97. antara Boyzian dan Marchel

1.3K 60 110
                                        

Ada funny, tapi ada drama nya dikit ya, cuma dikit kok.

Soalnya kan udah mau ending, jadi ya bakal ada drama nya dikit.

Happy reading..

Masalah perjanjian antara Boyzian dan Jack sementara harus ditunda untuk sementara waktu, karena Boyzian ternyata harus diintrogasi oleh beberapa polisi, tapi sebelumnya Boyzian meminta waktu hingga 5 hari, tepatnya setelah dia boleh keluar dari rumah sakit. Dan disinilah, Boyzian harus melihat rekamam saat dia disiksa dan diperkosa oleh Sean, Adam, dan juga June, dan menyatakan jika rekaman itu benar adanya.

Boyzian membawa kamera milik Marchel yang berisikan video mengenai penyiksaan dirinya sendiri.

"Ini wajah aku, di blur kan ??" tanya Boyzian kepada Marchel.

"Ya gak lah. Ngapain di blur, biar jelas siapa yang disekap dan disiksa saat itu."

"Berarti tubuhku, juga terekspos dengan jelas ??"

"Iya."

"Lha ntar kalau polisinya malah jadi nafsu lihat bodi aku, gimana ?? yang ada bukannya di interogasi malah di perkosa." Ujar Boyzian dengan penuh percaya diri, membuat Marchel melemparkan bantal ke arahnya.

"Heh percaya diri banget, emang semua cowok bakal nafsu sama bodi cowok ?!"

"Lha, kamu aja nafsu lihat bodi aku. Ntar kalau polisinya malah suka sama aku, gimana.. Eh gak papa sih, belum pernah berpacaran sama polisi soalnya." Ucapan Boyzian membuat lelaki itu mendapat jitakan penuh kasih sayang dari Dzaky.

"Sakit~" rengek Boyzian dengan manjanya mengelus kepalanya sendiri yang di jitak oleh Dzaky.

"Makanya jangan ngomong kaya gitu, udah mau nikah ini Boy, lagian ini masalah serius." Ujar Dzaky sedikit kesal melihat tingkah Boyzian yang terus saja berbicara sembarangan dan ini adalah masalah serius ?! Bagaimana bisa dia bercanda di saat seperti ini ?! Sementara  Boyzian yang mendengar itu, hanya bisa cemberut kesal, mengerucutkan bibirnya.

"Jangan kaya gitu, minta dicium ?!"

Boyzian malah sengaja semakin memajukan bibirnya dan menggoda Dzaky, "Ayo sini~ cium."

"Heh !! Malah pacaran, itu rekamannya." Ujar Saint semakin tidak sabar.

"Iya, iya sabar~ dasar padahal punya pacar sendiri, malah gangguin sahabatnya pacaran ?!" gerutu Boyzian sebelum melihat ke arah video rekaman itu.

Semua heran, Boyzian tidak memperlihatkan ekspresi apapun, bahkan dia menjelaskan semua peristiwa dalam rekaman yang dia lihat. Semua merasa miris, saat Boyzian justru dengan santai menunjukkan video dimana June memperkosa sekaligus menyayat tubuhnya, dan menjelaskan dengan santai.

"Nah ini nih, adegan paling ngeselin !! Dan parahnya tuh setiap di gores aku selalu ngeluarin suara desahan !! Argh !! Gara-gara obat perangsang itu, kesannya kek pemerkosaan sekaligus bdsm." Ujar Boyzian.

"Nah disini juga, kalau suruh jelasin ke polisi coba. Masa iya, ngomong frontal. Iya, saat itu June mendekatkan pisaunya ke ****** saya, dan mulai menyayat bagian ******* saya hingga berdarah, lalu-"

"Boy !!" Saint melempar bantal ke arah Boyzian, membuat penjelasan dari Boyzian terpotong.

"Astaga, kenapa dengan mu ?! Kalau di interogasi semua harus dijelasin detail."

"Ya gak sedetail itu juga ?! Terus kasus pemerkosaan harus di jelasin detail gitu ?! Lagian disini ada Belica." Saint menunjuk Belica yang duduk di sana, dengan ekspresi sedikit shock ?? Ya, dia shock kenapa Boyzian bisa begitu santai menjelaskan semua peristiwa tragis yang dialami seakan itu sudah menjadi hal yang biasa baginya.

"Boy... Kok kamu bisa tenang kaya gitu ??" tanya Belica penasaran. Boyzian menganggukkan kepalanya dan menjelaskan secara singkat kepada Belica.

"Pemerkosaan kemarin gak ada apa-apanya Beli, aku pernah di culik musuh mafia ku, dan di perkosa secara bersama-sama hampir 7 orang, di gilir udah gitu di cambuk terus sampai lantainya penuh darah ku. Jadi ya gini kehidupan mafia, jangan heran." ujar Boyzian mengangkat bahunya acuh, membuat Belica jadi paham.

"Tapi tetep aja miris Boy."

"Pertama aku juga trauma, bahkan Dzaky aja aku pukul gegara nyenggol badan ku, waktu itu. Tapi lama-kelamaan kaya udah biasa, meskipun ya masih terasa sakit, namanya juga disiksa dan aku manusia. Tapi setelah semua berakhir ya udahlah." ujar Boyzian menjelaskan masa lalunya.

Semua hanya bisa menggelengkan kepalanya mendengar pengalaman bagaimana Boyzian di sekap di masa lalunya, ternyata jauh lebih parah bahkan Boyzian mengalami koma hampir 3 bulan, dan hampir meninggal, iya hampir meninggal. Tapi nyatanya lelaki itu masih hidup sampai sekarang.

"Pantas, Adam sama aku dianggap sepele." gumam Marchel, sementara Boyzian hanya tertawa kecil.

"Ya, rival di atas panggung namamu ada di urutan pertama dalam daftar ku, tapi untuk masalah kebengisan, kamu sama Adam gak ada apa-apanya. Bahkan yang dilakukan Sean kemarin. Jadi ya, aku santai aja hadapin nya." jelas Boyzian.

"Kenapa kamu gak pernah cerita semua ke aku ??" ujar Dzaky dengan nada sendu, Boyzian hanya menggelengkan kepala.

"Jack aja yang sesama mafia, juga gak tau." Boyzian menunjuk Jack di sampingnya yang mendengarkan semua cerita Boyzian.

"Kamu gak pernah cerita aku.." lirih Jack membelai rambut Boyzian.

"Aku gak suka gantungin diri ke orang lain, aku juga merasa cowok, aku bisa menjaga diri sendiri, ya meskipun ntar aku mati karena ulah ku, tapi aku gak serendah itu untuk meminta bantuan." Ujar Boyzian menjelaskan, dia memang sangat tidak menyukai jika harus bergantung atau bersembunyi di balik punggung orang lain.

"Nih, kameranya." Boyzian menyerahkan kamera ke Marchel, ya meskipun menyalur. Boyzian memberikan ke Dzaky, lalu di berikan kepada Belica. Tapi Belica kemudian menahan kamera milik Marchel sambil bertanya.

"Aku pinjem kamera nya boleh ??"

"Boleh, kalau mau ngambil gambar, sini aku bantuin."

"Bukan, aku mau lihat di rekaman."

"Kamu berani ngelihat rekamannya ??"

Belica menggelengkan kepalanya, "Cuma mau lihat berapa jumlah rekaman nya."

"Oke, boleh bawa aja dulu."

Belica mengangguk, dia melihat beberapa rekaman di dalam. Matanya melihat beberapa tampilan rekaman yang memang menyeramkan penuh darah, tapi Belica penasaran ada berapa jumlah rekaman di dalam.

Ada satu, dua, tiga, dan... Eh hanya tiga ?? Tunggu rekaman apa itu ?? Belica tidak sengaja melihat sebuah rekaman di sana terlihat ada gambar Marchel dan Boyzian, ah iya kan mereka mantan kekasih ya.

"Marchel, kamu ternyata masih nyimpen video sama Boyzian waktu pacaran dulu ya ??"

Semua yang ada di sana terdiam, Marchel malah bingung dan Saint tertawa geli.

"Hahahahaha gak mungkin Belica, mereka pacaran waktu SMP, Marchel belum punya kamera waktu itu." ujar Saint.

"Lha disini ada, rekaman Marchel sama Boyzian."

Marchel langsung membulatkan matanya, rekaman ?? Aku dan Boyzian ?? Jangan bilang... Itu rekaman... Oh tidak !! Batin Marchel langsung gelisah saat Belica menemukan bukti hal rahasia antara dia dan Boyzian.

"Beneran ?? Coba sini aku lihat, aku pengen tahu wajah Boyzian waktu SMP dulu." ujar Dzaky membuat Marchel semakin gelisah, dia ingin sekali merebut kamera dan membuangnya saat ini juga.

"Rekaman apa sih, Chel ??" tanya Boyzian.

Pakai gak peka lagi ini orang, Zian !! Cepetan rebut kameranya, bodoh !! Batin Marchel dengan keringat yang bercucuran.

Gawat !!



💚💙💜💙💚

Hayooo itu isi rekamannya apaan kok sampai Marchel bingung, dan panik gak karuan kaya gitu ???

Ciee yang penasaran, hahahaha udah ya, sekian dari Authornya..

Salam buat kalian semua...

She is Our !!!Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang