35

15.4K 984 60
                                        

Kurasakan lidah Katya menyapu daun telingaku dengan lembut "puaskan aku sayang, buat aku jadi milikmu dan buat aku mendesahakan namamu"

"Milikku? Bukannya kamu sudah milik Klein?",tanyaku sambil mendorong nya pelan kesamping lalu memakai kembali bajuku

"Awww"

Vaginaku perih dan sakit, shiittt

Kulihat Katya tersenyum tipis sambil menatap noda darah yang berceceran di sprei "aku rasa tadi kamu menikmati permainan ku Ana, bagaiamana kalau Vera tau? Pasti akan ada pertunjukan yang bagus"

"Hentikan omong kosongmu Katya",sahutku kesal

Katya tersenyum manis lalu menarikku kembali hingga tubuhku menimpa tubuhnya yang telanjang "puaskan aku Ana"

Aku menelan ludahku dengan susah payah saat melihat bibir tipis merah milik Katya "Aku..... tidak tau caranya"

"Please deh Ana, kenapa kamu polos sekali hum? Aku sudah horny parah dan kamu bilang kalau kamu tidak tau caranya?"

Tok tok tok

"Nona Katya...di luar ada tuan Klein"

Katya mendorongku kesamping dengan kasar dan dia berjalan kekamar mandi dengan tubuh telanjangnya lalu memakai bathrobe nya

Dia berjalan keluar dari kamar ini tanpa sepatah kata apapun dimulutnya

Aku menghela nafas pelan lalu menatap noda darah di sprei itu "apa aku sepayah itu? Kenapa aku tidak bisa menjaga diriku sendiri"

Tanganku menarik sprei itu dan membawanya kekamar mandi untuk ku cuci dengan bersih "aishhh kenapa aku terlena dengan istri orang sih"

"Kenapa aku tidak melawan nya, kenapa aku hanya pasrah? Ada apa dengan diriku"

Setelah mencuci sprei dengan bersih, aku keluar dari kamarku untuk mencari Katya namun suara aneh yang sangat familiar denganku terdengar jelas di telingaku

"Aakhhhh teruss Kleinnn shhhh oughhhh"

"Aakhhhh faster....lebih dalammm"

Langkahku perlahan menuju samping kamar ini dan kubuka perlahan pintu itu

Kedua mataku sontak membulat sempurna saat melihat penis besar milik Klein menghujam vagina milik Katya

Aku langsung berlalu dari tempat itu menuju lantai bawah sambil memegang dadaku yang sesak

Kenapa sakit sekali? Kenapa dadaku sangat sesak melihat Katya bercinta dengan pria lain

"Maaf nona, anda tidak boleh keluar dari mansion ini"

Aku menoleh kearah orang-orang Katya yang berdiri didepanku "apa aku ke gazebo samping tidak boleh?"

"Tapi...."

"Aku tidak akan kabur"

"Baik"

Langkahku tertatih menuju gazebo taman rumah ini, vaginaku masih perih dan dengan mudahnya Katya bercinta dengan pria lain setelah aku kehilangan perawanku? Perempuan itu iblis yang sangat brengsek

Tatapanku tertuju kearah taman mancur di taman ini ,aku mendongakkan kepalaku ke atas

Ibu....maafkan aku, kesucianku hiksss

Air mataku menetes begitu derasnya di pipiku dan kutangkup wajahku dengan kedua tangan ku

Hiksss harusnya aku sadar kalau aku jatuh cinta dengan Katya, tapi kenapa harus dengan iblis kelamin itu hikksss sakit sekali Tuhan

Dadaku sangat sesak, seolah tubuhku tertimpa ribuan ton beton hingga membuatku tak berdaya sekarang

Keperawanan ku hiksss..... Katya hikkssss kamu BRENGSEKK

Not Me (Completed)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang