BOPAL✨ jeongvin++

1.4K 132 17
                                    

✵┕⎪ 𝖖𝖎𝖓𝖌⋆𝖆𝖑𝖆𝖓𝖌 ⎪┑✵
▭▭▭▭▭▭▭▭▭▭▭

"squell"

Warn: mpreg, oghey?

Warn: mpreg, oghey?

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.










"Jadi anak saya positif hamil dokter?" Tanya Eunbi dengan ekspresi wajah yang kaget.

Dokter Nam mengangguk dengan senyuman yang hangat,

"Iya Bu, selamat yah.." jawab dokter Nam.

Eunbi menatap Gyuvin yang menangis dalam diam. Dia paham bagaimana perasaan anak didiknya ini.

"Kalau begitu kami permisi dokter.."

"Ya silahkan..."

Eunbi memapah tubuh Gyuvin yang lemas. Keduanya duduk ditaman rumah sakit yang sedikit sepi.

"Ba-bagaimana ini bu? Hiks.." isak Gyuvin takut.

"Jangan nangis, ibu akan bantu bicara sama orang tua kamu.." Gyuvin menggeleng tak setuju.

"Ja-jangan bu.. ji-jiu takut..hiks..."

Eunbi menangkup wajah Gyuvin dan mengusap air matanya perlahan.

"Dengerin ibu. Kamu harus bicarakan ini, karena kalau tidak bahaya buat kamu dan bayi kamu." Tutur Eunbi tegas.

"Ibu akan ikut bertanggungjawab, karena bagaimanapun jeonghyeon adalah keponakan ibu.." lanjutnya.

"Maafin jeonghyeon, yah.."

Gyuvin hanya diam sembari terus menangis. Melihat itu Eunbi kembali menarik Gyuvin kedalam pelukannya.




"Aunty.." itu suara Jeonghyeon.

Eunbi menatap nyalang kearah keponakannya. Wanita cantik itu mengode Jeonghyeon agar mendekat. Jeonghyeon menurut, dan duduk tepat disamping Gyuvin.

"Kim Gyuvin maafin gue.." ucapnya tanpa basa-basi.

Hal itu membuat Gyuvin tersentak kaget dan reflek menoleh.

"K-kak.──

GREP!

Air mata Gyuvin kembali runtuh saat Jeonghyeon memeluknya dengan erat. Rasanya sangat nyaman dan aman.

"Maafin gue. Gue janji bakal tanggung jawab.." ucap Jeonghyeon sungguh-sungguh.

"Gue bakal anterin lo pulang. Sekalian gue bakal ngomong sama keluarga lo!"

"T-tapi kak──

──tenang aja. Serahin semuanya sama gue. Lo cukup jaga kesehatan lo sama calon baby, karena gue gak mau kalian berdua kenapa-napa.."

alang ; BOYS PLANETTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang