Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

Ajari Aku

389 2 0
                                        

" Apa yang kamu lakukan Mika?" Bisik Ali yang tengah berusaha menstabilkan nafsunya.

Tidak ada jawaban dari Mika. ia sendiripun bingung. Karena tangannya tiba-tiba menyentuh milik Ali dengan tidak sengaja. Ia pun tidak mengerti untuk urusan hal lain selain berciuman.

" Kamu mau mencobanya?" Ali menggoda dengan pandangan nakal.

Mika menggelengkan kepalanya dengan cepat.

" Aku ga bisa." Jeda. " Boleh ajari aku." Ucap Mika dengan polosnya.

Melihat bahasa tubuh Mika dan ucapan Mika dengan polos seperti itu, membuat Ali semakin tertantang.

" Dengan senang hati sayang, toh suatu saat  kamu akan jatuh dalam pelukan aku kan?" Bisik Ali ditelinga Mika, hingga Mika menggeliat karna bulu-bulunya meremang.

Mika hanya tersenyum simpul. Suasana malam semakin mencekam dengan suara hujan diluar sana. Gluduk-gluduk bersahutan.

Ali melancarkan misinya dengan sangat santai namun membuat nafsu keduanya semakin membara.

Ali mencium kembali bibir Mika yang sangat menggoda, ciumannya turun hingga ke leher dan sampailah pada gunung kembar milik Mika.

Tanpa izin dari Mika, Ali segera membuka kancing kemeja putih panjang sepaha milik Mika. Memang malam itu Mika menggunakan kemeja lengan panjang dengan panjang sepaha, namun ia tidak menggunakan celana pendek atau luaran untuk menutupi area bawah. Ia langsung menggunakan celana dalam dan kemeja putih lengan panjang dengan bahan tipis menerawang. Membuat Ali semakin nafsu dan ingin sekali mencoba keperawanan Mika.

Kemeja akhirnya terbuka, hingga memperlihatkan tubuh Mika dibalut oleh bra dan celana dalam saja.

Mika mengerutkan tubuhnya dan sedikit menutup area gunung kembarnya dan area kewanitaannya.

Glek!

Ali menelan ludahnya. Mimpi apa ia hingga bisa menikmati tubuh Mika malam ini.

Ali segera menaiki tubuh Mika, dan merapatkan tubuhnya hingga mengkungkung tubuh mungil Mika.

Mata Ali fokus pada gunung kembar Mika, kemudian ia membuka pengait bra nya.

Nampaklah gunung kembar dengan ukuran sedang namun montok.

Dalam hitungan detik Ali sudah melahap daging kenyal milik Mika dengan menyusu bergantian sisi kanan dan sisi kiri.

Mika tidak menolaknya, terdengar desahan lirih pada mulut Mika. Ali mendongak dan segera melumat bibir Mika dengan lembut, Mika membalas lumatan demi lumatan dari Ali. Tangan Ali dengan lincah meremas-remas daging kenyal Mika.

Ciuman Ali turun hingga ke perut dan kemudian turun kebawah bagian area terlarang milik Mika.

Ali menatap Mika untuk memberikan kode minta persetujuan pada Mika dengan area terlarangnya.

Tidak ada respon dari Mika, Ali menyentuh bagian area milik Mika yang sudah sangat basah dan becek.

Ali merasakan begitu Mika menikmati semua ini tanpa perlawanan.

Ali melepas semua pakaian nya, hingga membuat tubuh kekarnya terlihat jenjang dan besar tanpa ada sehelai pun. Ia berjalan ke arah pintu kamar dan segera mengunci rapat pintu kamar Mika.

Malam ini terasa sangatlah panjang. Membuat Ali dan Mika bisa merasakan sensasi malam dengan leluasa.

Ali berdiri dihadapan Mika dengan keadaan telanjang, dan terlihat tombaknya berdiri dengan kokoh, panjang dan besar. Wajar karena Ali berketurunan Arab yang pasti sudah diketahui banyak orang kalau milik orang arab panjang-panjang dan besar.

Perawat Incaran Om-OmCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang