Setelah Taeyong membawa Beomgyu menjauh, Jungkook mendekati suami dan putranya yang masih tergeletak di lantai. Tangisnya pecah melihat keadaan mereka.
"Jangan menangis, kami kuat. Sekarang keluarlah dan susul anakmu," ucap Taehyung dengan suara serak, mencoba memberikan keyakinan pada istrinya.
Awalnya Jungkook enggan meninggalkan mereka, namun Soobin, meskipun terluka, meyakinkan ibunya dengan anggukan kecil. Dengan berat hati, Jungkook akhirnya berlari keluar, meninggalkan mereka di dalam ruangan yang penuh ketegangan.
Di sudut lain, Chanyeol dan Bang Chan berdiri membeku. Tatapan mereka terpaku pada sosok Jeno yang melangkah dengan tenang namun penuh aura intimidasi.
"Kenapa kaget? Ngeliat Gue masih hidup," ucap Jeno lantang, dengan nada yang sedikit mengejek. Bibirnya melengkung membentuk senyum sinis yang membuat Chanyeol dan Bang Chan kehilangan kata-kata.
Namun, apa yang tidak diketahui Chanyeol adalah bahwa Lucas tidak sepenuhnya mematuhi perintahnya.
Flashback
"Om Jaehyun, Om Taehyung... aku ingin mengakui sesuatu," ucap Lucas dengan suara bergetar. Wajahnya penuh kecemasan.
"Katakan saja, Lucas," sahut Jaehyun tenang, meskipun tatapannya tajam. Di sekeliling mereka, Yuta, dan Johnny memperhatikan Lucas dengan waspada.
Lucas menarik napas panjang sebelum akhirnya menundukkan kepalanya. "A-aku… aku yang memberitahu Tuan Chanyeol tentang pergerakan kita," ucapnya lirih. Suaranya penuh rasa bersalah.
Jaehyun yang mendengar itu langsung bangkit, amarahnya meluap. Namun, sebelum ia sempat melayangkan pukulannya, Taehyung menahan tubuhnya.
"Dengar penjelasannya dulu, jae," ucap Taehyung dengan tenang namun penuh tekanan.
Lucas menatap mereka dengan mata yang mulai basah. "Maafkan aku... Tuan Chanyeol mengancam akan membunuh kedua orang tuaku. Setahun yang lalu, perusahaan ayahku hampir bangkrut. Tapi entah bagaimana, Tuan Chanyeol muncul dan menyelamatkan kami. Dia menyuntikkan dana besar untuk menyelamatkan perusahaan ayahku."
Lucas terdiam sejenak, suaranya semakin bergetar. "Aku tidak bisa mengkhianati Jeno... Dia sahabatku. Tapi aku juga tidak bisa melihat keluargaku hancur. Sekali lagi, aku minta maaf..."
Jaehyun mendekati Lucas dan meletakkan tangan di bahunya. "Tak apa, Lucas. Kami mengerti. Dan aku berterima kasih atas keberanianmu untuk mengakui semua ini."
Taehyung yang sedari tadi memperhatikan akhirnya angkat bicara. "Lucas, kami tidak menyalahkanmu. Yang terpenting sekarang adalah kita fokus pada rencana. Tapi dengan situasi ini, kita harus menjalankan opsi kedua."
Semua yang ada di ruangan itu mengangguk, menyetujui keputusan Taehyung.
"Aku butuh waktu untuk menemui ibuku," lanjut Taehyung dengan suara pelan.
Johnny dan Yuta saling bertukar pandang sebelum akhirnya menjawab serempak, "Kami akan membantumu."
Mereka menjalankan misi sesuai prosedur awal, mengikuti setiap detail yang sudah Chanyeol ketahui. Namun, ketika salah satu mobil meledak seperti yang direncanakan Chanyeol, ternyata mobil itu kosong tidak ada satu pun orang atau barang penting di dalamnya.
꙳꙳꙳
Di lantai atas
Lucas dengan tergesa membuka pintu kamar yang selama ini mengurung Beomgyu. Pemuda itu berdiri di balik pintu, matanya langsung melebar ketika melihat Lucas.
KAMU SEDANG MEMBACA
Jung Beomgyu
Fanfiction✿꙳Completed꙳✿ Kamu tau apa yang aku inginkan? Sederhana saja Kebahagiaan hanya itu saja tidak lebih Warning!! GS area!! Mohon pertimbangkan sebelum membaca Terimakasih.
