Suami

1.7K 146 2
                                        

Jennie kini sedang menyiapkan sarapan serta bekal untuk Limario yang akan kembali bekerja hari ini setelah mengambil beberapa hari untuk cuti.

"Loh? Nini daritadi disini?" Tanya Tiffany ketika melihat Jennie yang sibuk sendiri dengan peralatan memasaknya.

"Iya mah, Nini mau sekalian buat bekal buat Lim" Jawab Jennie yang masih fokus membuatkan bekal untuk Limario.

"Kamu sendiri gimana? Langsung kerja juga hari ini?" Tanya Tiffany karna Jennie juga memilih untuk mengontrol butiknya melalui rumah karna ingin bersama dengan Limario.

"Iya kayaknya, Nini nanti bosen kalau sendirian disini" Jawab Jennie tersenyum melihat hasil karyanya sendiri.

"Mama mau buat sarapan?" Tanya Jennie pada Tiffany yang sejak tadi hanya diam sembari memperhatikannya.

"Enggak, mama cuman mau buat kopi" Jawab Tiffany yang membuat Jennie mengerutkan keningnya dengan bingung.

"Loh? Bukannya mama mau buat sarapan buat papa?" Tanya Jennie yang membuat Tiffany menggelengkan kepalanya.

"Papa udah pergi daritadi" Jawab Tiffany mulai menyalakan mesin kopi yang ada dirumah mereka.

"Ha? Cepet banget" Kaget Jennie mendengar bahwa Siwon sudah pergi ke rumah sakit sejak tadi.

"Banyak kerjaan katanya" Jawab Tiffany fokus membuat kopi untuk diri sendirinya sedangkan Jennie masih fokus pada bekal untuk Limario.

"Nanti Nini yang buatin sarapan mah, mama lanjut siap-siap aja" Ujar Jennie ketika Tiffany seperti hendak mengambil roti untuk sarapan.

"Makasih ya sayang, mama ke kamar dulu kalau gitu" Ujar Tiffany mengusap rambut Jennie kemudian berlalu kearah kamarnya.

"Hm?" Kaget Jennie ketika mendapat pelukan dari arah belakang, Jennie sontak tersenyum ketika mendengar Limario seperti bergumam dibahunya.

"Kebiasaan, orang tuh ya langsung mandi sama siap-siap" Ujar Jennie ketika Limario malah menciumi lehernya.

"Kamu lagian ngapain pagi-pagi gini udah nemplok didapur?" Tanya Limario sembari menyandarkan dagunya pada bahu Jennie.

"Buatin kamu bekel, biar nggak makan yang aneh-aneh" Jawab Jennie yang membuat Limario tersenyum mendengar hal tersebut.

"Aku suka" Ujar Limario bersemangat karna ini pertama kalinya dia membawa bekal dan itu adalah buatan istrinya.

"Yaudah, siap-siap dulu sana. Bajunya udah aku siapin" Ujar Jennie yang membuat Limario mengangguk.

"Morning" Ujar Limario menarik dagu Jennie dan mencuri satu ciuman pada bibir Jennie, sedangkan Jennie terdiam karna kaget.

"Astaga, untung nggak ada orang" Gumam Jennie merasa pipinya benar-benar memanas dengan kelakuan tiba-tiba dari Limario.

"Udah deh" Ujar Jennie tersenyum melihat sarapan serta kotak bekal makan siang untuk Limario dan juga satu untuk Tiffany.

"Siap-siap juga deh" Ujar Jennie ketika melihat jam yang ada dipergelangan tangannya, Jennie memilih kembali ke kamarnya untuk bersiap juga.

"Udah mandinya?" Tanya Jennie ketika berpas-pasan dengan Limario yang baru saja keluar dari kamar mandi.

"Udah, kamu mau mandi?" Tanya balik Limario sembari mengeringkan rambutnya, Jennie sontak tersenyum dan mengambil alih kegiatan Limario.

"Kebiasaan banget emang" Ujar Jennie karna Limario selalu saja grasak grusuk ketika mengeringkan rambutnya sendiri.

"Hehe, maaf" Jawab Limario kemudian memperhatikan wajah serius Jennie yang tengah mengeringkan rambutnya.

"Udah, jangan dipake dulu jasnya ya? Kamu harus sarapan dulu" Pesan Jennie memilih masuk kedalam kamar mandi dengan membawa handuk basah milik Limario.

Our StoryCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang