56. Uji Coba Rasa

9K 521 17
                                        

Januar tahu Feby tengah menghindarinya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Januar tahu Feby tengah menghindarinya. Dugaannya itu diperkuat dengan kepindahan cewek itu dari apartemen kakaknya ke rumah orang tuanya.

Januar tidak bisa mencegahnya karena dia tidak punya hak meskipun dia sangat ingin melakukan itu. Dia hanya takut setelah ini semakin sulit bertemu dengan Feby jika cewek itu kembali ke rumah orang tuanya.

Yang dikhawatirkan Januar benar-benar terjadi. Dia menjadi sangat sulit bertemu dengan Feby. Bahkan mereka pernah tidak bertemu sama sekali seharian penuh meskipun mereka bersekolah di sekolah yang sama, dan itu terjadi tidak hanya sehari saja, tapi beberapa hari hingga bisa dihitung jari pertemuan Januar dengannya selama seminggu.

Feby memang menghindarinya untuk membuatnya terbiasa tanpa Januar. Dia sampai memilih jalan lain--yang jarang dilewati Januar selama bersekolah di SMA Pertiwi—jika ingin ke mana-mana. Dia juga lebih memilih membeli makanan di koperasi sekolah daripada di kantin karena dia tahu kantin adalah tempat nongkrong Januar dan teman-temannya selama di sekolah.

Sudah seminggu berlalu sejak Januar memergokinya di depan unit saat dia berniat pindahan kembali ke rumah orang tuanya. Selama itu Feby tidak kesulitan menghindarinya. Dia hanya perlu datang lebih awal dan pulang lebih akhir dari biasanya agar tidak sampai bertemu Januar.

(Flashback on.)

“Mau sampai kapan lo kayak gini, menghindari Januar yang kelasnya cuma berjarak beberapa langkah dari kelas kita?” tanya Era saat Feby mengajaknya lewat jalan lain untuk menuju toilet cewek kelas 11 yang sebenarnya akan lebih cepat sampai jika mereka lewat depan kelas 11 IPS 1, kelas Januar.

“Nggak tahu,” jawab Feby.

Feby sendiri tidak tahu berapa lama waktu yang dia butuhkan untuk move on dari Januar dan merasa biasa-biasa saja saat bertemu dengan cowok itu.

“Lo nggak capek apa? Sebenarnya gue nggak masalah lo mau hindari Januar berapa lama, yang menjadi masalah itu karena gue ikut kena imbasnya. Gue jadi harus jalan lebih jauh kalau mau ke mana-mana cuma karena lo nggak mau ketemu Januar,” dumel Era kesal. Dia menumpahkan unek-unek dalam dirinya agar Feby sadar kalau yang dia lakukan ini sedikit berlebihan.

“Ya udah kalau gitu kita jalan sendiri-sendiri aja, terus ketemuan di tempat tujuan. Lo bisa lewat jalan biasanya, sedangkan gue bakal lewat jalan yang nggak pernah dilewati Januar,” saran Feby.

Cukup lama mengejar-ngejar Januar membuatnya tahu jalan mana saja yang biasanya cowok itu lewati, dan Januar bukan tipe orang yang suka mencoba-coba lewat jalan lain. Dia akan memilih jalan yang akan membawanya ke tujuan dengan cepat.

Sementara jalan yang Feby pilih adalah jalan yang lumayan jauh dari tempat-tempat yang biasa Januar datangi, seperti kantin, taman belakang, dan rooftop untuknya nongkrong atau kolam renang untuknya cuci mata dengan melihat cewek-cewek praktik renang.

Shilly-ShallyCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang