The siblings

1.3K 99 3
                                    

Terlihat di koridor seorang anak perempuan sedang berjalan sendiri dengan santai bahkan belum memakai pakaian.

Ia berkeliling dengan baju seusai mandi karena tak mau didandani. sementara itu,jauh dibelakang nya ada segerombolan pelayan yang mengejarnya.

"Tuan Putri!!!!!Tuan Putri!!!!jangan berjalan jalan sendiri" Teriak para pelayan itu.

Akan tetapi,sang putri malah berjalan dengan lebih cepat untuk menghindari para pelayan. Hingga sampailah ia ujung koridor,tak tau harus kemana sang putri memasuki sebuah ruangan yang ada didepannya.

"Huh...huh...Hugh"seru putri kecil itu setelah berhasil masuk dan menutup pintu sebelum para pelayan sempat melihatnya.

Ia pun membalikkan badannya untuk melihat ruangan itu. Tiba tiba saja ia dikejutkan oleh kakaknya yang berumur 5 tahun didepannya.

"Apa yang kau lakukan dikamarku?" Tanya sang kakak
"AH KAKAK!!eumm...aku-"

"Tuan putri!!!tuan putri dimana?"seru para pelayan diluar ruangan.

"Tampaknya kau kabur lagi Narin,ayo pergi ke para nyonya pelayan mu sekarang" Suruh sang putri pertama.

Mendengar suara obrolan dari dalam kamar putri pertama,seorang pelayan mengetuk pintu itu.

"Putri Sekar.... Apakah ada putri Kanarin disini?" Tanya pelayan dari luar.

Putri Sekarsha menatap adiknya yang panik dengan jahil.
"Apakah kakak harus memberitahu kan nyonya itu?" Goda Sekarsha.

Kanarin yang takut ketahuan pun merengek pada kakaknya dengan penuh ekspresi imut diwajahnya itu.
"Kakak tolong aku kak,aku tidak mau didandani para nyonya nyonya itu" Seru Kanarin.

Sekarsha yang kasian pada adiknya pun lalu memberi tahu para pelayan tidak ada adiknya disana.

Setelah para pelayan pergi,kedua putri kecil itu tertawa terbahak bahak bersama.
Belum lama sempat
bahagia,keduanya harus terdiam ketika Raja Einstein masuk dan memorgoki kedua putrinya itu.

"HAH AYAH!!"ucap keduanya bersamaan.

Karna melihat raut wajah Raja yang tidak ramah,Kanarin langsung berlari kebelakang kakaknya dan bersembunyi.

"Ayah ada apa?" Tanya putri Sekarsha.

Tak menjawab apa apa,sang raja langsung menatap Kanarin dengan tajam.

"Narin,kau minta maaf sana pada ayah" bisik Sekarsha dengan gemetar.

Mendengar ucapan sang kakak,Kanarin pun memberanikan diri untuk menghampiri ayahnya.
Saat sang anak mulai dekat,raja ingin mengatakan sesuatu dan menunduk karna sang putri pendek

Belum sempat mengucapkan satu kata pun,Ratu Casandra datang yang tak lain adalah ibu dari kedua putri itu.

Melihat sang ibu tiba, Kanarin langsung berlari kearah sang Ratu dan memeluknya dengan erat.
"Ibu...Aku takut ayah"rengek sang putri.

Sambil mengusap kepala anaknya Ratu Casandra menatap sang suami yang ada disampingnya.

Membalas tatapan Sang Ratu membuat sang Raja menghela nafas panjang lalu berjongkok di depan anak bungsu nya dan menggenggam tangan kecil Kanarin.

"Kanarin, tolong jangan membuat masalah seperti tadi lagi"Ujar Raja Einstein.

Dengan perlahan Kanarin mulai menyapu air mata nya dan tersenyum pada sang ayah.

Sekarsha yang dari tadi memperhatikan dari jauh pun dihampiri sang ibu.

Sambil membawa Sekarsha kehadapan sang Ayah Ratu berkata "Yang mulia..apa kau hanya menasihati Putri Kanarin,bagaimana dengan putri pertama kita ini?dia sungguh sayang pada adiknya sehingga menyembunyikan kesalahan Kanarin"

Raja tersenyum dan memeluk kedua putrinya dengan hangat.
"Astaga putri putri ku yang cantik"Seru Raja Einstein membuat Ratu dan pelayan bahkan prajurit yang mengawal pun ikut tersenyum.

Selesai siap dengan pakaian dan mahkotanya, Putri Sekarsha dan Kanarin menuju aula utama Istana untuk menghadiri perjamuan kerajaan yang dihadiri banyak orang orang penting.

Kedua putri itu berjalan dihadapan semua orang dengan penuh gaya membuat para menteri gemas melihat mereka.

Setelah semua anggota kerajaan lengkap,dimulailah perjamuan mewah itu.

Ditengah tengah acara,saat semua orang sibuk dengan makanan atau mengobrol, Perhatian Sekarsha teralihkan kepada seseorang wanita yang berdiri didekat pintu.

Karna merasa takut,Putri Sekarsha memanggil adiknya dan menunjukkan wanita misterius itu.

"Siapa Wanita berambut kuning itu kak?" Tanya Kanarin.
"Apa maksudmu rambutnya kuning?jelas jelas rambutnya hitam" Balas Sekarsha

Kanarin kaget mendengar jawaban sang kakak dan melihat sekali lagi untuk memastikan. Tapi kini jubah si Wanita itu terbuka dan menampakkan matanya yang berwarna aneh

Kanarin yang menatap mata tersebut langsung terkontak dengan wanita itu dari mata ke mata .
Kanarin berusaha keras untuk melihat kearah lain tapi tak bisa.

Wanita itu menatap Kanarin dengan tatapan santai tapi bisa membuat Putri kecil Raja Einstein ketakutan.

Merasa kasihan terhadap putri yang masih berumur 3 tahun.
Wanita itu memejamkan matanya membuat Kanatin terhentak kebelakang dengan keras.

"Itu!!!!!Orang yang disana itu!!!!orang itu pelakunya" Teriak Sekarsha menunjuk kearah wanita itu.

"Cepat tangkap Wanita itu!!!!"Tegas Sang Raja. Wanita itu tersenyum lalu pergi keluar dengan santai dan menghilang.

Sementara Ratu Casandra langsung memangku tubuh Anaknya yang tak sadarkan diri mencoba membangunkan Kanarin.

Raja Einstein lalu menggendong putrinya dan dibawanya untuk diperiksa oleh seorang dokter.

Dokter yang bernama Samar itu dikenal dengan prestasinya dibidang kesehatan dan cukup terkenal juga dalam meramal sesuatu membuat sang raja sangat memercayainya.

Saat sedang memeriksa Putri Kanarin,Samar dibuat kaget ketika melihat dileher Sang putri terdapat Simbol yang tak asing bagi samar.

Samar pun menceritakan keadaan Putri Kanarin pada Raja dan Ratu.
Bahwa kejadian seperti sang putri tidak hanya terjadi sekali,banyak pasien yang ia tangani terkadang mengalami hal itu juga dan jika memiliki saudara kandung, Orang yang mengalami nya akan-

"AKAN APA???"Teriak sang Ratu kepada Samar.

"Maafkan hamba lancang yang mulia,tapi putri Kanarin dan putri Sekarsha harus dipisahkan untuk sementara waktu" ujar samar sambil bersujud dihadapan Raja dan Ratu.

Sekarsha yang mendengar pembicaraan tersebut dari jauh merasa bersalah ,ia berpikir Kanarin seperti itu sebab ulahnya memberitahu adiknya tentang wanita itu.

Udah Follow sama Vote belom?
Kalau belom ayo berbaik hati
Satu notifikasi aja Zuzu udah seneng banget kok

THANK YOU for READING♡

See you in the next Time👋👋

Love Or KingdomTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang