41. jebakan 2 (Boyzian - Adam ??)

2.8K 145 19
                                        

Author lanjutin ya, biar kalian gak penasaran itu gimana Boyzian bisa lolos dari jebakannya si Adam.

Semoga aja gak sampai di perkosa ya si Boyzian itu 😢😢

Boyzian : udah, lanjutin Napa ?! Awas aja sampai aku kena obat perangsang nya ?! 🙄🙄

Author : Iyaa... Iyaa...😑😑

Happy reading 😁😁

Beruntung aku membawa obat ini, jadi aku akan aman untuk sementara batin Boyzian mengeluarkan sebuah pil kecil tapi memiliki khasiat yang luar biasa. Pil itu adalah sebuah obat yang berfungsi untuk menaklukkan obat lain, seperti air kelapa yang membuat obat lain menjadi tidak berfungsi.

Bagaimana bisa Boyzian memiliki obat seperti itu ?? Bukankah sudah di jelaskan, Boyzian itu mafia. Banyak musuh yang sering atau hampir menjebak dan memberikannya racun, dan lelaki itu sempat terkena racun dan berakhir di rumah sakit. Sahabat dokter Boyzian kemudian memberikan pil rahasia yang dia ketahui.

Pil itu sengaja di ciptakan, untuk menetralisir racun, atau obat lainnya. Termasuk obat perangsang atau racun, karena itu Boyzian selalu membawa pil itu kemanapun dia pergi. Dan beruntung dia membawa pil itu, dan meminum air yang mengandung racun itu.

Hasilnya ?? Ya, Boyzian masih baik-baik saja setelah 10 menit meminumnya. Meskipun sebenarnya Adam penuh tanda tanya dan penasaran bagaimana Boyzian tidak terpengaruh oleh racun dan obat perangsang yang dia berikan, tapi lelaki itu berekspresi tenang seakan tidak terjadi apapun.

"Jadi, Adam. Apa ada sesuatu yang penting hingga kau mengajak ku kemari ??"

"Ah tidak ada yang penting, hanya saja aku berfikir ingin melakukan reuni secara pribadi dengan mu." Ujar Adam.

Boyzian mendelik dalam hatinya, secara pribadi apanya batin lelaki itu. Ya Boyzian itu tidak bodoh, meskipun mereka tampak hanya berdua, sebenarnya Boyzian tahu ada Marchel dan beberapa paparazi disana yang mengawasi mereka dari kejauhan dan merekam pembicaraan mereka berdua. Ah, sangat licik bukan ?? meskipun licik tapi mereka masih tetap bodoh bagiku batin Boyzian dengan nada licik dalam hatinya.

"Tentu saja, tidak masalah bagiku. Asal aku memiliki waktu, maka aku bisa datang.", Ujar Boyzian dengan ramah, sangat berbanding terbalik dengan hatinya yang mengumpat tidak karuan saat ini.

Reuni apanya, lagipula Boyzian itu dulu tidak dekat dengan Adam. Ya saat SMA sempat sih, Boyzian bertanya kepada Adam, itupun hanya sekali itu saja. Setelah itu mereka tidak saling berinteraksi satu sama lain, bahkan Boyzian baru mengingat Adam saat Saint memberikan data dan foto milik Adam saat SMA.

Boyzian berfikir awalnya Adam hanyalah lelaki stalking creepy yang mengaku sebagai teman SMA nya, tapi ternyata Adam benar-benar satu sekolah dengan Boyzian dulu.

"Oh iya, aku ingin bertanya tentang hubungan mu dan Dzaky ??" Tanya Adam, membuat Boyzian mengangkat alisnya.

Ah sepertinya Adam terlihat sangat cemburu saat menyebut nama Dzaky, Boyzian membatin dalam hatinya sembari tertawa geli. Andai tidak ada paparazi dan juga Marchel disana, Boyzian ingin memanasi Adam dengan mengungkapkan hubungan nya dengan Dzaky, tapi karena pembicaraan mereka juga di rekam jadilah Boyzian sedikit memberikan bumbu kebohongan.

"Ohh Dzaky ?? Dia adalah sahabat ku, sahabat terbaik ku. Ada apa ?? Kau mengenal nya ??"

Adam berdehem sejenak, "Tidak, hanya saja aku sering bertemu dengannya di rumah mu."

Boyzian justru tertawa geli disana, seakan memang tidak ada apapun di antara dia dan Dzaky, padahal di balik itu. Boyzian dan Dzaky sudah berpacaran hampir.... 6 tahun ?? Mungkin ?? Karena mereka berpacaran sejak lulus SMA hingga sekarang. Ah sudahlah, Boyzian tidak pernah menghitung tahun yang dia lalui bersama Dzaky.

Banyak tragedi, kejadian tidak enak, serta keduanya sibuk dengan pekerjaan masing-masing jadilah mereka berdua tidak memikirkan berapa lama mereka berpacaran. Tapi meskipun begitu tidak banyak orang yang mengetahui hubungan mereka, Boyzian dan Dzaky bukan tipe orang yang memamerkan hubungan di medsos, atau di khalayak umum.

"Tidak, kita hanya sedang melakukan kerjasama. Ya, dan dia sangat membantu ku." Ujar Boyzian dengan tenang, dan berbicara seakan itu adalah kenyataan.

"Begitukah ?? Kalian terlihat sangat dekat seperti.... Sepasang kekasih ??"

"Hmm.. sepasang kekasih ?? Mungkin maksud mu adalah aku dan Belica ?? Karena kami memang sepasang kekasih. Aku sebenarnya ingin mengajak Belica, tapi kau bilang aku tidak boleh mengajak siapapun jadi, aku terpaksa meninggalkan kekasih ku di rumah." Ujar Boyzian seakan dia merasa sangat menyesal meninggalkan kekasihnya di rumah.

Ah Boyzian sengaja menyalakan api cemburu Adam saat ini, salah sendiri dia membuang waktu Boyzian dengan hal yang tidak penting, dan memberikan jebakan rendahan seperti ini untuk seekor ular licik. Boyzian melirik ke arah semak-semak yang tidak jauh dari tempat mereka duduk, dan fokus pada satu tempat yang dimana disana terdapat paparazi Marchel.

Setelah makan malam ini, kalian akan habis di tangan ku batin Boyzian dengan nada menyeramkan dalam hatinya. Tiba-tiba pikiran Boyzian menyadarkannya sesuatu hal, jika Marchel ada disana, berarti permainan ini akan semakin menyenangkan haruskah Boyzian mengeluarkan senjatanya dan menembak orang-orang disana, atau bertingkah bak anak polos yang lalu mengeluarkan senjata dari tas nya ??

Kalian memancing ku kemari untuk jebakan, maka aku akan memancing kalian keluar dari persembunyian batin Boyzian dalam hatinya.

"Oh iya Adam, terima kasih telah mengajak ku kemari." Ujar Boyzian dengan senang.

"Tidak masalah, Boyzian aku-"

Boyzian memotong pembicaraan Adam dengan pembahasan yang mungkin akan membuat Adam dan Marchel yang mendengarkan ucapannya akan terbakar saat ini juga.

"Aku berfikir ingin mengajak Belica kemari, gadis itu sangat menyukai pemandangan alam seperti ini. Aku jadi ingat ketika aku mengajaknya ke hotel kemarin, dia sangat senang kau tahu. Ah beruntung sekali aku memiliki gadis cantik dan polos itu." Ujar Boyzian tanpa rasa bersalah dan berdosa, meskipun dalam hatinya tertawa melihat Adam sepertinya mulai mengeluarkan aura mengerikan nya saat ini.

"B..begitukah ??"

"Ya, apa boleh aku menelfon Belica kemari ?? Kau juga boleh mengajak kekasih mu kemari, anggap saja seperti double date. " Ujar Boyzian menawarkan sesuatu yang bisa membakar pikiran dan hati Adam saat ini, bukan hanya itu bahkan Marchel yang berada di tempat persembunyian nya hanya bisa terdiam dengan aura gelap.

Padahal Marchel berencana memberikan makanan yang sudah dia siapkan tentu saja, berisikan racun yang tidak berbahaya sebenarnya. Racun itu seperti obat bius hanya saja efek nya lebih lama dari obat bius, tapi kenapa lelaki itu justru malah mengadakan double date ??? Bahkan mengajak Belica ?! Hell no !!!

"Bagaimana ?? Jika boleh aku akan menelfon kekasih ku itu sekarang, dan mengajaknya kemari." Tanya Boyzian lagi, saat Adam terdiam menahan segala rasa cemburu nya.

Boyzian ingin tahu, apakah Adam akan marah dan memakinya karena cemburu ?? Atau memperbolehkannya menelfon dan mengajak Belica kemari ??

💙💚💜💚💙

Boyzian mah gitu, mau di jebak di kasih racun malah seenaknya sendiri mau ngajak Belica, mana ngomong nya double date lagi 😂🤣 nyindir Adam yang masih jomblo itu..

Tapi Author ya kerasa kesindir sih 😢😢

Gak tau dahh, ini kalian suka atau kek b aja, atau udah ketebak rencana si Boyzian ?? Udah tahu kenapa Boyzian sengaja nyebut Belica sebagai kekasihnya kan ?? Karena Marchel ada disana 😏😏😏

Okee sekian aja dari Author nya...

Salam buat kalian semua 😘

She is Our !!!Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang