✵┕⎪ 𝖖𝖎𝖓𝖌⋆𝖆𝖑𝖆𝖓𝖌 ⎪┑✵
▭▭▭▭▭▭▭▭▭▭▭❝ the stories ❞
![]()
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain. a/n: random ship's, berarti ada banyak kapal yang berlayar disini😼
✨✨✨
Brugh!
"Setan! Kalo jalan tuh pake mata!"
"Goblok! Mana ada jalan pake mata?! Jalan tuh pake kaki!"
"Ya jalan emang pake kaki! Tapi mata juga pake mata buat liat jalan!"
"Gue juga tau kali! Dipikir gue bocah apa?!"
"Lo emang bocah!"
"Eh udah! Pada ngapain sih lo bedua?!"
Yujin menjadi penengah antara Seunghwan dan Jeonghyeon. Dua orang yang selalu saja bertengkar, entah itu karena hal biasa apalagi luar biasa.
"Sepupu lo tuh!" Tunjuk Jeonghyeon sengit pada Seunghwan.
"Kak, udah deh! Kalian berdua sama aja!" Delik Yujin malas.
"Perkara kecil aja di perbesar. Dah! pada liat kak hao, gak?" Serunya selanjutnya.
"Eh, tadi gue liat kak hao ke ruang seni. Lo mau kesana? Gue ikut yah!" Jawab Jeonghyeon bersemangat.
"Yodah ayok!" Balas Yujin santai.
Dan Yujin dan Jeonghyeon berlalu pergi meninggalkan Seunghwan sendiri.
"Dih! Dasar nyebelin!"
Seunghwan pun memutar tubuhnya dan melangkah memasuki gedung sekolah.
"Hwan!"
Seunghwan menoleh. Panggilan itu berasal dari Jiwoong.
"Eh, elu.. paan?" Tanya Seunghwan.
Keduanya melakukan tos ala anak genk pada umumnya.
"Pulsek nanti gue gak bisa ke markas," jawab Jiwoong.
"Napa?" Tanya Seunghwan mengeryit.
"Hari ini bundanya seowon dateng dari jepang, jadi gue mau anterin dia jemput ke bandara.." jawab Jiwoong menjelaskan.
Seunghwan manggut-manggut kecil.
"Yaudah. Nikmatin waktu lo bedua.." katanya.Keduanya jalan beriringan di sepanjang koridor.
❐
❐
❐
"Kak hao!"
