"Ini apa Jack ??"
Boyzian bingung saat Jack menyerahkan sebuah dokumen resmi ke arahnya, sembari meminta tanda tangan Boyzian disana. Setelah semua pesta makanan selesai, Jack mendekati Boyzian dan menunjukkan sebuah kertas yang ternyata adalah dokumen penting.
"Ini dokumen perjanjian, dan aku ingin kamu menandatangi nya."
"Tentang ??" tanya Boyzian dengan mata menyipit curiga, bingung dan penasaran. Kenapa tiba-tiba harus ada acara menandatangi dokumen seperti ini. Dan apa katanya ?? Perjanjian apa ??
Jack terdiam dia tidak tahu harus mengatakan apa, sementara disana ternyata ada Marchel, Saint, Katherine dan Belica yang juga mendengarkan percakapan Boyzian dan Jack.
"Boy, kamu tahu aku gak punya keluarga." Jack menjelaskan dengan perlahan tapi singkat, dia yakin Boyzian akan mengerti maksud dan tujuan nya.
"Iya ?? Terus ??"
"Kamu juga tahu bisnis dan harta kekayaan yang aku punya."
"Iya ??" Boyzian tahu kekayaan besar Jack yang mampu membuat air liur kalian keluar, usaha kapal pesiar adalah salah satunya, penghasilan yang bisa di dapat hingga ratusan juta bahkan hingga miliar dollar Amerika.
"Aku ingin besok ketika aku udah meninggal nanti, kekayaan dan bisnis ku, 75% aku berikan kepadamu."
Boyzian membulatkan matanya dan menggelengkan kepalanya dengan cepat. Apa maksudnya ?? Jack memberikan seluruh hampir sebagian besar hartanya untuk Boyzian ?? Yang bukan siapa-siapa ?? Tidak, tidak.. Boyzian tidak bisa menerima semua itu dengan mudah.
"Gak bisa, Jack... Aku bukan siapa-siapa kamu, aku tidak berhak menerima ini." tolak Boyzian, tapi Jack juga pantang menyerah agar lelaki itu mau menandatangi dan menerima permintaan nya.
"Boy, aku tidak tahu harus mempercayakan semua ini kepada siapa. Ku mohon, terima ya."
"Jack, ini hasil kerja kerasmu, bagaimana mungkin aku bisa menerima ini secara cuma-cuma ?? Tidak, kau bisa memberikan kepada siapapun, kecuali aku."
"Dan aku tidak ingin menyerahkan kepada siapapun kecuali kamu."
Tidak lama, Dzaky datang dan melihat Boyzian dan Jack berbicara dengan begitu serius. Dzaky kemudian mendekati Boyzian dan bertanya kepada kekasihnya. Jack dan Boyzian menjelaskan kepada Dzaky, dan membuat lelaki itu terdiam dia tidak tahu harus berkata apa saat ini.
"Jack, sejak aku pacaran sama kamu, aku tidak pernah menginginkan harta atau kekayaan mu, aku memang mencintai mu, mencintai tubuh mu, mencintai... Err... Intinya aku cinta sama kamu, bukan harta."
"Aku udah bilang, misal pun kamu cuma menginginkan harta ku, akan aku berikan semua nya untuk mu."
"Aku bukan golden digger."
Golden digger tuh istilah buat orang matre, jadi pacaran atau nikah cuma demi harta doang, tapi gak ada rasa cinta. Biasanya tuh golden digger itu cewek yang maunya harta aja atau cuma di porotin gitu.
"Biarpun kamu golden digger, aku gak masalah ngasih semua harta yang aku punya ke kamu."
"Ish~ Jack jangan gitu ih~ aku gak bisa terima semua ini."
Melihat Jack dan Boyzian bertengkar kecil, membuat Marchel justru memberikan ide gila disana, dan langsung membuat Boyzian dan Jack menoleh.
"Kenapa harus repot, nikah aja berempat. Jack bisa ngasih harta gak cuma ke Boyzian, tapi ke Belica juga. Nanti biar si Boyzian yang ngurus semua bisnisnya Jack.." Ujar Marchel membuat tatapan tidak biasa dari Dzaky. Sementara Boyzian melemparkan bantal ke arah Marchel.
"Gila !! Ide macam apa itu !!" ujar Boyzian kesal.
"Ya kalau gak, sama Jack nikah secara tidak sah kan bisa, jadi cuma Dzaky, Belica sama Boyzian yang nikah. Tapi Jack bisa ngasih hartanya ke Boyzian." jelas Marchel lagi.
"Chel, aku tahu kamu stress gak punya pacar, aku cariin deh." Ujar Boyzian menanggapi ide gila Marchel lagi.
"Sembarangan kalau ngomong, aku bukan jomblo permanen !!!"
"Chel, kalau mereka berempat nikah, yang ada rumah Boyzian bakal jadi ring tinju buat Jack sama Dzaky." Ujar Saint mencela juga ide gila Marchel.
"Yee, aku cuma ngasih ide. Daripada tuh dua mantan kekasih ribut gegara dokumen itu kan ??" ujar Marchel mengangkat bahunya acuh, tidak peduli ucapan dan perkataan Boyzian dan Saint yang mengatainya gila.
"Aku gak bisa ngomong apa-apa, mending tanya Belica aja." ujar Dzaky.
"Heh ?! Kok pada ngikutin ide gilanya Marchel sih, dia itu cuma bercanda !!" Ujar Boyzian.
"Astaga, apa aku terlihat seperti pelawak sekarang.."
"Yeah, kau pelawak paling bodoh, dengan joke murahan mu." Ujar Boyzian dengan kesal.
"Terima kasih, pujian mu, Zian~ sayang."
"Najis !"
Saint hanya tertawa melihat tingkah Boyzian dan Marchel, sementara Belica berfikir apakah ucapan Marchel itu benar atau hanya bercanda ?? Kalau semisalnya beneran pun, gak masalah sih, kan cuma buat ngasih hartanya. Iya kan ??
"Aku gak masalah kalau itu beneran, aku gak keberatan." Ujar Belica dengan santai membuat semua yang ada disana menatapnya dengan tatapan tidak percaya, sementara Belica malah bingung sendiri.
Apa aku salah bicara ??
💚💙💜💙💚
Astaga siapa yang gemes sama tingkah polos nya Belica ?? 😂😂
Btw itu Marchel kenapa malah jadi acara godain Boyzian dah..
Udah sekian dulu aja dari Author nya..
Salam buat kalian semua 😘😘
KAMU SEDANG MEMBACA
She is Our !!!
Romansa[Tamat / ending] 21 ++++ warning : • little gay (ada sisipan cerita gay) • mature adult (adegan dewasa laki dan perempuan) • threesome (cowok - cewek - cowok) • action Dua pasangan lelaki yang kejam dan sadis. Boyzian, model ternama Amerika Serikat...
