Lari!!!!

399 55 0
                                    

     Karna gelarnya sebagai seorang putri dicabut,kini Kanarin harus keluar dari istana tanpa membawa pakaian bagusnya.

  Ia juga tak boleh membawa barang miliknya saat menjadi seorang putri.

    Saat waktu dimana Kanarin pergi dari istana,semua orang melihat kepergian nya kecuali Sekarsha. Ia masih merasa sedih terhadap sikap kakak nya itu.

    Sang ratu tak sanggup menahan air matanya ketika Kanarin memberi penghormatan terakhir. Sedangkan sang raja ,ia tetap tegar seakan tak sedih sama sekali.

    Perintah untuk tidak membawa apa apa diterima oleh Kanarin. Jangankan barang barang berharga, uang saja ia tak membawanya.
    Kanarin berbalik untuk melihat rumahnya itu. Ia menyapu air mata yang keluar.

    Ia begitu sedih hingga ada suara berdesis yang membuat Kanarin kaget dan mencari asal suara itu.

    Setelah penelusuran panjang,akhirnya seorang pelayan memberikan Kanarin sekantung uang.

    "Ini putri,ini pemberian Ratu Casandra,tolong jaga diri baik-baik" Kata pelayan itu.

    Kanarin tersenyum dan berterimakasih.
"Tolong jaga ibuku nyonya" pinta Kanarin.
"Itu pasti putri,tolong baik baik saja sampai akhir" sambung pelayan itu lalu pergi masuk ke istana lagi dengan sedikit menyelinap.

     Akhirnya Kanarin pun memutuskan untuk melihat kedepan dan bersemangat menemukan jati diri nya yang sesungguhnya.

    "Baiklah dunia...aku akan pergi" Ujar Kanarin dan pergi.

      Sementara itu,Sang Raja masuk kekamar nya dan mulai menangis disana. Dikepalanya terus terbayang bayang wajah Kanarin yang hendak pergi tadi.

    Ia sungguh tak tega melihat putri nya pergi dari istana. Sang raja terus menyalahkan dirinya sendiri sembari menangis.

    Dan tak lama kemudian,ratu Casandra dengan mata yang membengkak juga masuk kekamar yang ia sendiri tidak tahu ada raja disana.

     Ia dibuat kaget tak percaya melihat suami yang tadinya sangat tegas sekarang menangis. Mereka berdua pun saling menenangkan satu sama lain.

     "Entah bagaimana perasaan Sekarsha karna adiknya pergi,aku yakin ia pasti sangat hancur sekarang" Ujar sang Raja.

    "Aku juga berpendapat begitu Yang Mulia, bagaimana jika kita melihatnya sekarang" Seru Ratu.

   "Iya Ratuku,mari pergi bersama"

    "Bawakan busurku!!" Suruh Sekarsha kepada seorang pelayan.
    "Baik putri"

    Sekarsha tampak sudah siap dengan pakaian berburu sambil menunggangi kuda nya.
 
    "Ini putri" Seru pelayan sambil mengulurkan busur Sekarsha yang ada ditangannya.

     Setelah memakai busur di punggungnya,Sekarsha kini benar benar mirip dengan pemburu hebat.
Ketika semua persiapan sudah lengkap, Sekarsha langsung berangkat dengan beberapa pengawal dibelakangnya.

     Baru saja Sekarsha pergi, saat itu juga Raja dan Ratu sampai ketempat pelatihan memanah putrinya itu.

     Para pengawal dan pelayan Sekarsha langsung menunduk saat melihat Raja dan Ratu disana.

     "Kemana Putri Sekarsha pergi?" Tanya ratu sambil melihat rombongan yang baru saja pergi barusan.
     "Maafkan kami yang Mulia, Putri tiba tiba ingin berburu di hutan" jawab Seorang pelayan wanita.
     "Lagi?"
     "Iya yang mulia,putri berkata ingin memulihkan pikirannya"
    "Haaaahhhh.....astaga anak itu" Hela sang Raja.
    "Maafkan kami yang Mulia" Seru para pengawal dan pelayan Sekarsha lalu membungkuk di tanah.
    "Ah tidak apa apa semuanya,lanjutkan pekerjaan kalian" Ucap Ratu Casandra.

Love Or KingdomTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang