86. Bantuan muncul 2

552 53 27
                                        

Sebelum masuk ke cerita, Author cuma mau ngasih sesuatu.

Karena Jack selain muncul, dia punya peranan disini. Author mau kasih cast untuk Jack. Awas aja pada kesengsem ya 😏😏

Jack Shen Wildenner

(Nama artisnya adalah Hamid Fudaei)

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

(Nama artisnya adalah Hamid Fudaei)

Jack adalah mantan kekasih Boyzian dulu, Jack ini adalah tokoh paling tua diantara lainnya. Waktu awal Author bilang Sean sebagai Daddy sugar buat Boyzian, kali ini Author berubah haluan. Jack lebih cocok daripada Sean, karena usianya jauh lebih tua. Jack berusia 35 tahun saat ini, dan Jack adalah lelaki paling kaya dan sukses daripada Sean.

Udah sekian aja biodata singkat Jack.

Happy reading.

Tap...tap...tap

Sebuah langkah kaki terdengar disana, membuat semua yang ada disana menolehkan kepala mereka, melihat sosok lelaki yang begitu tinggi, dengan kemeja putih, dan jas hitam. Mata biru yang memandang tajam pada siapapun, hidung mancung dan rahang yang kuat dan kokoh. Belica terpukau, benarkah dia mantan kekasih Boyzian dulu ?? Jack ?? Pantas saja Boyzian sulit melupakan Jack, bahkan jika Belica yang menjadi Boyzian, Belica tidak akan pernah melepaskan atau memutuskan Jack.

"Jack, terima kasih sudah mau datang, silahkan duduk." Ujar Saint mempersilahkan Jack untuk duduk di sebuah kursi sofa yang kosong. Jack tidak banyak bicara, dia hanya mengangguk dan menuju ke sofa yang sudah di siapkan oleh Saint.

Tatapan mata Jack sempat beradu pandang dengan Dzaky, tapi Jack memutuskan untuk memotong tatapan mata itu, dan menolehkan kepalanya ke arah lain. Jack juga sempat menatap ke arah Belica, wanita itu sempat terpukau, warna mata Jack benar-benar indah. Biru laut yang tampak menarik. Tapi Jack tidak memberikan reaksi apapun kepada Belica.

"Jadi, bagaimana ??" Tanya Jack memandang ke arah Saint dengan tatapan penuh tanda tanya.

"Ehm... Err... Itu... Boyzian... Dia di culik."

"Apa ?!" Suara Jack begitu rendah tapi reaksi nya mulai berubah, dia tidak lagi datar dan dingin, Belica bisa melihat tatapan Jack berubah penuh dengan kekhawatiran.

"Iya, maaf aku baru mengabari mu sekarang. Dua hari yang lalu, Sean, Adam, June dan Marchel menyerang rumah Boyzian, dan... Sampai sekarang aku masih tidak mengetahui keberadaan dan kondisi Boyzian." Ujar Saint menjelaskan secara singkat.

"Sean !!" Jack tampak menyebut nama Sean dengan lirih pelan tapi penuh penekanan dan penuh emosi, suara nya seperti ular mendesis, jadi tidak ada yang mendengarkan suara Jack, hanya Belica yang memperhatikan betapa geramnya Jack saat menyebut nama Sean. Jack lalu merubah nada bicara dan berbicara kepada Saint.

"Kenapa Boyzian tidak mengatakan apapun padaku." Ucapan Jack terdengar sangat khawatir saat ini, meskipun lelaki itu tidak panik seperti saat ada gempa. Tapi Jack terlihat sangat khawatir.

"Kau tahu sifat nya, bukan ?? Dia sangat nekad, dia tidak pernah mau bergantung pada siapapun. Bahkan aku mengetahui penyerangan itu dari Dzaky dan Belica, aku sendiri kaget pada awalnya." Ujar Saint dengan nada sedikit menyesal karena terlambat mengetahui penyerangan Sean.

Jack terdiam, menarik nafas panjang. Belica berfikir Jack akan menyindir Dzaky atau menghina nya karena sudah membuat Boyzian dalam bahaya, tapi Jack justru membicarakan sesuatu yang berbeda disana, dia bahkan tidak menggubris masalah Dzaky dan Belica sedikitpun.

"Kau sudah check semua markasnya ??" Tanya Jack dengan nada serius saat ini.

Saint mengangguk, "Sudah, bahkan Dzaky sudah menyelidiki semuanya tapi markasnya kosong."

"Dia selalu berpindah-pindah markas, itu cara agar dia bisa melarikan diri dan bersembunyi dengan sangat rapi." Ujar Jack menanggapi ucapan Saint, tanpa memperdulikan nama Dzaky yang di sebut.

Tapi lebih baik, daripada Jack akan menghina Dzaky atau Belica yang membuat Boyzian dalam bahaya dan akhirnya tertangkap dan menjadi sandera bagi Sean.

"Jangan terlalu lama, dia bisa membawa Boyzian pergi kapan pun dia mau, kita harus bergerak cepat." Ujar Jack lagi, membuat Saint mengangguk paham.

Belica diam-diam memuji tindakan Jack, lelaki itu lebih cepat bergerak dan tidak berbicara banyak. Benar kata Boyzian, Jack adalah tipe yang begitu tenang tapi menghanyutkan, begitu dia bergerak maka siapapun tidak akan bisa menjadi tandingannya.

"Dimana lokasi markas baru nya ??" Tanya Dzaky akhirnya membuka suara, melihat seperti nya Jack tidak memberikan komentar negatif atau pedas sedikitpun. Jack menatap ke arah Dzaky, sembari mengingat-ingat informasi yang dia dapat dari Sean.

"Aku ingat, kalau tidak salah sebelah selatan armada besar, dan terakhir kali pertemuan Sean membeli kapal pesiar dari ku." Ujar Jack, membuat Dzaky, Belica dan Saint membulat sempurna. Kapal pesiar ?! Sean membeli kapal pesiar dari Jack ?!

"Ka... Kapan ??"

"Kalau tidak salah sekitar 7 hari yang lalu. Tunggu sebentar." Ujar Jack, mengeluarkan handphone dari saku celananya, dia kemudian menelfon seseorang disana, dan tidak lama mendapatkan jawaban.

"Hey, Jimmie. Apakah ada informasi mengenai kapal pesiar yang akan pergi atau datang di Armada ??"

"........"

"Baiklah, terima kasih."

Jack menutup telepon nya, dan terlihat sedikit terkejut mendengar jawaban dari seberang sana, membuat Saint bertanya-tanya. Tapi firasat nya merasakan sesuatu yang buruk akan terjadi.

"Ada apa ??" Tanya Saint dengan berhati-hati.

"Besok kita harus menyerang markasnya, dia akan membawa Boyzian pergi menggunakan kapal pesiar nya." Jelas Jack dengan nada sedikit panik.

"Apa ?!" Saint, Dzaky, dan Belica terkejut bukan main.

"Kenapa tidak malam ini saja ??" Tanya Dzaky.

"Jangan sekarang, dia membawa Boyzian. Dia bisa menyakitinya. Besok pagi, akan menjadi kejutan besar bagi mereka. Mafia jarang sekali menyerang pada pagi buta."

"Yeah, dia menyerang Boyzian pada pagi buta juga."

Kemudian Jack menyeringai licik disana, membuat sisi gelapnya terlihat. Sedikit menakutkan memang lelaki tampan, dan keren itu mengeluarkan sisi gelapnya. Jack jarang sekali mengeluarkan sisi gelap dan bengis nya, dia hanya melakukannya untuk Boyzian.

Ya hanya untuk Boyzian saja.

"Karena itu kita akan memberikan mereka kejutan yang tidak terduga, dan akan terus mereka ingat hingga ke neraka." Ujar Jack dengan nada licik nya.

Jack, mafia yang tampak sangat tenang dengan seribu ide licik nya itu, mulai merancang rencana kejamnya untuk membalas dendam, atas penyerangan Sean pada Boyzian.

Mantan Boyzian memang sangat keren, pantas susah move on. Batin Belica melihat tingkah laku Jack, yang sepertinya bisa membuat wanita itu jatuh hati pada Jack

Ayo Jack, habisi Sean sialan itu ujar Saint terlihat sangat puas saat bisa menarik Jack yang notabene nya lebih berkuasa dari Sean untuk mengalahkan seseorang yang berani menyakiti sahabatnya.

Aku akan dengan senang hati memberikan mu tiket VIP ke neraka, Sean Rowlder batin Jack dengan nada licik dan terdengar kejam. Dia benar-benar geram, berani sekali tangan kotor Sean menyentuh si cantik dan tampan Boyzian.

💜💙💚💙💜

Hayoo Belica kesengsem sama mantannya Boyzian itu 😏😏😏 author juga kok 🌚🌚🌚

Btw semakin cinta deh sama Jack, dia benar-benar sayang banget sama Boyzian + dia bener-bener kelihatan dewasa banget ya.

Udah sekian dari Author nya, makasih 😘

She is Our !!!Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang