Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

Welcome Yogyakarta

108 3 0
                                        

Mika terlihat sangat bahagia karena dirinya bisa kembali ke kampung halaman sang Papa.

" Bang, kita kabari orang rumah ga nih?" Tanya Mika.

" Ga usah lah, surprise!" Jawab Ali dengan pandangan tetap lurus kedepan.

" Baiklah, bang kalau aku menetap di Jogja enak kali ya? Kalau ga aku pindah di Jogja aja biar bisa bareng terus sama keluargaku." Ucap Mika dengan entengnya.

Ali menghembuskan nafas panjang dan melirik ke arah Mika dengan enggan.

" Enak aja. Ga boleh!" Jawab Ali dengan cepat.

" Kok ga boleh sih? Kan aku biar bareng sama Mama Papa." Sahut Mika dengan tatapan bingung.

" Terus aku bagaimana?" Tanya Ali.

" Lahh ga gimana - gimana." Jawab Mika.

" Ih, ga peka!" Celetuk Ali kemudian dan dengan segera melakukan mobilnya dengan cepat.

Mika terkekeh pelan, lalu membuang muka ke arah jalanan.

*

Pukul 21.30, di tanah Jogja.

Tok,, tok,, tok,,

" Assalamu'alaikum." Ucap salam Mika dan Ali secara berbarengan.

Mika dan Ali saling pandang mengapa belum juga ada yang membukakan pintu.

" Assalamu'alaikum." Ucap keduanya kembali.

" Udah pada tidur kali Mik?" Tanya Ali.

" Masa sih?" Tanya Mika balik.

" Niat ngasih surprise malah kita yang kena prank hahahaha." Tawa Ali meledak.

" Iyaa ih mana aku udah lelah banget." Sahut Mika.

" Coba di telpon, tanya Mama kamu. Aku juga coba tanya Mama deh." Perintah Ali.

Mika dan Ali sama - sama mengeluarkan ponselnya.

Dan menghubungi ponsel Dian serta Naila.

" Mama, mama lagi dimana?" Tanya Mika ketika panggilan nya sudah tersambung.

" Lagi dirumah Simbah Mik. Ada acara di tempat Simbah, tiga tahun meninggalnya Simbah Kakung. Ini juga sudah selesai tinggal mengobrol - ngobrolnya" Jawab Naila.

" Ohhh oke deh Ma, maaf udah ganggu ya. Nanti lanjut lagi ya Ma." Mika langsung memutuskan panggilan nya.

Mika segera mengantongi ponselnya.

" Iya Ma, ohh oke Ma. Have fun." Ucap Ali ketika langsung mengakhiri panggilannya.

" Lagi dirumah Simbah bang. Kita kesana aja yuk." Ajak Mika yang langsung menarik tangan Ali.

" Disini sepi ya Mik. Enak buat berduaan." Sahut Ali mulai menggoda.

" Mulai deh mulai." Sungut Mika yang langsung masuk kedalam mobil.

***

" Assalamu'alaikum." Ucap salam Mika dan Ali ketika datang ke rumah Simbahnya Mika.

" Waalaikumsalam, eh kok ga bilang - bilang kalau datang ke Jogja?" Tanya Naila yang langsung menghampiri anaknya dan Ali, serta mengulurkan tangannya.

" Eh iya, pantas saja kok kalian berdua kompak menelpon kami hahaha." Sahut Dian yang lanjut mengulurkan tangannya juga.

" Iya Ma, tadinya mau kasih surprise eh malah balik kena surprise deh." Sungut Mika yang memanyunkan mulutnya dan memeluk erat tubuh Naila.

" Iya Ma, Mika merengek aja minta antar ke kesini. Aku jadi pusing." Sahut Ali melirik ke arah Mika.

Mika menyeringai memamerkan deretan giginya yang putih.

Perawat Incaran Om-OmCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang