49. His Concern

8.8K 566 11
                                        

Januar menghampiri tempat pemotretan Jaka Tarub Dan 7 Bidadari setelah menyelesaikan pemotretannya sendiri

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Januar menghampiri tempat pemotretan Jaka Tarub Dan 7 Bidadari setelah menyelesaikan pemotretannya sendiri.

Tempat pemotretan mereka memang berbeda. Dia pemotretan di rumah tua karena dia menjadi karakter Raden Inu Kertapati, pasangan Candra Kirana dalam cerita Keong Mas.

Foto yang diambil juga tidak banyak karena pemotretan hanya berfokus pada adegan-adegan ikonik dalam cerita saja. Dan, kebanyakan foto yang diambil adalah foto Candra Kirana dan Galuh Ajeng, saudaranya.

Di saat teman-teman se-timnya kembali ke villa, Januar malah ke sungai untuk melihat Elgar pemotretan.

Sebenarnya tujuannya ke sana bukan untuk menghampiri Elgar. Elgar hanya dia jadikan sebagai alasan saja karena dia terlalu gengsi mengakui alasannya yang sebenarnya bahwa dia ke sana untuk menghampiri Feby.

Sejak tadi Januar terus mengirimi Elgar pesan yang menanyakan bagaimana keadaan di sana sampai Elgar merasa risi.

Januar hanya khawatir karena dia tidak sengaja mendengar percakapan sang fotografer dengan Miss Naya kalau terjadi insiden saat pemotretan untuk cover yang membuat pemotretan harus tertunda.

Dari yang dia dengar, sang fotografer yang akan memotret untuk cover mengalami kecelakaan kecil. Dia terpeleset saat menginjak batu licin yang membuat kameranya tercebur ke sungai.

Itulah kenapa Elgar dan bidadari-bidadarinya belum selesai pemotretan di saat model yang pemotretan untuk cerita lain sudah selesai.

Tidak bisa dipungkiri, meskipun tahu ada korban dalam insiden itu, tapi Januar bersyukur karena bukan Feby yang celaka.

Tujuannya meneror Elgar dengan pesan-pesannya memang untuk memastikan kalau Feby tidak kenapa-kenapa dan bukan Feby yang mengalami insiden itu.

Sesampainya di sungai, Januar menghampiri Elgar yang sedang beristirahat di tepi sungai masih dengan memakai kostum Jaka Tarub—kaos putih dengan rompi coklat dan celana kain hitam serta kain batik yang memiliki panjang hingga atas lutut dipasang memutar di pinggangnya--karena sekarang giliran para bidadari yang sedang pemotretan.

7 cewek itu kini duduk di batu-batu sambil membentangkan selendang masing-masing. Namun, perhatian Januar hanya tertuju pada satu cewek. Ceweknya.

“Tunggu, berarti mereka bakalan kayak gitu dong di cover majalah nanti?” tanya Januar memastikan setelah dia menyadari sesuatu.

“Kayak gitu gimana?”

“Pakai kemben doang.”

Sialan! Januar baru menyadari kalau Feby akan tampil seterbuka itu di cover majalah nanti.

Dia tiba-tiba merasa tidak suka dengan kenyataan itu karena dia takut ceweknya dijadikan bahan fantasi cowok lain karena tampil seterbuka itu.

Sebagai sesama cowok, Januar jelas tahu bagaimana otak cowok bekerja. Bisa dipastikan penjualan majalah untuk bulan depan juga naik jika cover-nya seperti itu.

Shilly-ShallyCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang