A/N - Nih, guys. 3 K words. Ini secepet2nya sy 🥵, krn seminggu ini jujur mulai meragukan kemampuan sy nulis cerita 🥲. Makasih msh nungguin. Enjoy.
- Kahala -
____________
Surat usang itu dibaca Sumi untuk kelima kalinya.
Matanya memicing; mungkinkah ada kalimat lainnya yang tak tampak karena tinta biru pulpennya sudah memudar?
Diangkatnya kertas menguning itu hingga sinar matahari siang dari jendela kamar menembusnya; akan terlihat jika ada indentasi bekas tulisan.
Ternyata tidak; memang hanya dua kalimat di tengah-tengahnya.
Sumi mengernyit.
Apa maksud Bapak?
"Jika nyawa di ujung, suruh si kucing jadi mahapatih sumber wawasan. Jeruk kulitnya pahit."
Aneh.
Coba disuarakannya; mungkin lebih masuk akal. "Jika nyawa di ujung ...."
Kalimatnya janggal, terasa tak lengkap.
Disuarakannya ulang. "Jika nyawa di ujung ... di ujung ... kematian?"
Terdengar pas.
Jika nyawa di ujung kematian ....
Kematian.
Matanya membola.
Antaka.
Bukankah makna Antaka dalam Sansekerta 'kematian'?
Mungkinkah maksud Bapak ... jika Antaka datang?
Sumi termangu.
Jadi, ... Bapak sudah mengantisipasi akan dibunuh ayah Cempaka? Atau mungkin, oleh Buto?
Kenyataan yang ... membuat jantungnya bak diremas tangan es. Sungguh berat beban batin ayahnya kala itu.
Sudahlah, lanjut dulu.
"... suruh si kucing jadi mahapatih sumber wawasan."
Si kucing.
Sumi melirik makhluk berbulu loreng kelabu bongsor yang menelentang di atas meja belajarnya.
Gajah?
Disuruh jadi mahapatih?
Hampir Sumi menyembur tawa membayangkan Gajah mengenakan kostum dan hiasan kepala keemasan, bak pemeran sinetron kerajaan kuno tele—
Eh! Gajah?? Mahapatih??
GAJAH MADA!
Mahapatih Kerajaan Majapahit.
Sumi terperangah.
Petunjuk!
Bapak meninggalkan petunjuk. Untuk video itu?
Debaran jantungnya meningkat; tubuhnya panas dingin.
Bapak mempercayakan rahasia ini padanya. Berarti Sumi pasti mampu memecahkan teka-tekinya!
Ayo, apa selanjutnya?
Dipelototinya kalimat itu.
"... mahapatih sumber wawasan."
Bukan istilah yang dikenalnya.
Mungkin maksudnya kawasan? Namun, "sumber kawasan" malah lebih janggal.
"Sumber wawasan"?
Wawasan ....
"Bapaaak .... pulaaang," rengek Sumi, menarik-narik bawah kemeja ayahnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Miss Bakwan & 3 Men [Romantic Suspense & Thriller - 𝔻𝕌𝕆𝕃𝕆𝔾𝕀]
Romance[𝚅𝚘𝚕. 𝟷 𝙳𝙾𝙽𝙴] Mahasiswi UI, Sumi, dipaksa ibunya pakai kebaya, sanggulan, dan berdandan layaknya ke kondangan enam hari dalam seminggu. Itulah tradisi bisnis bakwan pusaka keluarganya terlepas panasnya Jakarta Timur. Hal yang kerap mengundan...
![Miss Bakwan & 3 Men [Romantic Suspense & Thriller - 𝔻𝕌𝕆𝕃𝕆𝔾𝕀]](https://img.wattpad.com/cover/346097787-64-k421294.jpg)