Jennie kini sedang berada didalam ruangannya sembari merancang beberapa design baju atau gaun untuk butiknya nanti.
"Permisi bu" Ujar seorang karyawan Jennie yang masuk setelah Jennie mengizinkannya untuk masuk.
"Ada apa?" Tanya Jennie bingung ketika sang karyawan datang mendekat padanya.
"Ada tamu yang mau ketemu sama ibu" Jawab sang karyawan tersebut yang membuat Jennie mengerutkan keningnya dengan bingung.
"Siapa?" Tanya Jennie sembari berdiri dan menyimpan buku sketsanya kemudian berjalan keluar dari dalam ruangannya bersama dengan sang karyawan.
"Itu bu" Tunjuk sang karyawan pada seorang pria yang berdiri membelakanginya, Jennie sontak mengerutkan keningnya dengan bingung melihat pria tersebut.
"Ada yang bisa saya bantu pak?" Tanya Jennie yang membuat sang pria tersebut membalikkan badannya.
"Kak Kai?" Kaget Jennie melihat Kai kini berada didepannya sembari tersenyum pada Jennie.
"Maaf kak" Ujar Jennie langsung mundur ketika Kai hendak memeluknya, Kai sontak tersenyum melihat respon dari Jennie.
"Ada apa kemari kak? Aku lagi sibuk soalnya" Ujar Jennie langsung to the point karna merasa tak enak menjadi pusat perhatian para karyawannya.
"Bisa bicara diruanganmu mungkin?" Tawar Kai yang langsung mendapat penolakan dari Jennie.
"Maaf kak, kalau urusan pribadi nggak bisa" Jawab Jennie karna dia juga tak mau menjadi salah paham apalagi statusnya sekarang adalah tunangan dari Limario.
"Pak" Sapa para karyawan Jennie ketika melihat Limario baru saja datang, Limario sontak tersenyum pada para karyawan Jennie.
"Sayang?" Kaget Jennie karna dia sama sekali tidak tau jika Limario akan datang menjemputnya sekarang.
"Kenapa?" Tanya Limario bingung ketika Jennie nampak sangat kaget melihatnya, Limario langsung mendekat kearah Jennie.
"Ayo, katanya mau ketemu sama klien" Ajak Limario karna tadi Jennie meminta ditemani bertemu dengan klien.
"Ah, ini Lim ya?" Tanya Kai yang membuat Limario baru sadar jika ada seseorang yang sedang memperhatikannya.
"Iya, ini siapa?" Tanya balik Limario bingung karna orang tersebut mengenakan topi, Kai sontak membuka topinya dan membuat Limario terdiam melihatnya.
"Ada urusan apa kesini kak?" Tanya Limario langsung pada intinya karna dia sama sekali tidak menyukai kehadiran Kai disini.
"Enggak ada sih, pengen ketemu sama Jennie aja" Jawab Kai yang membuat Limario langsung memegang tangan Jennie.
"Ayo sayang, katanya mau ketemu klien" Ajak Limario yang membuat Jennie bingung tapi mengangguk kemudian berlalu untuk mengambil tasnya.
"Santai aja kali Lim" Ujar Kai sembari terkekeh pelan melihat tingkah Limario yang sangat antisipasi padanya.
"Biasa aja kak, emang Jennie mau pergi" Jawab Limario karna dia malas berhadapan dengan Kai sebenarnya.
"Udah?" Tanya Limario ketika Jennie kembali dengan tas yang ada ditangannya, Jennie sontak mengangguk dan meraih lengan Limario.
"Duluan ya kak, kalau mau lihat-lihat baju silahkan" Ujar Jennie berlalu bersama dengan Limario yang tersenyum miring padanya.
"Sialan" Umpat Kai ketika Limario dan Jennie sudah berlalu keluar dari dalam butik Jennie dengan tangan Jennie mengampit lengan Limario.
"Sayang" Panggil Jennie ketika Limario langsung berjalan mendahuluinya, Limario tanpa bicara hanya membukakan pintu Jennie.
"Hey" Panggil Jennie lagi sembari memegang tangan Limario yang hendak menutup pintu, Limario hanya menggeleng tanda bahwa dia tak ingin berdebat sekarang.
