Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

Malam Minggu Kelabu

267 2 0
                                        

Ting!

Ada pesan masuk di ponsel Zaki.

(Alexa: Hai kak)

Zaki mengernyitkan dahinya, bertanda tanya ada apa Alexa siang-siang begini sudah mengirim pesan.

(Zaki: Kenapa Lex, lagi apa kamu?)

(Alexa: Lagi bete Kak, aku lagi berantem sama cowokku)

(Zaki: Loh memang ada masalah apa?)

Tanya Zaki sedikit penasaran.

(Alexa: Aku sebel, cowokku udah janji nanti sore mau ajak aku nonton film yang lagi viral, ehh dia ngebatalin begitu aja katanya ada mau antar mama nya pergi ke rumah tantenya)

(Zaki: Ohh jadi masalahnya itu. Memang ga ada teman lain yang bisa kamu ajak nonton?)

(Alexa:  Ga ada kak, makanya aku bete)

(Zaki: Ya sudah, terus maunya gimana? Ada yang bisa aku bantu Lex)

Zaki menawarkan bantuan, membuat Alexa menjadi berpikir secara tidak sehat.

(Alexa: Aku bingung kak, kakak mau ga temani aku nonton?)

(Zaki: Wahh gimana ya Lex, aku nanti malam sudah ada janji sama Mika, mau pergi)

(Alexa: Ohh tapi malam kan Kak? Aku kan minta temani nya sore)

Zaki tampak memikirkannya.

Ia berniat untuk membantu teman pacarnya yang sedang sedih.

(Zaki: Ya sudah kalau begitu, jangan sampai malam ya Lex)

Alexa berjingkrak-jingkrak kegirangan. Karena cowok yang sedang ia incar akhirnya masuk dalam perangkapnya.

(Alexa: Okay kak, santai. Thanks ya kak)

***

Mika sedang memilih-milih pakaiannya untuk ia kenakan di malam nanti.

Ia akan bermalam minggu dengan Zaki.

Iya sangat mencintai Zaki, namun ternyata hatinya menyayangi Sepupunya, Ali.

Kegalauan yang terus ia pikirkan hingga detik ini.

Terlebih ketika Ali berdekatan dengan Janice, ia merasakan ada sesuatu yang membuat hatinya sakit seperti disayat-sayat oleh pisau.

Entah apa yang ia rasakan, mungkin cemburu.

Tok,, tok,, tok,,

" Mika, ayo kita makan dulu. Tante sudah selesai masak nih." Ajak Dian pada ponakan kesayangannya itu.

Mika segera melempar pakaiannya ke atas kasur, dan berjalan menghampiri tantenya.

" Iya tante, sebentar lagi aku turun ya. Makasih tanteku yang cantik." Jawab Mika yang kemudian memeluk gemas tubuh tantenya.

" Kamu sedang apa?" Tanya Dian pada Mika. Tidak sengaja matanya melihat banyak tumpukan pakaian di atas kasur.

" Hehehe aku lagi coba-coba pakaian tan, nanti malam aku mau pergi." Cengir Mika dengan khasnya.

" Malam mingguan ya? Pasti sama Zaki." Tebak Dian sedikit menggoda.

" Iya dong tan, memang mau sama siapa lagi. Kan pacar aku Zaki." Kembali Mika menyengir dengan tersipu malu.

" Pergi malam minggu ga harus sama pacar tau Mik, bisa sama yang lain. Puas-puasin mumpung masih muda hahahaa." Dian berbisik seraya menyuruh keponakannya untuk ngedate dengan banyak laki-laki.

" Ihhh tante hahahhaaa." Mika hanya membalas dengan tertawa.

" Ya sudah, tante tunggu dibawah ya. Tante sendirian ga ada temannya." Ujar Dian yang kemudian berjalan menurunu anak tangga.

Perawat Incaran Om-OmCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang