6 Tahun Kemudian...
Kini Fildan sudah berkerja dikantor papinya menjadi CEO termuda semenjak papinya menitipkan perusahaannya pada Fildan, Fildan mulai belajar-belajar tentang dunia perkantoran setelah ia lulus sekolah, ia sudah berjanji pada papinya akan meneruskan perusahaannya.
Bagaimana dengan laki laki satu ini, Ridho...?
Ridho sekarang sudah menjadi seorang photografer terkenal, kuliahnya dulu ia mengambil jurusan photografi karena semenjak lulus sekolah Ridho suka sekali memotret pemandangan dan setelah itu ia edit sebisa mungkin menjadi pemandangan yang lebih indah lagi.
Dan bagaimana dengan gadis yang satu ini, Putri..?
Ya, Putri sudah sembuh dari penyakitnya beberapa tahun yang lalu, ia sempat patah semangat kalau penyakitnya tidak bisa sembuh, namun orang tuanya selalu memberinya support dan akhirnya Putri berhasil melewati penyakit sialan itu. Sekarang Putri juga sudah selesai dari kuliahnya namun ia belum ada kembali keindonesia menemui kakaknya karena ia masih banyak yang harus diselesaikan yaitu job melukisnya di singapore. Ya, Putri sekarang adalah seorang pelukis, lukisannya begitu bagus dan enak untuk dilihat, banyak yang meminat lukisan Putri itu.
"Woy bro makin sibuk aja lo"
Ridho yang sedang mengatur kameranya langsung menoleh, "Ehh duduk Fil" ternyata yang menyapa Ridho adalah Fildan.
"Gimana project lo?" tanya Fildan.
Kini keduanya memang sudah janjian bertemu disebuah caffe karena Ridho dan Fildan juga sudah jarang bertemu, mereka sedang sibuk dengan urusannya masing-masing.
"Udah selesai kok alhamdulilah lancar"
"Bagus dong" Fildan tersenyum.
"Ciee yang udah jadi CEO muda" goda Ridho, Fildan pun terkekeh.
"Ini amanah bokap gue coy" Fildan tertawa begitu juga Ridho.
"Hmm Fil, Putri apa kabar? Apa dia udah balik keindonesia?" tanya Ridho wajahnya kembali sendu.
Fildan menarik nafasnya panjang, "Dia baik kok Dho lo tenang aja, belum ada kabar sih Putri mau balik, karna dia lagi sibuk disana"
"Sibuk apa?" tanya Ridho mengerutkan dahinya, karena ia memang tak tau lagi kabar tentang gadis kecil itu.
"Putri udah jadi pelukis disana"
"Wahh keren tuh" Ridho tersenyum senang. Namun senyumnya kembali pudar saat mengingat belum ada kabar dari Putri untuk balik lagi keindonesia.
"Tenang dia pasti balik kok" Fildan menepuk-nepuk pundak Ridho. Dan Ridho pun tersenyum.
"Ehh gimana sama Lesty?" tanya Ridho.
"Lesty lagi marah sama gue" lirih Fildan, lalu Ridho menatap Fildan penuh tanya.
"Salah gue sih gue gak pernah ada waktu buat dia, gue terlalu sibuk dikantor" Ridho menghembuskan nafasnya panjang, sudah ia duga Fildan memang sangat sibuk, ini saja mereka bertemu kebetulan Fildan sedang libur.
"Lo harus bagi waktu Fil kasihan juga Lesty nya"
"Iya ini juga gue lagi mau memperbaiki hubungan gue sama Lesty" Ridho pun tersenyum dan mengangguk-anggukan kepalanya berkali-kali.
"Jadi rindu rumah lo Fil, apa lagi kamar yang disebelah kamar lo itu" ucap Ridho terkekeh. Maksud Ridho adalah kamar Putri, semasa Ridho tinggal dirumah Fildan ia sering masuk kamar Putri, ia suka sekali masuk kamar yang bernuansa Hello Kitty itu wangi-wangi Putri masih tercium, apa lagi saat Ridho tak sengaja menemukan fotonya dimeja Putri itu selalu membuat Ridho tersenyum karena ia yakin Putri begitu sangat mencintainya, buktinya saja Putri selalu menyimpan foto tentang dirinya bahkan banyak foto Ridho yang sedang candid.

KAMU SEDANG MEMBACA
Ridho, I Love You! [END]
RomanceRidho, gue suka sama lo, gue sayang sama lo, gue cinta sama lo. Lo mau gak jadi pacar gue? -Aurora Putri Beniqno Gue gak suka sama lo, dasar cewek gila! -Ridho Akmaliki --- Bagaimana hubungan mereka selanjutnya, akankah Ridho mencintai Putri seper...