35 : Rumble on the Dock

1.1K 265 29
                                        

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


. . .


Di sepanjang dermaga yang panjang, perahu dan kapal angkatan laut terparkir dengan rapi di bawah sinar matahari yang terik. Suasana yang biasanya tenang dan seharusnya tetap seperti itu adanya di pangkalan angkatan laut, terusik sejak beberapa menit lalu.

Ombak yang biasanya tenang di sekitar dermaga mulai mengamuk. Gelombang-gelombang besar mencoba mencapai Pangeran Es, tapi dia membalas dengan membangun tembok es tinggi sebagai perisai. Serpihan-serpihan es terlempar ke udara, menciptakan arena pertarungan yang indah namun berbahaya.

Pierre tertawa saat ombak yang gencar menyerang North dari segala sisi berhasil dibekukan. Sebelumnya Pierre adalah bocah pemberontak yang gemar mencari perhatian ayahnya, bergerak tanpa membutuhkan izin siapapun. Sudah lama ia ingin berduel dengan North, meskipun sekarang lawan North bukan hanya Pierre. Melainkan kakak dari gadis yang coba ia bunuh, Ethan.

Pertarungan antara ketiganya buat dermaga tergoncang. Suara dentingan pedang dan erangan angin saling bersaing dengan dentingan gelombang dan serpihan es yang pecah. Seluruh angkatan laut dan bajak laut Caspian yang menyaksikan pertarungan ini berdebar-debar, termasuk kaptennya sendiri.

Elf dan tuan putri yang menumpang di kapal mereka saling berpelukan dan cemas saat permukaan air bergoyang, buat ketakutan mereka naik berkali-kali.

"Kenapa kita tidak langsung pergi saja?!" Mata Rosemary berkaca-kaca. "Aku tidak tahu semua temanmu sekuat ini," ungkap sang putri. Rasanya ia mau bersembunyi lagi, takut tubuhnya berlubang terkena serpihan es yang tajam itu. Sementara manusia dengan telinga panjangnya berkeringat dingin, goncangan ombak buat perutnya bergejolak ingin muntah.

Juward siap di posisi, ia menggengam  kemudi kapal seyakin mungkin. Matanya mengobservasi sekitar pangkalan angkatan laut, menemukan para prajurit yang berkumpul di ujung dermaga, siap membantu North jika ia mengeluarkan perintah. Lalu ... tak jauh dari mereka, sosok berjubah sama dengan North dengan perbedaan garis warna itu muncul dengan ketegasan di wajahnya. Orang yang menyarankan Caspian untuk menyerahkan Stealle ke angkatan laut.

Mata hijaunya mengilap, alisnya hampir menyatu oleh keheranan. Ia menggertakkan giginya. Pantas saja!

Maka kemudian, terlintas sebuah intuisi dalam benaknya. Jika angkatan laut menjadikan North berpangkat, berarti Hanze pun sama kuatnya. Entah apa motif North beralih pihak seperti ini, sial, Juward seperti dicuri.

"North itu milikku! Milik kita! Apa yang dunia perbuat dengannya?" Terdengar emosi Arienne kemana-mana, gadis itu tak terima. Demian hanya bilang North keluar dari kru, tanpa membiarkan Arienne mengetahui hal ini? Kenapa North bukan lagi seorang bajak laut?

PHANTOM'S WAY Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang