Suga | Lil Meow Meow Swag | Pt.5 End

1.4K 199 13
                                        

You POV


“Dasar menyebalkan...” gumamku lirih, nyaris tak terdengar, namun penuh kekesalan yang nyaris meledak. Pandanganku tak sengaja tertumbuk pada sosok Suga yang sedang bercengkerama dengan Jungkook, Hoseok, dan beberapa teman lain di halaman kampus. Mereka tampak tertawa renyah, seakan dunia ini hanya berisi kebahagiaan semu yang membuat dadaku makin sesak.

Hampir saja aku berbalik dan pergi, tapi kakiku menancap kuat di tanah. Rasa kesal yang selama ini ku tahan, perlahan menyesaki ruang dadaku hingga membuatku ingin menangis tanpa alasan.

Kesal? Sudah tentu. Semalaman aku menanti kehadirannya. Duduk bersandar di sisi ranjang dengan mata yang tak kunjung lelap, berharap ia akan kembali meskipun hanya dalam wujud seekor kucing mungil. Namun hingga fajar menyingsing, yang datang hanya sepi dan dingin yang menggigit kulit. Tak ada suara meong, tak ada bayang tubuh putih kecil itu. Ia benar-benar menghilang.

“Ada apa?” tanya Jungkook pada Suga. Meski aku telah berjalan beberapa langkah menjauh, telingaku tetap menangkap percakapan mereka.

“Ah, tidak ada apa-apa,” jawab Suga santai, seolah-olah tak pernah terjadi apa pun.

Tidak ada apa-apa? Apakah dia sudah lupa siapa yang memberinya tempat berlindung? Siapa yang membelikannya makanan saat dia bahkan tidak bisa berbicara? Siapa yang rela menggendongnya saat ia hampir kabur? Aku!

“Yn!” panggil suara ceria Hoseok yang tiba-tiba memanggilku.

Langkahku otomatis terhenti. Dengan senyum yang terasa seperti beban, aku menoleh dan menjawab, “Ya? Ada apa?”

Jujur saja, aku tidak menyangka bahwa Hoseok juga teman Suga. Dunia ini ternyata benar-benar sempit.

“Kau hendak ke kelas, bukan? Tolong sisakan tempat duduk di sampingmu. Aku masih ingin mengobrol sejenak dengan mereka,” ucapnya santai.

Aku hanya mengangguk, malas berkomentar lebih. Begitu kembali berjalan, dadaku serasa penuh. Semakin jauh aku melangkah dari mereka, semakin penuh pula amarah dan kekecewaan di dalam diri ini.

Saat tiba di kelas, aku mendapati suasana yang tidak lebih baik. Beberapa teman sedang bergosip tentang Hana dan Jungkook. Wajah mereka sumringah, mulut mereka sibuk menertawakan kemesraan dua orang itu, seolah aku tak duduk di ruangan yang sama. Seolah aku ini hantu.

Aku hanya ingin tenang. Aku tidak ingin terus terluka karena seseorang yang bahkan tak pernah menyadari keberadaan ku.

.

Suga POV



“Gadis tadi siapa?” tanyaku pada Hoseok sesaat setelah kami tiba di tempat tongkrongan dekat taman kampus. Angin sore berembus pelan, membawa aroma dedaunan dan debu aspal.

Ia mengangkat alis, tampak bingung. “Gadis tadi? Maksudmu Yn?”

Aku mengangguk singkat, menyandarkan punggung pada bangku kayu yang terasa dingin.

“Kenapa kau bertanya tentang dia? Kau menyukainya, ya?” gumam Hoseok sembari menyenggol bahuku, wajahnya menyiratkan candaan yang tak ku tanggapi.

Aku hanya menghela napas.

“Kalau boleh memberi saran... jangan. Dia menyukai Jungkook,” lanjutnya dengan nada yang sedikit lebih serius.

Oh. Jadi gadis kasar itu menyukai Jungkook? Menarik. Aku menyukai Hana. Hana menyukai Jungkook. Dan sekarang, Hana dan Jungkook sudah bersama. Dunia benar-benar tidak berpihak pada siapa pun. Atau mungkin, hanya tidak berpihak padaku.

“Oi, jangan melamun. Serius, kau menyukai dia?” tanya Hoseok lagi.

Aku menggeleng. “Tentu saja tidak. Masih banyak gadis lain di dunia ini.”

BTS With MeCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang