Cinta Yang Kembali 51

2.7K 248 35
                                        

2 bulan kemudian..

Putri sudah mulai disibukkan dengan kegiatannya di industri musik. Dan karier putri pun bisa dibilang sangat cemerlang, karna dalam jangka waktu dua bulan gadis belia itu sudah menjadi idola para penikmat musik dangdut dari yang muda bahkan sampai yang tua. 

Putri dan kedua adiknya pun telah menempati rumah yang telah di hadiahkan oleh H. Gafur untuknya. Namun bukan hanya putri dan kedua adiknya ada satu sosok pria bertubuh besar juga yang tinggal bersama mereka dan pria itu juga yang menjadi supir pribadinya. 

"salwa nisha, ayo sarapan." teriak putri dari arah dapur. 

Walaupun sekarang putri telah menjadi artis terkenal namun tetap saja gadis itu menjalankan tugasnya sebagai kaka yang baik untuk kedua adiknya.
Setiap hari nya putri akan memasak untuk salwa dan juga nisha. Ia sama sekali tak mengeluh walau terkadang putri masih lelah karena jam manggungnya yang sangat padat. 

"pagi kak," sapa salwa dan nisha bersamaan.

Putri tersenyum senang melihat kedua adiknya itu kini terlihat lebih ceria dibanding dengan dua bulan lalu. Dan tubuh nisha dan salwa pun lebih berisi saat ini.

"pagi juga, semua sudah dibawa kan?  Gak ada yang ketinggalan?" tanya putri sebari mengambilkan nasi goreng untuk kedua adiknya.

"sudah kak,gak ada yang ketinggalan kok." jawab nisha dengan senyuman maninsya.

"oh ya kak ade mana?  Kok gak ikut sarapan bareng?" kali ini si kecil salwa bertanya pada putri.

"kak ade masih tidur, semalem kecapean abis nemenin kaka." jawab putri sebelum memasukkan nasi goreng ke dalam mulutnya. 

Salwa pun hanya menganggukkan kepalanya. Ia sangat tau bahwa pria itu juga sangat  lelah karena selalu mengikuti kegiatan sang kaka yang tak kalah melelahkan.

"nanti kalian naik taxi online aja ya. Kasian kak ade." lanjut putri lagi menatap nisha dan salwa bergantian. Kedua adiknya itu hanya mengangguk patuh dan menurut saja apa yang dikatakan oleh putri.

Ketiga nya pun melanjutkan sarapan pagi mereka dengan tenang. Dan setelah selesai putri segera memesankan taxi online untuk kedua adiknya karena ia sendiri tidak tega jika harus membangunkan kak ade untuk mengantarkan keduanya.

Setelah kedua adiknya pergi ke sekolah putri memutuskan untuk beristirahat kembali karena semalam ia baru tidur jam dua pagi. 
Sebelum memejamkan matanya putri sejenak mengecek ponselnya, dan kembali kening putri berkerut karna tak ada satu pesan pun dari ridho untuknya. Dan ini sudah 2 hari pria itu tidak memberi nya kabar sama sekali. 

"mungkin kak ridho sedang sibuk." bisik putri lirih. Ia menyimpan kembali ponselnya diatas meja nakas, walau pun ia sedikit kecewa namun putri harus mengerti dengan kesibukan pemuda tampan itu. 

***

"ki ini ridho kemana sih ? Bunda telponin gak di angkat juga." rizki menatap bunda qaliesa dengan wajah bingungnya. Pasalnya ia pun tidak tau kemana pergi nya ridho selama dua hari ini.

"bentar iki telpon putri bun." ujar rizki dan mulai mencari kontak nomer putri.
Beberapa kali rizki berusaha menghubungi putri namun gadis belia itu pun tidak mengangkat panggilannya.

"hallo put."

Akhirnya setelah hampir 10 kali putri mengangkat teleponnya juga.

"iya kak iki." jawab putri dengan nada serak khas bangun tidurnya.

"kamu lagi dimana put?" tanya rizki cepat.

"putri dirumah,baru bangun tidur kak." jawab putri dengan kerutan yang menghiasi dahinya.

Cinta Yang Kembali [Completed]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang