Hy, Kita bertemu lagi

284 53 25
                                    

Pagi harinya, dunia tampak sangat baik baik saja bagi semua orang. Di desa maupun dikota penuh tawa dan canda ria , anak anak berlarian kesana kemari membuat suasana semakin sempurna.

"Lihatlah semua Andrew,aku pasti juga akan bahagia jika terlahir sebagai Rakyat biasa" Ucap Kanarin saat berada ditengah tengah kota.

"Menurutmu bagitu? Bagiku kebahagiaan itu tergantung dengan siapa kita tinggal" Balas Andrew memejamkan matanya.

"Eum..kau benar, ayo bertemu paman Samar" Ajaknya.

Andrew mengangguk dan mengikuti
Gadis itu.

******

Dilain tempat, tepatnya di istana, Raja dan Ratu tampak sedang berdiri di teras atas istananya.

Ia dapat melihat semua kegiatan rakyat dan wilayah nya dari atas sana. "Benarkah Kanarin kita masih hidup?" Tanya Ratu Casandra.

Sang Raja menoleh dan tersenyum tipis kearah sang istri sambil menggenggam tangan nya. "Dia pasti berada disuatu tempat diluar sana" Jawab Sang Raja.

****

"Paman!!! Paman dimana?" Teriak Kanarin memanggil Samar Ketika sampai.

Karna Tak ada yang menjawab,Andrew mencoba mengetuk pintu namun pintunya langsung terbuka ketika Andrew menyentuh nya.

"Apa dia tak dirumahnya?" Tanya Andrew

Kanarin pun masuk kedalam mencari cari keberadaan pria itu,kamar dan seluruh ruangan yang ada diperiksa namun tak ada tanda tanda Samar.

Bahkan surat yang ditinggalkan Kanarin didalam lemari belum disentuh sama sekali."apa dia sedang pergi?" Batin Kanarin.

Karna tak ada Samar, Kanarin dan Andrew pun memutuskan untuk pergi saja dari sana.

Namun,ketika hendak akan pergi, Seorang tetangga mereka menghampiri dan menatap Kanarin dalam.

"Nona... Tuan muda... Kalian tidak tau?" Seru wanita tua paruh baya.

Keduanya tentu saja bingung dan bertanya ada masalah apa selama mereka pergi.

"Itu... Sebenarnya...."

*****

Tepat jam 08.00, Alex dan beberapa prajurit nya bersiap dan bergegas menuju ruang penjara.

Kebetulan saat itu Kinan baru selesai dari tugasnya dan melihat Alex sedang terburu buru. "Aishhh masalah apa lagi kali ini" Ujarnya.

Sebelum mengikuti Alex,Kinan terlebih dahulu menemui Sekarsha untuk melapor.

"Bagaimana? Apa berhasil?" Tanya Sekarsha sambil merapikan rambutnya didepan cermin.

"Iya yang Mulia,kami berhasil membunuh semua prajurit istana suruhan Raja" Jawab Kinan tertib.

Sekarsha tersenyum karna dengan lenyapnya saksi, tak ada yang bisa menjatuhkan jika itu Kanarin sekalipun.

Selesai bersiap siap, Sekarsha dan Kinan pun segera menuju lapangan dimana Gibran nantinya akan disiksa.

Di penjara, prajurit Alex menarik Gibran kasar namun Gibran masih tidak melawannya demi keselamatan orang orang disekitarnya.

Tapi ia sungguh tak tahan ketika pak Sam dan istrinya yang juga dibawa secara kasar, bagaimana pun pak Sam adalah orang yang selalu menghibur nya selama ia bersedih.

"Hey kau!!!" Seru Gibran memanggil Alex yang berada didepan nya.

" kau tidak memiliki hati atau otak hah? Memperlakukan orang tua dengan kasar adalah tindakan orang terbodoh yang pernah ada " Sambung nya.

Love Or KingdomTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang