Dellfena Lia Moonsun

1.2K 111 0
                                        

Limario tersenyum tatkala melihat rumah barunya dengan Jennie, setelah membeli sebulan lalu dan direnovasi dibeberapa bagian, akhirnya rumah mereka siap ditempati.

"Makasih ya kak Moonbyul, udah bantuin" Ujar Limario mengucapkan terimakasih pada Moonbyul karna dia yang membantu mengurus pembelian rumah tersebut.

"Aman aja, selamat menikmati rumah barunya" Ujar Moonbyul tersenyum melihat baby Seong yang memperhatikannya.

"Makasih banyak ya kak" Ujar Jennie yang sedang menggendong baby Seong yang sejak tadi hanya diam saja.

"Iya, sama-sama. Dadah baby Seong" Ujar Moonbyul pamit pada baby Seong dengan cara mengusap kepalanya dengan pelan.

"Ayo masuk" Ajak Limario karna mulai hari ini, mereka akan menempati rumah tersebut bersama dengan para art juga yang lainnya.

"Untung yang lain udah pada kesini duluan, jadi aman" Ujar Jennie merasa sedikit lega karna semua barang serta tatanan rumah telah selesai mereka atur.

"Lihat kamar baby Seong yuk" Ajak Limario berjalan menuju kearah lantai dua tempat dimana tiga kamar utama yang lainnya berada.

"Sementara designnya kayak gini dulu, nanti semakin besar kalau dedeknya mau ubah bakalan diubah" Ujar Limario memperlihatkan sebuah kamar untuk baby Seong.

"Gapapa, untuk sekarang juga kan dedek bakalan jarang dikamar ini" Ujar Jennie yang membuat Limario mengangguk tanda setuju.

"Dedek kayaknya ngantuk sayang" Ujar Limario melihat mata baby Seong yang mendadak sayu tanda sudah mengantuk.

"Yaudah, waktunya tidur" Ujar Jennie berjalan sembari mengayunkan pelan baby Seong sedangkan Limario mengikuti dari belakang.

"Sini sayang, minum asi dulu" Ujar Jennie mulai memberikan asi pada baby Seong setelah mereka berada didalam kamar.

"Aku ambilin minum ya?" Tawar Limario yang membuat Jennie menganggukkan kepalanya sembari menepuk-nepuk paha baby Seong.

"Udah tidur?" Tanya Limario ketika melihat baby Seong telah berpindah keatas baby box miliknya yang sengaja diletakkan dikamar mereka.

"Iya, ngantuk banget kayaknya dia" Jawab Jennie sembari mengusap pelan kepala baby Seong yang sudah tertidur.

"Istirahat bentar deh" Ujar Jennie memilih untuk ikut tidur sementara Limario turut bergabung bersama dengan Jennie.

"Eugh" Jennie terbangun dari tidurnya tatkala mendengar bunyi telfonnya yang berdering, Jennie sontak mengambil ponselnya dan melihat ada nama Joy disana.

"Halo?" Sapa Jennie sembari mengumpulkan nyawanya sembari melihat jam yang ada di dinding kamarnya.

"Lo dimana anjir? Ini Solar lahiran" Ujar Joy langsung to the point mengingat Joy bukan seseorang yang akan berbasa-basi terlebih dahulu.

"Ha? Solar lahiran?" Tanya Jennie yang membuat Joy menghela nafasnya dan meminta agar Jennie segera kesini.

"Sayang" Ujar Jennie membangunkan Limario, Limario sontak membuka matanya dan melihat Jennie yang sibuk dengan ponselnya.

"Iya mah, tolong ya jagain baby Seong dulu" Ujar Jennie menelfon Tiffany untuk menitipkan baby Seong sebentar.

"Kenapa sayang?" Tanya Limario bingung karna tiba-tiba saja Jennie meminta Tiffany untuk menjaga baby Seong.

"Kita harus ke rumah sakit sekarang, Solar lahiran" Jawab Jennie berdiri sedangkan Limario langsung membuka matanya karna kaget.

"Kamu mandi duluan sana, aku ngurus baby Seong dulu" Ujar Jennie yang membuat Limario langsung mengangguk dan berlalu kearah kamar mandi.

Our StoryCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang