28.HAPPY QHILLASTIKA DAY'S
Tiga bulan berlalu, kini semua serasa berjalan dengan cepat, tapi semua itu sama sekali tidak bisa merubah sesuatu yang sudah tertanam dalam hati dan pikiran.
Bulan maret, bulan yang sangat sakral dan membahagiakan untuk Dean. Karena di bulan ini jatuh hari kelahiran nya, dan kini sudah tanggal 7, itu artinya kurang empat hari lagi ia akan bertambah usia.
Hal itu sudah di nanti oleh para sahabat nya, antara ingin mengejutkan nya dan mendapat imbalan, pajak pajak...
Dean senang saat ia sadar bahwa bulan ini sudah menginjak bulan kelahiran nya.
"Empat hari lagi" Gumam Dean sembari tersenyum.
Dean tengah duduk di meja belajar nya, dia sedang bergelud dengan soal kisi kisi nya.
Ya minggu ini Dean sedang menjalan kan Penilaian Tengah Semester keduanya. Entah keberuntungan atau apa ulangan kali ini terselesaikan pada hari senin tepat di hari ulang tahun nya, karena pada hari rabu terdapat tanggal merah.
Dean merasa ulangan kali sangat berpihak dengan nya. Disaat selesai penilaian dia akan berbahagia dengan jatuhnya tanggal kelahiran nya.
Dreet...
Dean pun melirik kearah ponselnya, lalu melihat siapa yang tengah memanggilnya.
"Anggi tumben deh" Gumam Dean.
Dean pun mengangkat panggilan nya.
"Hallo"
[...]
"Iya gue lagi belajar, gue pusing Nggi, gue bingung"
[...]
"Hah Reuni SD"
[...]
"Ya elah baru aja beberapa bulan, ya tapi terserah sih, gue ikut aja"
[...]
"Ouh ya udah gue ikut, thanks Nggi dah ngasih tau, kalo ada apa apa, kabarin ya"
[...]
"Oke dagh"
Dean pun mematikan panggilan nya dan kembali dengan soal soalnya.
Di tempat lain
"Rencana berhasil guys" Ujar Anggi.
"Oke tinggal tunggu di hari itu, eh dia nya tanya ngak" Sahut Agnes.
"Ngak cuma 'iya' doang"
"Oke gampang banget ya" Sela Mifta.
"Dah biar gue sama Defie yang ngawasin dia, dah sesuai rencana oke" Ujar Anggi.
"Tapi kalo dia ada tambah acara gimana" Celetuk Reva.
"Ngak bakal, dah ikutin aja rencana nya"
"OKE..."
***
Hari jumat Dean berangkat lebih awal, dia sengaja berangkat awal karena ada sebagian materi belum ia pelajari.
Saat sedang fokus dia merasa ada yang memperhatikan nya sedari tadi.
"Kok kaya ada yang ngelihatin gue ya, apa cuma perasaan gue aja kali"
Dean pun kembali fokus dengan bukunya.
Setelah di kira sudah cukup hafal dia pun menaruh bukunya kedalam tas dan keluar untuk mencuci tangan.
Saat dia berjalan keluar dia hampir saja menabrak seseorang, dan itu sangat membuat Dean malu dan gugup.
KAMU SEDANG MEMBACA
DEVA [REVISI]
Novela JuvenilSejak saat kejadian itu, nama mu selalu terukir di kepala ku, membuat semua tertuju pada satu nama yaitu nama mu -Qhillastika Ardean Marisha- Perubahan itu pasti ada, entah kapan akan berawal itu pasti ada di dalam hidup kita -Alva Arrayan- ...
![DEVA [REVISI]](https://img.wattpad.com/cover/242178607-64-k38721.jpg)