Kelakuan Ella

941 125 4
                                        

Limario memperhatikan Ella yang sedang bermain bersama dengan Kuma serta Love dihalaman belakang rumah mereka.

"Kakak, ayah boleh ngomong berdua sama kakak nggak?" Tanya Limario, karna Jennie sudah menceritakan apa yang terjadi disekolahan tadi.

"What ayah?" Tanya Ella kemudian membiarkan kedua anjing kesayangannya itu pergi bermain berdua.

"Tadi ayah denger dari bunda, katanya kakak mukul kepala temen kakak sama ancem mau dipatahin kayak kayu. Bener itu?" Tanya Limario yang membuat Ella menggelengkan kepalanya.

"Kalau pukul cama ancam patahin kayak kayu emang iya ayah, tapi dia bukan temannya kakak" Jawab Ella yang membuat Limario memejamkan matanya sekilas.

"Tapi temen sekelasnya kakak bukan?" Tanya Limario yang membuat Ella mengangguk dengan pelan.

"Sini, duduk dipangkuan ayah" Ujar Limario yang membuat Ella hanya bisa menurut dan duduk dipangkuan Limario.

"Ayah kan udah pernah sama kakak, ayah daftarin abang sama kakak ikut karate kan buat mukul orang jahat. Bukan buat mukul temen" Ujar Limario sembari mengusap rambut Ella.

"Tapi kan dia jahat ayah, dia gangguin kakak Jiyoon. Kata bunda, kakak sama kakak Jiyoon halus saling jaga" Bela Ella sembari bersandar pada Limario.

"Iya, ayah ngerti maksud kakak. Dan yang dibilang sama bunda pun bener, kalau emang harus saling jaga. Tapi kan nggak boleh sampai mukulin temen kak" Ujar Limario lagi berusaha untuk tetap menjelaskan pada Ella.

"Kalau dia dolong kakak Jiyoon lagi, gimana ayah?" Tanya Ella yang membuat Limario tersenyum atas pertanyaan dari anaknya tersebut.

"Kakak laporin aja ke bu guru kalau dia nakal sama kakak Jiyoon" Jawab Limario yang membuat Ella nampak berpikir sebentar.

"Miss Chael tau, tapi setelah dia minta maaf ke kakak sama kakak Jiyoon. Dia bilang awas ke kakak Jiyoon ayah" Ujar Ella yang membuat Limario jadi bingung sendiri.

"Yaudah, gapapa. Nanti kalau misal dia kayak gitu lagi ke kakak sama kakak Jiyoon, laporin aja ke bu guru. Oke?" Tawar Limario yang membuat Ella menganggukkan kepalanya.

"Yes ayah, nanti kakak coba" Jawab Ella yang membuat Limario tersenyum karna Ella mau mendengarkan apa yang sudah dia katakan.

"Pinter banget sih anak ayah ini" Ujar Limario sembari menciumi puncak kepala Ella beberapa kali.

"Udah ayah, nanti ada adek telus dia ngambek" Ujar Ella turun dari pangkuan Limario kemudian bermain kembali bersama kedua anjingnya.

"Nanti kalau dipanggil makan, kakak langsung ke ruang makan ya" Pesan Limario yang membuat Ella hanya menganggukkan kepalanya sebagai jawaban.

"Udah ditegur si kakak, yah?" Tanya Jennie ketika melihat Limario sudah masuk kembali setelah habis dari halaman belakang.

"Udah bun, katanya nanti kakak coba" Jawab Limario yang membuat Jennie mengangguk tanda mengerti.

"Sebenarnya bunda nggak masalah sama kelakuan kakak yang ngebela Jiyoon, cuman takutnya hal-hal yang tidak diinginkan malah terjadi" Ujar Jennie mengingat bagaimana galaknya Ella.

"Berasa lihat versi kamu nggak? Tapi versi lebih kerasnya" Ujar Limario yang membuat Jennie mengangguk.

"Aku cerita ke mama tentang ini, katanya aku juga dulu kayak gitu sayang" Ujar Jennie karna Jennie tadi sempat menelfon Tiffany, dan Jennie menceritakan kejadian tersebut pada Tiffany.

"Abang mana bun?" Tanya Limario karna tidak melihat tanda-tanda adanya Seong yang biasanya akan duduk menonton film kesukaannya didepan tv.

"Tadi sih katanya ada tugas yah, makanya belum nonggol" Jawab Jennie yang membuat Limario mengangguk tanda mengerti.

Our StoryCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang