*Mohon di putaran ya lagu nya...
('Apollo-Nightcore')
•••••
76.TERLAMBAT MENYESALI
Pukul Delapan malam, Alva tersadar dari pingsan. Hal yang pertama kali ia lihat adalah keluarga nya.
"Ibu"
"Alva" Liana langsung menghampiri nya.
"Kak Liana"
"Kamu dah sadar sayang" Tanya Tiara.
Alva hanya tersenyum, ia merasakan kepala dan anggota tubuh nya masih terasa sakit.
"Kamu ngak apa apa kan Va" Alva hanya menggeleng.
"Syukur lah"
Alva tiba tiba ingat dengan kejadian yang telah menimpa nya.
"Kak Liana, ibu"
"Iya Va"
"Kalian tau siapa sebenarnya ayah"
Tiara dan Liana saling pandang, "Va, sementara ini kamu jangan bahas itu dulu ya, takutnya kepala kamu malah tambah sakit" Jawab Tiara.
"Bu, kenapa selama ini ibu ngak mau cerita"
"Va, maafin ibu, ibu ngak mau bikin kamu tambah sedih sayang, kalo ibu cerita yang ada kamu malah benci sama papa kamu"
"Tapi sebenarnya fakta nya gimana kenapa aku ngerasa salah disini"
"Gue tanya satu hal sama lo" Sela Liana.
"Apa"
"Lo putus sama Dean"
"Iya, itu pun karena masalah itu"
Tiara menggeleng, "Va kamu salah paham, kebenaran yang kamu dengar itu salah, Alexa udah bohongin kamu"
"Terus"
"Gini cerita nya" Tiara pun menceritakan semua nya secara rinci sama seperti Amara waktu menjelaskan pada Dean.
Setelah mendengar kebenaran aslinya, Alva meneteskan air matanya, ia sangat menyesal dengan semua yang ia lakukan di hari itu.
"Jadi harus nya kamu ngak perlu putus sama Dean, dia yang berhak marah, dia berhak benci kita semua termasuk kamu"
"Alva salah paham bu, ayah bilang kalo papanya Dean lah yang udah ngebunuh almarhum ayah"
"Salah, itu ngak terjadi Alva, mama nikah sama Alexa itu atas kemauan Amara dan Royan juga rencana ibu, bertahun tahun ibu nunggu waktu ini, tapi malah berakhir seperti ini"
"Maafin Alva bu"
"Kamu ngak perlu minta maaf sama ibu, kamu harus minta maaf sama Dean, kamu harus menyesali semuanya sama dia" Alva mengangguk.
"Tapi semua nya dah terlambat" Ucap Liana.
"Kenapa"
"Emm, lo ngak inget Dean kenapa"
Alva langsung teringat saat Dean hendak menyelamatkan nya dia malah terjatuh dari balkon.
"Ngak, ngak mungkin, Dean..."
"Dia sekarang..."
"Kak"
"Kenapa" Sela Tiara.
"Dia koma, seluruh anggota tubuhnya lemah bahkan ada beberapa yang rusak" Jelas Liana sedih.
Bagai tersambar petir, hati Alva hancur berkeping keping, orang yang sangat ia sayang kini di ambang kematian karena semua organ tubuh nya melemah.
KAMU SEDANG MEMBACA
DEVA [REVISI]
JugendliteraturSejak saat kejadian itu, nama mu selalu terukir di kepala ku, membuat semua tertuju pada satu nama yaitu nama mu -Qhillastika Ardean Marisha- Perubahan itu pasti ada, entah kapan akan berawal itu pasti ada di dalam hidup kita -Alva Arrayan- ...
![DEVA [REVISI]](https://img.wattpad.com/cover/242178607-64-k38721.jpg)