Jennie tersenyum melihat Limario yang masih bangun, Jennie terpaksa bangun pagi-pagi diwaktu weekend ini karna mereka sudah janjian akan mengajak ketiga anak mereka jalan-jalan ke Museum sekalian belajar disana.
"Yah, bangun sayang" Ujar Jennie sembari mengusap lembut pipi Limario agar Limario dapat bangun.
"Hm? Ayah masih ngantuk bun" Jawab Limario memegang erat tangan Jennie agar tidak menganggunya lagi.
"Katanya hari ini mau ke Museum, udah janji loh sama anak-anak" Ujar Jennie berusaha tetap membangunkan Limario.
"Iya bun, bentar lagi yah? Ayah tidur bentar lagi" Tawar Limario yang membuat Jennie akhirnya hanya bisa mengangguk karna Limario juga baru tidur di jam 2 pagi tadi.
"Yaudah, jangan lama-lama ya? Takut entar malah anak-anak yang bangunin" Ujar Jennie memilih berlalu kearah luar setelah memastikan Limario sudah tertidur kembali.
"Pagi mba" Sapa Jennie sembari mengikat rambutnya untuk turut membantu membuatkan sarapan untuk suami serta anak-anaknya.
"Pagi bu" Sapa sang art dengan kompak kemudian tersenyum melihat bagaimana Jennie masih saja bangun pagi-pagi hanya sekedar untuk memantau dan membantu mereka.
"Hari ini mau buah apa bu?" Tanya salah satu art yang bertugas untuk mengupas serta memotong buah-buahan.
"Dikulkas adanya buah apa aja mba?" Tanya Jennie sembari memotong beberapa macam sayuran.
"Ada mangga, apel sama pir aja bu" Jawab sang art yang membuat Jennie nampak berpikir sebentar.
"Apel sama pir aja mba, nanti mangga sama apel dikupasin lagi terus taroh ditempat bekel ya mba" Ujar Jennie yang membuat sang art mengangguk.
"Hari ini anak-anak mau ke Museum, mba mau pada ikut nggak?" Tanya Jennie sembari menyerahkan sayuran yang habis dia potong untuk dimasukkan kedalam nasi goreng.
"Endak bu, kita biar dirumah saja" Tolak sang art karna merasa tak enak dengan Jennie, apalagi tau jika Jennie dan yang lain akan menghabiskan waktu bersama.
"Bunda" Panggil Seong yang membuat Jennie langsung menoleh dan tersenyum melihat putra sulungnya.
"Udah bangun belum?" Tanya Jennie sembari menggendong Seong yang tampak masih sangat mengantuk.
"Dah bunda" Jawab Seong yang membuat Jennie terkekeh melihat bagaimana Seong berusaha membuka matanya.
"Abang kenapa semangat banget, hm?" Tanya Jennie sembari memantau apa saja yang harus dibuat.
"Sosis buat Ella jangan lupa ya mba" Pesan Jennie karna baby Ella terkadang tak mau makan jika tak ada sosis kesukaannya.
"Abang mau belajal bunda, kata bunda kan banyak pelajalan disana" Jawab Seong yang membuat Jennie tersenyum mendengar hal tersebut.
"Emang pinter banget anaknya bunda ini" Ujar Jennie sembari mencium puncak kepala Seong.
"Udah bunda, abang mau cuci muka dulu" Ujar Seong setelah memastikan bahwa dia sudah benar-benar bisa membuka matanya.
"Yaudah, pelan-pelan ya ke kamar mandinya" Ujar Jennie menurunkan Seong agar Seong dapat mencuci mukanya terlebih dahulu.
"Udah bangun Ahyeonnya, sus?" Tanya Jennie ketika sang suster datang dengan membawa botol dot milik baby Ahyeon.
"Udah bu, nangis minta susu" Jawab sang suster yang membuat Jennie mengambil alih botol dot milik baby Ahyeon.
"Biar sama saya aja mba" Ujar Jennie berlalu kearah tangga untuk naik ke lantai atas tempat dimana kamar ketiga anaknya berada.
