" Tante, aku mau izin liburan ya bareng teman-teman selama tiga hari ini." Ucap Mika yang menghampiri Dian yang sedang memasak.
" Kamu mau liburan kemana Mik?" Tanya Dian.
" Aku mau ke Puncak, kita mau menyewa villa yang bisa sekalian ngecamp." Jawab Mika.
" Oke, tante sama om juga mau ke Jogja. Mau nengokin Hasan dan Nadhifa." Sahut Dian yang sedang mengiris beberapa sayuran.
" Kapan tante mau ke Jogja?" Tanya Mika penasaran.
" Besok Mik, kalau kamu mau liburan kapan?" Dian balik bertanya.
" Lusa Tante, soalnya mau reservasi Villanya dulu." Jawab Mika yang langsung mencari minuman dingin didalam kulkas.
" Ya sudah, hati-hati ya kalau nanti liburan." Imbuh Dian.
" Siap Tante, aku ke kamar dulu ya tan." Mika langsung berjalan kearah kamarnya.
Mereka hanya berdua saja dirumah.
Karena Ali sedang dinas dan Omar sedang ke toko tekstilnya.
***
" Dadah Tante, Om. Hati-hati dijalan ya." Ucap Mika yang sedang berdiri didepan pintu.
" Hati-hati Ma, Pa. Kalau sudah sampai kabari ya!" Tambah Ali yang berdiri dibelakang Mika.
" Iya sayang, jaga diri baik-baik ya. Kamu liburannya juga hati-hati ya Mika." Jawab Dian yang menatap kearah Mika.
" Siap tante." Sahut Mika.
Ali langsung melirik ke arah Mika. Ia tampak ingin tahu Mika akan pergi liburan kemana dan dengan siapa.
" Kita jalan dulu ya, kalian baik-baik ." Imbuh Omar yang langsung menjalankan kemudinya.
Mika langsung membalikkan tubuhnya, namun Ali segera mencekal tangan Mika.
Membuat Mika terhenti dan menatap Ali.
" Kamu mau liburan kemana? Sama siapa?" Tanya Ali dengan tatapan tajamnya.
" Bukan urusan kamu!!" Sahut Mika dengan wajah yang cuek.
" Jelas jadi urusan aku, karena kita sudah di... "
" Sudah di jodohkan? Iya? Dijodohkan macam apa kalo endingnya kamu mau menikah sama orang lain. Ga usah berharap lebih deh bang!"
Mika langsung menghempaskan cekalan tangan Ali.
Ali langsung menutup pintu dan menguncinya.
" Mikaa!!! Mika!! Dengarkan dulu penjelasan aku." Teriak Ali. Mika berjalan menjauh dari Ali.
" Ga ada yang perlu dijelaskan." Sahut Mika sembari menaiki anak tangga, dan meninggalkan Ali dibawah sana.
" Mika!!! Tunggu!!!" Teriak Ali kembali langsung berlari menghampiri Mika yang hampir hilang dari pandangannya karena telah masuk kedalam kamarnya.
Mika yang hendak menutup pintu kamarnya langsung tertahan karena tubuh Ali sudah diambang pintu dan menghalanginya.
" Apa lagi sih bang?" Tanya Mika dengan tatapan tajamnya.
" Kamu kenapa? kamu cemburu?" Ali berbalik bertanya.
Mika tidak langsung menjawab Ali, namun ia tetap berusaha ingin menutup pintu yang terhalang tubuh Ali.
" Ayo jawab! Kamu cemburu?" Tanya Ali sekali lagi.
" Kalo iya kenapa? Apa bisa merubah rencana pernikahan kamu? Ga bisa kan? Jadi mulai sekarang jangan urus hidup aku. Aku mau sama siapa dan pergi kemana jangan pernah banyak bertanya. Hidup masing-masing aja!" Ungkap Mika dengan jelas, membuat Ali terpaku.
KAMU SEDANG MEMBACA
Perawat Incaran Om-Om
RomanceMikayla adalah Perawat Gigi. Ia telah dikhianati oleh pacarnya sendiri yang berselingkuh dengan teman seangkatan perawat. Pacarnya adalah seorang anggota Polri. Namun cintanya kandas menjelang 2 tahun sebelum pernikahannya. Namun ia mengakhiri hubun...
