cat

9 1 0
                                    


Hari ini anak² ikut ibuku dan ibu Rohan jalan², jadi hanya ada aku dan Pankti dirumah karna Rohan sudah berangkat kerja. Ya Pankti sudah tidak bekerja dikantor lagi sejak Rishi lahir, dia mengerjakan pekerjaannya dirumah saja sambil mengurus Rishi.

Andai saja hari itu Arhan tidak ikut Tya, mungkin kecelakaan itu tidak akan pernah terjadi. Pikirku sambil menatap kolam.

"Arshu..." panggil Pankti mengagetkanku yg sedang duduk ditepi kolam renang yg ada dibelakang rumahnya.

"Eh.. iya ada apa" kataku menoleh kearahnya seraya tersenyum.

"Ngapain sih kok dipanggil² daritadi gak denger" katanya lalu ikut duduk disampingku.

"Hehehe... ya maaf"

"Kamu gak ketoko..?" Tanyanya.

"Entahlah, kamu sendiri gak kerja...?" kataku kembali menatap kolam.

"Udah selesai. hm... kita ngapain ya enaknya..? Bosen nih, anak² juga gak ada. Eh... gimana klo kita pakai cat kuku..?" Katanya tersenyum.

"Ayo, tapi emang kamu punya..?" Kataku menatapnya.

"Tentu aja, tunggu ya aku ambilin" katanya lalu pergi.

Beberapa saat kemudian dia kembali membawa koleksi cat kukunya.

"Sini kuku kamu aku pakaikan, nanti gantian kamu lagi yg pakein aku

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Sini kuku kamu aku pakaikan, nanti gantian kamu lagi yg pakein aku. Ok" katanya tersenyum.

"Ok. Nih" kataku antusias.

"Mau warna apa..?" Katanya sambil mengeluarkan semua cat kukunya.

"Warna putih" kataku setelah melihat² cat kukunya.

"Baiklah" katanya lalu mulai merapikan kuku ku baru setelah itu mencatnya.

"Udah selesai... ayo foto dulu" katanya bersemangat lalu mengambil ponselnya diatas meja tidak jauh dari kami.

"Tapi nanti kamu foto juga ya..?" Kataku tersenyum.

"Iya" katanya lalu memfotoku.

"Mana sini liat.." kataku setelah selesai difoto.

"Nih, baguskan..?" Katanya memperlihatkan hasil fotonya.

?" Katanya memperlihatkan hasil fotonya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
The FactTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang