Flat

875 31 5
                                    

5 Hari telah berlalu begitu cepat setelah nakusha melahirkan . Dia baru saja boleh diizinkan pulang oleh dokter setelah kondisinya benar benar fit untuk beraktivitas kembali .

Nakusha dijemput oleh ranggata yang setia menemaninya selama 5 hari ini . Didepan rumah , sudah ada papa adijaya dan mama victory menyambut cucu pertamanya .

Nakusha dibawa masuk kedalam rumah  bersama opa dan oma . Ranggata membawa perlengkapan nakusha selama dirumah sakit dibagasi mobil .

Gelak tawa mewarnai rumah adijaya . Semua berkumpul diruang tengah bermain dengan kenzo si bayi gembul .

" Hmm pa . Aku memutuskan untuk tidak bercerai dengan ranggata . "

Adijaya menoleh cepat kearah nakusha .

" Jangan bercanda sha . "

" Aku serius pa . aku gamau anakku dipisahkan dengan ayahnya . Aku gamau nasib anakku buruk "

" Ada papa dan mama disini . jadi kamu gaperlu khawatir . "

" tapi pa-- "

" Kamu datang ke cafe red . Temui orang itu dulu . Baru kamu ambil keputusan mau tetap atau pergi dari suami tak bergunamu itu "

Adijaya lantas pergi meninggalkan nakusha dengan mamanya diruang tengah .

Nakusha bingung , siapa yang harus ia temui dulu sebelum mengambil keputusan . Padahal kan nakusha sudah menonaktifkan semua yang berhubungan dengan dunia kerja juga temannya .

" Kamu akan diantar supir kesana . Papa akan menunggu disini . Setelah kembali , papa akan mendengarkan semua jawabannmu "

Adijaya membawa cucunya didampingi istri tercintanya pergi ke taman belakang rumah untuk bermain bersama .

" Sha . Apa aku perlu ikut ? " suara ranggata terdengar lirih melihat kejadian tadi

" tak perlu . kamu jaga kenzo . aku akan pergi sekarang "

Nakusha pamit pada ranggata dan masuk kedalam mobil khusus sesuai intruksi papanya tadi .

Selama perjalanan , nakusha menebak siapa orang yang harus ia temui sekarang sebelum memutuskan untuk tidak mau bercerai dengan ranggata suaminya sendiri .

Tak lama , mobil itu masuk kearea parkir cafe red . Supir tadi mengatakan bahwa nakusha akan diantar oleh 2 pelayan ketempat menemui orang itu .

Nakusha berjalan menyusuri setiap lorong cafe yang penuh dengan misteri . Disetiap jalan cafe menuju orang itu pasti ada huruf bertuliskan namanya . Tetapi , setelah mendekati orang itu diujung lorong . Huruf tadi berubah menjadi huruf R .

Didepannya , sudah berdiri sesosok orang berpakaian jas casual menghadap keluar jendela cafe melihat jalan ibu kota .

" siapa kau ?apa hubungannya kau dengan keputusanku ? " suara nakusha terdengar seperti menghidupkan suasana sunyi .

" Hai sha . Kau masih mengingatku ? "

suara itu , ya . nakusha sangat mengenal suara familiar itu . Tetapi , apakah mungkin dia ada disini ?

Terus mengapa papa menyuruhnya datang menemuiku , padahal papa sudah tau bahwa aku tidak ada hubungan lagi dengannya .

"Riii Vall Do " lirih nakusha

" Ya . Aku rivaldo nasution . Mantanmu nakusha "

" Ada apa kamu menemuiku ? "


pok

Pernikahan Mimpi BurukTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang