~Kepergian nya membuat suasana ini berbeda, tapi ini tak bisa di tarik ulang karena ini kenyataan~
——————————————————————————
42.SAMA TAPI BERBEDA
Kriiing...
Alarm berdering nyaring tepat pada pukul empat lewat tiga puluh menit. Dean bangun dari tidur nya. Dia meraih sebuah jam dan mematikan alarm nya.
"Enghhh" Ia merenggang kan otot nya, dan duduk di pinggiran kasur.
Lalu dia langsung pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri.
Tepat pukul enam dia keluar dari kamar nya dan berjalan ke ruang makan.
"Pagi mama, papa, Ares" Sapa Dean sembari duduk di kursi makan.
"Pagi sayang, udah cantik nih" Celetuk Amara.
"Iya, kan hari pertama masuk sekolah, kelas delapan lagi" Jawab Dean girang.
"Makin tinggi kelas nya, harus makin semangat dong" Ujar Royan.
"Pasti nya pa, emm pa aku ntar berangkat sama kak Michel ya"
"Iya ngak apa apa"
"Oke, ayo sarapan" Ajak Dean.
***
Sesampainya di sekolah, Dean turun dari motor milik Michel.
"Gue sekolah dulu, hati hati di jalan kak" Ujar Dean.
"Hmm, iya semangat, lo dah kelas delapan, jangan aneh aneh, jangan nakal, fokus sekolah" Ucap Michel.
"Iya kak, ya udah gue masuk dulu, assalamu'alaikum"
"Wa'alaikum salam"
Dean pun berjalan ke kelas awal nya karena sang wali kelas menyuruh untuk kumpul disana.
Langkah Dean memelan saat ia sampai di depan ruang OSIS.
Dia melirik sekilas ruangan itu, seketika dia teringat sosok seseorang yang selalu menjadi inspirasi nya dulu di waktu pagi.
"Kini semua akan berubah tanpa kamu, dan kalian" Batin Dean, lalu kembali berjalan ke kelasnya.
Sesampainya di kelas, dia langsung membuka pintu nya dan duduk di tempat nya yang dulu.
Dean pun mengeluarkan ponsel nya dan membalas beberapa chat grup.
Tak lama kemudian Fita dan Arumi datang bersama.
"Assalamu'alaikum" Salam Fita.
Dean langsung menjawab dan menghampiri Fita dan Arumi.
"Wa'alaikum salam, guys, gue kangen kalian, satu bulan kemana nih" Ujar Dean girang.
"Gue dirumah aja, lagian gue emang biasa kali liburan kenaikan dirumah aja" Jelas Fita.
"Lo Ar"
"Sama" Jawab Arumi.
"Gue kangen tau, semoga kita sekelas ya"
"Hmm, amiin semoga aja" Balas Fita.
"Lo bawa HP Yan" Tanya Arumi.
"Bawa, kalian"
"Bawa"
"Gue bawa" Sahut Fita.
"Oh ya, emang beneran ya, kita bakal di kelas khusus, atau lebih tepat nya kelas favorit" Tanya Fita.
"Ngak tau" Jawab Arumi lalu membuka ponsel nya.
KAMU SEDANG MEMBACA
DEVA [REVISI]
Teen FictionSejak saat kejadian itu, nama mu selalu terukir di kepala ku, membuat semua tertuju pada satu nama yaitu nama mu -Qhillastika Ardean Marisha- Perubahan itu pasti ada, entah kapan akan berawal itu pasti ada di dalam hidup kita -Alva Arrayan- ...
![DEVA [REVISI]](https://img.wattpad.com/cover/242178607-64-k38721.jpg)