Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

Malam Berikutnya di Villa

267 2 0
                                        

" Aku ingin kita bersatu lagi Mika dan berbaikan kembali. Aku menyesal atas apa yang telah aku perbuat waktu itu." Zaki memohon pada Mika yang masih fokus menatap kobaran api unggunnya.

" Yakin?" Tanya Mika sedikit menoleh kearah Zaki.

" Yakin Mika, aku benar-benar serius ingin memperbaikinya." Zaki terus memohon pada Mika.

Mika menghembuskan napasnya dengan panjang.

Malam ini memang ia harus mengambil keputusan.

Karena ia berusaha untuk menerima tentang perjodohan dengan Ali, namun ternyata Ali malah memilih Janice untuk di jadikannya pasangan hidup.

" Liat nanti ya, aku belum bisa kasih jawaban malam ini. Yang jelas aku udah maafin kamu. Aku harap ucapan kamu tentang ga akan mengulanginya, memang benar-benar dari hati kamu." Jelas Mika kembali.

" Iya ga apa - apa Mika, aku tunggu jawaban kamu." Sahut Zaki dengan sedikit lega.

Semoga apa yang menjadi keinginannya untuk bersatu kembali dengan Mika, segera Mika kabulkan.

" Ya sudah aku istirahat dulu ya, sudah malam juga. Nanti kita obrolin lagi kalau aku sudah sampai Jakarta." Ucap Mika yang langsung berdiri dari tempat duduknya.

" Oke Mik." Jeda. "Bolehkah aku memelukmu Mik? Aku kangen banget sama kamu." Zaki langsung mendekat ke tubuh Mika.

Mika mengangguk dengan pelan tanda mengiyakan.

Akhirnya malam ini Zaki dapat memeluk Mika kembali dengan hangat.

Ali yang sedang memantau dari jauh tampak gusar, ia tidak ingin Mika jatuh ke pelukan Zaki kembali.

Karena kejadian tempo hari yang membuat Mika hilang harga diri dan masa depannya.

" Sudah kak, ga enak kalau dilihat sama teman - temanku." Mika melepaskan pelukan dari Zaki

Zaki pun melepaskan pelukannya, dan melemparkan senyuman manisnya kepada Mika. Mika pun membalasnya.

" Aku masuk ya." Ucap Mika.

" Iya tidur yang nyenyak ya Mik." Sahut Zaki.

Mika mengangguk dan masuk kedalam Villa serta menguncinya.

Ia langsung masuk kedalam kamar yang sekamar dengan Diva.

Zaki pun kembali dan masuk kedalam Villa nya.

Ali memperhatikan dari jauh temannya itu memasuki Villa yang tidak jauh dari Villa nya.

*

Ting!

Ponsel Zaki bunyi tanda pesan. Saat dilihat ternyata dari Alexa.

(Alexa: Enak ya dingin - dingin begini bisa pelukan. Jadi pengen)

Zaki yang membaca pesan dari Alexa langsung membalas pesan nya.

(Zaki: Jangan mancing - mancing deh. Nanti kewalahan lagi)

(Alexa: Hahahaa siapa takut? Cuacanya juga mendukung banget nih. Kakak kan ga tahan dingin)

(Zaki: Hmmm, jangan ngeledek ya)

(Alexa: Emang iya kan? Ga tahan dingin. Enaknya ya main hangat - hangatan)

(Zaki: Yakin mau?)

(Alexa: Ayo boleh, tapi tunggu semua tidur dulu ya, kakak Villa nomor berapa?)

(Zaki: Nomor 7)

(Alexa: Okay, dibuka aja kunci pintu nya. Biar aku langsung masuk nanti)

Alexa memang benar - benar cari perkara.

Perawat Incaran Om-OmCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang