PDKT sama Maretta, jadiannya sama Feby.
Meski tahu Januar menyukai cewek lain, tapi Feby tidak menyerah untuk membuat lelaki itu menyukainya. Dia melakukan segala cara untuk menarik perhatian Januar. Namun, sekeras apapun Feby berusaha, dia akan sel...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
“Fashion show-nya di depan, malah ngelihat ke belakang terus,” tegur Navy saat melihat Januar untuk ke sekian kalinya menengok ke belakang. Mencuri-curi pandang pada cewek yang membuatnya berdebar kencang hanya dengan melihatnya dari jauh.
Kerinduan dalam hatinya seolah meluap-luap minta dituntaskan. Tidak ada seorang pun yang tahu kalau saat ini Januar ingin sekali menghampiri Feby dan memeluknya erat untuk menuruti keinginan hatinya yang merindukan cewek itu.
“Lebih menarik pemandangan di belakang,” sahut Januar asal.
Meskipun para model yang sedang tampil itu juga cantik-cantik dan pakaian yang mereka kenakan keren-keren, tapi nyatanya tidak berhasil menarik perhatian Januar. Januar lebih tertarik pada Feby yang hanya duduk anggun di kursinya. Aura model terpancar dari tubuhnya. Dia hanya duduk saja terlihat seperti sedang berpose.
“Wah, parah lo nggak menghargai para model dan desainer yang udah capek-capek mempersiapkan semuanya buat fashion show hari ini.”
Januar melirik Navy sinis. Ucapan teman kampretnya itu membuatnya jadi merasa berdosa. Akhirnya dia mengalihkan pandangan pada panggung runway dan menyaksikan bagaimana para model berjalan lenggak-lenggok memamerkan pakaian yang mereka kenakan.
Selesai acara fashion show, mereka beralih ke rooftop SMA Pertiwi. Di sana acara reuni akan dilaksanakan.
Miss Naya dan Miss Shera sudah mengaturnya sedemikian rupa untuk membuat rooftop itu layak untuk menjadi tempat dinner bagi mereka.
Benar saja, suasana rooftop tampak berbeda dari biasanya. Banyak lampu-lampu kecil yang menggantung dan merambat pada tiang dan bunga-bunga. Beberapa meja tampak menyebar di area rooftop dengan dikelilingi kursi-kursi.
Pemandangan semakin indah dengan tambahan dekorasi alam, yaitu bulan dan bintang yang terlihat menghiasi langit malam itu.
Januar ingin sekali ikut bergabung ke meja Feby, sayangnya meja itu dipenuhi cewek-cewek. Terpaksa Januar kembali bergabung dengan teman-temannya yang lama-lama membuatnya bosan.
Mau bagaimana lagi, hampir setiap hari dia bertemu mereka karena ada saja acara yang mereka buat. Entah itu main golf bareng, nongkrong, atau main futsal.
Saat giliran Januar ingin bersama Feby, dia malah tidak mendapat kesempatan sama sekali. Bahkan hingga saat ini Feby belum menyadari keberadaannya saking asyiknya dia bersama teman-temannya.
Setelah Miss Naya dan Miss Shera memberikan sepatah-dua patah kata sambutan, mereka menonton video dokumenter yang sedang berputar di layar proyektor.
Video itu berisi tentang momen-momen mereka selama menjadi model di SMA Pertiwi. Mulai dari saat belajar berjalan di runway sampai saat mereka photoshoot untuk Smaper Magazine, majalah sekolah SMA Pertiwi.
Mereka menyaksikannya dengan penuh haru dan kerinduan. Muncul keinginan untuk mengulang masa-masa itu karena masa yang mereka jalani saat ini terasa lebih berat.