akan dipakai oleh Moonbyul dan Solar untuk pernikahan mereka.
"Kenapa sayang? Ada yang kelupaan?" Tanya Limario ketika Jennie hanya diam saja sejak dari mobil tadi.
"Ah, enggak. Aku ke Solar dulu ya? Kamu mau ke kak Moonbyul kan?" Tanya balik Jennie setelah sadar dia sejak tadi memikirkan perkataan Limario mengenai apakah mereka yang selanjutnya menikah atau justru Wendy dan Joy.
"Iya, aku nemenin kak Moonbyul dulu. Salam ya buat Solar sama yang lain" Ujar Limario mengusap bahu Jennie kemudian berlalu kearah kamar yang ditempati oleh Moonbyul.
