Kita sama-sama berjuang.
Aku berjuang mati-matian untuk mengejar hatimu hanya untuk singgah, sedangkan kamu berjuang mati-matian untuk mengejar cintanya yang entah untuk siapa hatinya.
Aku berjuang menahan luka, menutupi rasa sakit dengan senyum palsu yang sering kali aku perlihatkan padamu, sedangkan kamu berjuang menahan api cemburu untuk orang yang tidak mempedulikanmu.
Aku berjuang menyangkal logika bahwa kamu adalah orang yang salah untukku, sedangkan kamu berjuang menyangkal logikamu untuk berhenti mengejar wanita yang kini tengah tertawa bersama dengan kekasihnya di penghujung senja.
Aku berjuang melupakan semua rasa ketika aku sadar akan logikaku yang menyuruhku berhenti, sedangkan kamu berjuang menahan sakit yang teramat dalam.
Aku berjuang menjauhimu dan berusaha menyembuhkan lukaku dengan sendirinya, sedangkan kamu berjuang meraih hatiku kembali saat kamu sadar bahwa hanya aku yang selalu siap menjadi bahumu ketika kamu rapuh.
Aku berjuang mencari tambatan hati untuk melengkapi kepingan puzzle, sedangkan kamu berjuang merebut hatiku kembali dari orang yang sudah menjadi obat di hidupku.
Kini, kamu berjuang sendirian. Maka, biarkan saja. Biar kamu tahu bagaimana rasanya berjuang sendirian. Bagaimana rasanya Cinta bertepuk sebelah tangan. Bagaimana rasanya melihat orang yang diperjuangkan memperjuangkan orang lain, yang jelas rasa sakitnya luar biasa.
- 21 : 50
![](https://img.wattpad.com/cover/140338104-288-k460858.jpg)
KAMU SEDANG MEMBACA
Today.
PoetryAku menyudahi segalanya. Baik tentangmu, maupun tentang kita. Karena kita sudah selesai. Tak ada lagi cerita yang mengisahkan tentang kita dalam bab baru. Aku melepasmu pergi dengan yang lain. Terserah kamu mau berbuat bagaimana, yang penting aku me...