80.SMA Antlas Bhakti

17 8 0
                                        

80.SMA ANTLAS BHAKTI

Beberapa bulan berlalu, kini adalah hari yang sangat menegangkan untuk Dean. Hari dimana ia pertama kali menginjak kan kaki di jenjang SMA nya.

Ia berjalan menuju kelas yang sudah di tentukan untuk melaksanakan MOS.

Sebagai info, saat Dean lulus dari SMP dia mendapat penghargaan terbaik dari sekolah nya, yaitu pewaris generasi tertinggi dengan NEM yang sempurna.

Dean langsung di incar oleh beberapa sekolah favorit di sana, termasuk Antlas Bhakti yang sekarang Dean tempati.

Dia lulus dengan hasil yang memuaskan juga membanggakan, dia berhasil menjunjung nama baik sekolah dengan nilainya, dia membawa nama Seni Muda ke urutan dua di daftar sekolah nilai tertinggi di tahun ini.

Dia bahkan langsung mendapatkan beasiswa dari sekolah Antlas Bhakti saat Dean bersedia masuk menjadi peserta didik di sana.

Dean berjalan pelan memasuki ruang kelas nya, ia pun menaruh tas di meja dan memperhatikan sekitar. Belum ada siswa yang berangkat saat ini, suasana sekolah masih cukup sepi.

Dean mengeluarkan ponsel nya dan membaca pesan dari teman teman alumninya.

Tak begitu lama ada seseorang masuk. Dean melirik nya sekilas, ia tidak mengenali sama sekali.

Dia terlihat sedikit pendiam dan cuek, dari raut wajahnya dia memang terlihat siswi yang tidak banyak bicara.

Selang beberapa waktu para siswa MOS mulai masuk ke kelasnya.

Dean masih tetap diam, dia memasang wajah ramah tapi sedikit cuek.

Sampai akhir nya ada seseorang yang duduk di sebelah nya dan mengajaknya berkenalan.

"Hei, kenalin gue Isyel"

"Hai, Dean"

"Alumni mana"

"Seni Muda" Jawab Dean singkat.

"Syel" Panggil seseorang di belakang nya.

"Hmm"

"Gefa disini ngak"

"Ngak tau" Dean melirik ke arah belakang sekilas melihat siswi yang ada di belakang nya.

Dean tersenyum saat sahabat alumni nya satu kelas dengannya. Dia adalah Riana, sahabat baiknya waktu kelas tujuh.

"Ri"

"Lah, lo disini juga"

"Iya, lo juga jurusan IPA"

"Hmm, iya bareng Meli, Aldi, Armada sama Pelangi" Dean hanya mengangguk.

***

Triiing...

Setelah tiga jam melakukan MOS semua siswa di persilahkan untuk beristirahat.

Dean keluar bersama Riana menuju kantin. Sebenarnya banyak yang melanjutkan di SMA Antlas Bhakti, tapi sedikit siswa yang mengambil jurusan IPA dan memilih untuk mengambil jurusan IPS atau bahasa.

"Fita disini" Tanya Riana.

"Ngak kayanya, dia di Slaraska"

"Gue denger Krisma disini jurusan IPA"

"Oh ya"

"Hmm bener gue ngak bohong"

Di kantin Dean bertemu dengan Meli, Vita, juga Mecha.

"Hei, lo dimana Yan" Sela Vita.

"Gue di ruang empat bareng Riana, lo"

"Pelangi sama gue sama Aldi" Sela Meli.

DEVA [REVISI]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang