MAWAR membuka langkah mendekati suaminya yang berada di ruang rehat.Perlahan - lahan di labuhkan punggungnya di atas sofa empuk.
Mawar tertunduk.Entah renungan sang suaminya tajam membuatkan dirinya gerun.Jantung sudah berdegup kencang.
" Mawar..."
Mawar mengangkat kepalanya apabila namanya diseru.Mata mereka bertembung membuatkan darah Mawar mengalir deras di wajah.
" Aku nak minta maaf..." Ujar Aryyan dingin.
Berkerut dahi Mawar apabila samg suami mengungkapkan itu.Maaf untuk apa? Desis akal Mawar.
" Kenapa awak nak minta maaf pula ni?" Soal Mawar pelik.Entah mengapa hatinya merasa ada benda yang tida kena saja.
" Aku nak minta maaf... Sebab aku sentuh kau pada hari pertama kita di ijab kabulkan." Ujar Aryyan membuatkan Mawar tersentak.
" Huh? Kenapa awak nak minta maaf? Ituka-" Gagap Mawar dengan sengihan keliru.
" Itukan memang tanggungjawab saya sebagai-"
" Ye aku tahu... Tanggungjawab sebagai seorang isteri.Tapi... aku nak kau tahu. Apa yang aku buat pada kau tu ada satu kesalahan yang besar."Potong Aryyan.
Mawar terdiam.Tubir matanya terasa hangat.Entah terasa sebak dek kata - kata sang suami.
" Aku tak patut... Aku tak patut sentuh kau Mawar." Ujar Aryyan resah.
" Apa maksud awak,Aryyan?" Jerkah Mawar terbangun dari kedudukan.Hatinya benar - benar sakit mendengar kata - kata itu dari sang suami.
" Aku tak patut sentuh kau!" Aryyan bangun dari kedudukan.
" Why? Why not? Im your wife, Aryyan!" Jawab Mawar dengan nada yang tinggi.Dadanya naik turun dek kegeraman.
" Yes your my wife, Mawar! But aku tak nak kau mengandung! Aku tak nak kau lahirkan zuriat aku ! Aku tak nak! Aku tak anak dari rahim kau!" Jerkahan Aryyan membuatkan Mawar terduduk.
Jantung bagaikan terhenti mendengarkan kata - kata sang suami.Air mata bagaikan tidak mahu berhenti.
Mawar tertunduk.Bibir di ketap menahan rasa sakit yang mula bermain di dalam hatinya.Luluh hatinya mendengarkan semuanya yang terucap dari bibir sang suami.
" Lepas ni... aku nak kau pakai tudung depan aku.Aku tak layak untuk tengok rambut kau.Cukup kau tunjuk rambut kau tu pada lelaki yang betul - betul ikhlas dengan kau." Ujar Aryyan dingin,lalu membuka langkah meninggalkan isterinya yang masih terduduk dan tertunduk akan kata - katanya.
Begetar tubuh badan mendengar kata - kata sang suami.Tangan di bawa ke dada.Sakit yang di pendam bagaikan mahu saja dia lepaskan dengan jeritan.
Kaki cuba di gagahkan untuk berdiri.Perlahan - lahan kaki melanglah mendekati daun pintu.
Di tolak pintu kamarnya.Badan di rebahkan ke atas katil.Air mata bagaikan tidak mahu berhenti.Jari jemari menggenggam kuat cadar katil.
Jika harus sakit...
Biarkan dia terus sakit.Jika harus nangis...
Biarkan dia terus menangis.Jika harus jatuh...
untuk terus bersama sang suami.
Biarkannya...Jika harus dia perlu memohon...
Biarkan dia terus memohon.Namun hatinya ada hadnya juga.Jika terlampau menyakitkan.Dia akan berhenti juga.
Tanpa sedar Mawar telah pun terlana.Dan yang pastinya bertemankan air mata.
_______
Mawar menyarungkan telekungnya ke atas kepalanya.Terus tangannya mencapai kain telekungnya.

YOU ARE READING
- PENGORBANAN CINTA - [C]
RomantizmAMARAN ⚠️ Cerita ini di ambil dari kisah benar. Kisah seseorang yang pernah menjalani kisah pahit di dalam hidup mudanya. ________ ✨🦋✨ ________ Cinta? Cinta mengajarkan kita tentang pengorbanan.Cinta mengajarkan kita cara untuk mengikhlaskan.Cinta...