1 bulan kemudian.
Sesampainya diMumbai kami lalu istirahat baru setelah itu makan malam.
"Sayang, ayo istirahat dulu ya.?" Kataku setelah selesai makan malam.
"Iya, ayo mah... bacain cerita yg ini ya..?" Pinta Arya seraya memberikan buku yg dia inginkan.
"Baiklah..." anggukku lalu mulai menceritakannya hingga mereka tertidur.
"I love you sayang" bisikku lalu mencium kening mereka. Kemudian juga ikut tidur disamping mereka.
--------------
"Sayang... ayo cepet sarapan" kataku.
"Iya mah.." sahut mereka lalu duduk.
"Sayang.. setelah selesai sarapan kalian siap² ya, kita mau kekerjaannya mama" jelasku sambil makan.
"Ok. Tapi boleh bawa mainan gak mah..?" Izin Arsy sambil tersenyum.
"Boleh dong, tapi jangan berlebihan ya sayang..?" Jawabku sambil mengusap rambutnya.
"Baiklah" kata mereka lalu menghabiskan makanannya.
"Pinter... ya udah cepet siapin mainan² yg mau dibawa" kataku sambil membereskan piring² bekas makan kami.
"Ok" sahut mereka lalu masuk kekamar kerja.
"Ayo mah..." ajak mereka beberapa saat kemudian saat aku baru selesai mencuci piring.
"Tunggu ya mama ambil ponsel sama dompet dulu" kataku sambil tersenyum lalu setelah itu kami berangkat menggunakan bajai. Dan ketika kami sampai disana ternyata toko lagi ramai.
"Sayang, kalian masuk duluan ya..? Mama mau bantuin ini dulu" izinku sambil menatap mereka.
"Klo gitu Arya bantuin juga ya mah..?" Tawar Arya antusias.
"Klo Arya bantuin juga trus yg nemenin Arsy siapa..? Udah Arya main sama Arsy aja ya..?" Tolakku sambil mengusap rambutnya.
"Baiklah.. yuk Arsy" angguknya mengerti lalu masuk ruanganku.
Aku lalu mulai membantu² melayani pelanggan. Hingga tidak terasa sudah hampir waktunya makan siang, aku pun lalu memanggil mereka untuk makan bersama dengan yg lainnya disini. Setelah itu baru aku menidurkan mereka dikamar yg ada diruanganku.
2 jam kemudian.
"Akhirnya selesai juga..." kataku seraya menegakkan badanku setelah menyelesaikan pekerjaanku.
Aku lalu berdiri didepan jendela sambil menatap keluar hingga beberapa saat, kemudian menutup mata untuk melepas penat.
"Aku akan pulang cepet kok... saking cepetnya sampai² ketika nanti kamu mikirin aku sambil memejamkan mata. Saat itu juga aku akan langsung datang..."
Kenapa aku jadi kepikiran kata² itu sih. Pikirku langsung membuka mata.
"Arshu..." panggil Arhan dari belakangku hingga membuatku sangat kaget.
"A...Arhan...?" Sahutku bingung menatapnya.
"Ngapain lagi kamu kesini..?" tanyaku seraya mendorongnya.
"Ak--" baru saja dia ingin bicara tiba² Arya dan Arsy datang.
"Mama...???" Panggil Arya dan Arsy menatap kami bingung hingga membuat Arhan menoleh kearah mereka, mereka lalu menghampiri kami.
"Sayang ayo cepet masuk, nanti mama nyusul. Ok" elakku langsung menarik mereka kembali masuk kamar lalu mengunci pintunya.
"Mereka itu..?" Ucap Arhan ragu.
"Diam kamu..!! Sekarang cepat pergi darisini.." bantahku seraya menatapnya tajam.
"Arshu, maafin aku..." sesalnya.
"Maaf kamu bilang..? Enak banget kamu ya bilang maaf semudah itu... kamu pikir aku ini apa hah..??!!" Marahku sudah tidak tahan lagi dengan semua sikapnya.
"Aku tau aku salah... tapi--"
"Tolong pergi sekarang juga..." usirku memotong perkataannya.
"A...aku bisa jelasin semuanya" elaknya sambil memegang tanganku.
"Gak ada yg perlu dijelasin lagi, semuanya udah jelas" ralatku lalu menariknya menuju pintu.
"Arshu dengerin aku dulu.." pintanya balik menahanku.
"Untuk apa aku dengerin kamu..? Udahlah, tolong jangan ganggu kami. Aku mohon..." sahutku Berusaha agar tidak menangis.
"Tolong... pergilah" sambungku kemudian menutup pintunya lalu menghampiri Arya dan Arsy.
"Mama, Om itukan yg waktu itu..? Untuk apa dia kesini mah..? Apa om itu jahatin mama..?" Cecar Arya Cemas.
"gak kok sayang" sahutku seraya berjongkok didepannya sambil mengusap rambutnya.
"Trus... ngapain dia kesini..? Kok dia bisa tau kerjaan mama sih...?" Tanyanya bingung.
"Mama juga gak tau, oh ya... kita pulang yuk..? Mama capek" jawabku tersenyum tipis.
"Baiklah" angguk mereka.
"Ya udah ayo beresin mainan kalian dulu..." pintaku tersenyum lega.
"Ok" sahut mereka lalu mulai membereskan mainan²nya. Setelah itu baru kami pulang.
Sesampainya dirumah kami langsung mandi kemudian nonton tv dikamarku.
Tok...tok...tok...
"Tunggu bentar ya sayang..? Mama mau bukain pintu dulu" pamitku lalu berdiri.
"Ok" angguk mereka.
"Jangan turun loh sebelum mama datang, nanti jatuh" ucapku memperingatkan mereka.
"Iya mah" kata mereka tersenyum.
Aku pun lalu turun untuk membukakan pintu.
Tok...tok...tok...
"Iya, tunggu bentar..." kataku sambil mempercepat langkahku.
"Kamu..?!!" Pekikku kaget karna yg datang adalah Arhan.
"Kenapa kamu bisa kesini..? Tau darimana kamu alamat rumah ini..?" Sambungku menatapnya bingung.
"Arshu maafin aku... aku tau aku salah, tapi tolong dengerin aku dulu..." cecarnya tidak mempedulikan perkataanku.
"Aku kan udah bilang gak ada yg perlu dibicarakan lagi... kamu taukan aku gak suka dipaksa, jadi tolong pergi sekarang dan jangan pernah kembali lagi..!!!" Sahutku kembali kesal.
"Arshu, tolong... setidaknya biarkan aku ketemu anak²..." lirihnya memegang tanganku.
"Aku gak salah denger... ngapain lagi kamu mau ketemu mereka..?? Mau nyakitin mereka lagi..? Jangan harap..!!" Jawabku menghentak tangannya.
"Buat apa aku nyakitin mereka... mereka itu anak² ku" ralatnya tidak terima dengan yg aku katakan barusan.
"ANAK KAMU...??? Kamu lupa, kamu bilang apa waktu itu..??? Asal kamu tau..!! gara² kamu.. anak sekecil mereka jadi tau apa arti kata ANAK GAK JELAS...!!! Puas kamu...?!!" Marahku akhirnya menangis.
"Apa..??!!" Ucapnya tampak sangat kaget.
"SEBENARNYA APA MASALAH KAMU HAH..?? Klo kamu gak suka sama aku, kenapa harus libatin mereka juga...? Mereka itu masih kecil... mereka gak tau apa²... kamu ngerti gak sih..?" Marahku seraya mendorongnya untuk meluapkan semua emosiku.
"Hiks...hiks...hiks" isakku.
"Maaf... aku.. aku benar² minta maaf..." lirihnya pelan seraya menunduk.
"Sudahlah, sekarang kamu pergi dari sini..!!! Aku gak mau liat muka kamu lagi" usirku lalu menutup pintunya agar aku tidak terpengaruh dengannya.
*********
Makasih banyak udah menyempatkan waktunya untuk membaca cerita ini.
KAMU SEDANG MEMBACA
The Fact
Novela JuvenilApa jadinya jika setelah dikabarkan meninggal, tiba² setelah 3 tahun dia kembali lagi namun sebagai orang asing. *kelanjutan cerita dari baby Arya* Mohon maaf jika ceritanya tidak jelas atau ada salah kata dan ada kata yg kurang berkenan.
