Limario dan Jennie kini tengah duduk bersama di sofa ruang tengah sembari menikmati tontonan film mereka dengan Limario yang mengusap puncak kepala Jennie yang sedang bersandar padanya.
"Hahahaha, adek nggak jelas" Suara tawa Ella dari lantai dua membuat Jennie sesekali menengok kearah tangga.
"Gapapa, ada abangnya kok" Ujar Limario menenangkan Jennie yang sebenarnya sedikit khawatir pada ketiga anaknya tersebut.
"Iya sih" Ujar Jennie karna merasa sedikit lega Seong mau menemani Ella dan juga Ahyeon bermain bersama.
"Biarin aja, kita istirahat bentar" Ujar Limario karna tadi Seong tiba-tiba menyuruh mereka berdua untuk istirahat dan mengajak kedua adeknya untuk bermain bersama di lantai dua.
"Anak-anak dah pada besar yah" Ujar Jennie yang membuat Limario menganggukkan kepalanya.
"Iya, dah mau SMP juga kan abang" Ujar Limario yang membuat Jennie menghela nafasnya karna tak terasa.
"Nggak kerasa ya? Tau-tau dah pada gede aja" Ujar Jennie tak menyangka karna sekarang anak-anaknya sudah tubuh dengan cepat.
"Masa abang mau lewatin tingginya bunda sih, yah" Komplain Jennie karna makin hari, tinggi Seong semakin bertambah.
"Minum susu makanya bun" Ujar Limario kemudian mendapat pukulan pada bahunya dari Jennie.
"Dilarang mendiskriminasi masalah tinggi badan ya" Protes Jennie yang membuat Limario terkekeh dan memeluk Jennie.
"Gimana pun tinggi bunda kan ayah tetep sayang" Ujar Limario tapi Jennie malah menye-menyein dia.
"Lucu banget sih" Ujar Limario sembari mencium pipi Jennie yang masih mengerutu kesal.
"Maaf tuan, ibu. Ada non Alice didepan" Ujar sang art membuat Limario dan Jennie sama-sama bingung kenapa Alice tiba-tiba datang kesini tanpa mengabari.
"Ayo kedepan bun" Ajak Limario untuk melihat kenapa Alice tiba-tiba datang tanpa aba-aba sama sekali.
"Nuna" Panggil Limario yang membuat Alice langsung menoleh, Limario mengerutkan keningnya dengan bingung melihat Alice ternyata tak sendirian.
"Masuk dulu kak" Ujar Jennie meminta tolong sang art untuk membawa masuk koper-koper yang Alice bawa.
"Grizzly main dulu sama Seong, Ella sama Ahyeon di atas ya?" Ujar Jennie yang membuat Grizzly sebenarnya ragu, tapi akhirnya mengangguk dengan pelan.
"Duduk dulu nuna" Ujar Limario mempersilahkan agar Alice bisa duduk dan memenangkan pikirannya.
"Biar Jennie ambilin minum ya" Ujar Jennie karna tau bahwa Alice sedang tak baik-baik saja.
"Minum dulu kak" Ujar Jennie memberikan air mineral agar Alice bisa lebih tenang dan bercerita dengan mereka.
"Nuna mau cerai, kak" Ujar Alice setelah mereka semua diam menunggu Alice berbicara terlebih dahulu.
"Nuna serius?" Tanya Limario karna Alice dulu pernah seperti ini, tapi nyatanya kembali lagi pada suaminya.
"Kali ini nuna serius, dia bawa selingkuhannya ke rumah" Tangis Alice akhirnya pecah menceritakan bagaimana hancurnya dia saat ini.
"Yaudah, biar kakak yang urus" Ujar Limario setelah diam beberapa saat, sementara Jennie kini sedang menenangkan Alice.
"Tenangin dulu ya bun, ayah kesana dulu" Ujar Limario yang membuat Jennie menganggukkan kepalanya.
"Kakak salah apa sih Jen sampe dia kayak gitu?" Tanya Alice yang membuat Jennie menggelengkan kepalanya.
"Kak Alice nggak salah kok, dia yang salah" Jawab Jennie merasa ikut sakit hati melihat kakak iparnya yang seperti kehilangan arah.
