61.REWRITE THE STAR
Part 2
"Gue ada di sini Yan..."
Dean pun menoleh ke arah seseorang yang sudah berdiri di belakang nya. Ia terkejut saat tau siapa dia.
"Makasih selama ini lo dah jagain apa yang gue harapkan, ya walau pun lo pernah berusaha dan Satria juga pernah berharap, tapi gue cuma bisa pasrah karena waktu yang bisa menjawabnya" Ucap nya lagi.
Satria hanya bisa tersenyum mendengar kan seseorang yang dulu pernah mengharap kan nya.
"Walau pun gue sendiri ngak tau gimana perasaan Satria dan gimana perasaan lo, gue cuma berharap kalo lo bisa tau perjuangan gue dulu"
Dean belum bisa membuka suara nya, ia cukup terkejut saat melihat sosok yang selama ini ia rindukan.
"Yan, gue ngak tau harus gimana, dan gue juga ngak tau lo bakal menjawab apa setelah ini, tapi gue hanya coba mengungkapkan kenyataan Yan, dan mungkin ini saat nya, kita bertiga tau" Timpal Satria.
"I...Ino, lo..." Dean yang sadari tadi diam, mulai sadar.
"Iya ini gue, gue dah kembali, dan gue juga bakal nerusin sekolah di sini nanti" Jawab seseorang yang bernama Ino.
Dia adalah sepupu Dean, dulu dia pernah menyukai Satria dan hal itu tentu membuat Dean berhenti untuk menyakiti nya karena seseorang yang Dean suka juga orang yang sama dengan sepupunya.
Hal itu belum sepenuh nya terdengar oleh Ino dan Satria, mereka berdua tidak tau bahwa Dean juga menyukai Satria. Akan tetapi Satria sudah bisa merasakan nya lewat perhatian nya dulu, hingga akhir nya Dean menjadi aneh pada nya.
Ino pernah mengatakan jika suatu saat ia pergi, Ino meminta Dean agar bisa membuatnya bahagia hingga dia kembali nanti.
Dean seakan akan terjebak dalam lingkaran perasaan, ia terus mencoba ingat dengan semua perjanjian mereka hingga hari ini. Walau kadang Dean tau bahwa Satria belum bisa di lupakan dari hati nya.
Ino menghampiri Dean dan memeluk nya, "gue kembali Yan"
Dean tersenyum akhirnya ia bisa merasakan tenang dalam pikiran nya.
"Maafin gue In, gue ngak pernah ngomong sama lo"
"Ngak apa apa, semua orang punya privasi tersendiri" Jawab Ino yang paham bagaimana Dean saat ini.
"Maafin gue, karena gue juga pernah nyakitin lo"
"Dean, lihat gue, lo ngak pernah nyakitin gue, lo selalu berusaha bahagia'in gue, buktinya lo bahkan berusaha buat bunuh perasaan lo dari Satria" Jelas Ino lalu menatap Dean.
Dean tersenyum, lalu ia melirik ke arah Satria, "Sat, maafin aku"
Satria hanya menganggukkan kepalanya.
"Ino"
"Iya Yan"
"Gue pinjem Satria sekali lagi aja buat duetin gue nyanyi, boleh kan"
"Kok minta izin nya sama gue, sama Satria nya dong, gue kan bukan apa apa nya" Jawab Ino sembari tersenyum.
"Bukan nya kalian udah tau perasaan masing masing" Tanya Dean.
KAMU SEDANG MEMBACA
DEVA [REVISI]
Novela JuvenilSejak saat kejadian itu, nama mu selalu terukir di kepala ku, membuat semua tertuju pada satu nama yaitu nama mu -Qhillastika Ardean Marisha- Perubahan itu pasti ada, entah kapan akan berawal itu pasti ada di dalam hidup kita -Alva Arrayan- ...
![DEVA [REVISI]](https://img.wattpad.com/cover/242178607-64-k38721.jpg)