Wulan berlari mengejar Chelsea tapi tak terkejar. Gilang berusaha untuk menenangkan Wulan yang menangis.
"Kamu tenang ya. "
"Gimana aku bisa tenang! Chelsea marah sama aku. "
"Chelsea hanya butuh waktu sendiri. "
"Sekarang kita pulang, siapa tahu Chelsea ada disana. "
Gilang membawa Wulan pulang, setelah tiba Arsya sangat bingung melihat Wulan menangis.
"Lan, lo kenapa? " tanya Arsya
"Chelsea ada disini gak? " tanya Gilang
"Gak ada tuh. " jawab Farhan
"Chelsea tadi lari pergi, semua ini karna gua. " ucap Wulan menceritakan apa yang terjadi
"Chelsea kan gak tau lingkungan sini, kalau dia nyasar gimana. " ucap Arsya
"Kita harus cari dia. " ucap Fenly
"Kita mencar aja, nanti saling kasih kabar aja. " ucap Zweitson
"Ayo... "
Chelsea berlari tak tentu arah hingga dirinya tersadar bahwa dirinya telah berlari terlalu jauh. Chelsea bingung dimana keberadaan dirinya. Dia melihat sebuah sungai, akhirnya Chelsea memutuskan untuk duduk diatas sebuah batu.
"Kenapa lo harus bohong sih Lan, kan kita udah janji bahwa gak akan ada pacaran diantara kita berempat, tapi kenapa lo ingkarin semua. " ucap Chelsea mengingat kebersamaannya dengan Wulan
Fenly sudah kelelahan mencari keberadaan Chelsea, dirinya menengok ke arah sungai dan menemukan Chelsea yang duduk disebuah batu.
"Ternyata lo disini. " ucap Fenly menghampiri Chelsea lalu ikut duduk
"Kok gua ngerasa gak asing ya sama kejadian ini. " batin Fenly teringat kejadian beberapa hari yang lalu
"Ngapain lo disini? Mau bujukin gua buat pulang. "
"Gini ya Chel, lo itu gak tau wilayah sini dan gua yakin bahwa lo ada disini juga karna nyasar kan. "
"Iya sih. "
"Ya gua tau lo marah sama Wulan, dia emang salah sih udah bohong sama lo, tapi lo apa tega mutusin kebahagiaan dia. "
"Tapi kita udah janji buat gak punya pacar."
"Wulan dan Gilang udah pacaran dari SMA, bagi gua Wulan memiliki keputusan yang sulit antara meninggalkan pacarnya atau sahabatnya dan lo sebagai sahabatnya gak mau kan lihat Wulan sedih. "
"Gua gak pernah rela Wulan sedih, siapa pun yang bikin dia sedih bakal gua bikin hidupnya gak tenang. "
"Tapi sekarang Wulan sedih gara gara lo. "
"Gua udah keterlaluan banget ya. "
"Cuma lo yang tahu. "
Chelsea berpikir sejenak, angin sore bertiup begitu kencang membuat tubuh Chelsea kediginan.
"Udah tahu mau kedaerah gunung malah gak pake jaket, udah mana bajunya pendek. " ucap Fenly melepaskan jaketnya lalu dipasangkan ke tubuh Chelsea
"Ternyata lo bisa romantis juga ya. "
"Kenapa lo mikir kayak gitu. "
"Ya karna gua pikir lo cuma cowok es batu yang gak pernah peka sama cewek. "
"Itu sih Zweitson bukan gua. "
"Btw, makasih ya. Setelah gua pikir ternyata gua yang salah, gak seharusnya gua egois. "
KAMU SEDANG MEMBACA
TRUE LOVE [END]
Teen FictionBagi Zweitson tidak ada yang namanya cinta apalagi cinta sejati. Baginya cinta hanyalah sebuah permainan dan buang buang waktu. Namun apa jadinya jika dia bertemu dengan Arsya seorang cewek yang sangat percaya dengan adanya cinta sejati.
![TRUE LOVE [END]](https://img.wattpad.com/cover/258753977-64-k275868.jpg)