87. pertolongan tidak terduga (funny)

671 54 108
                                        

Dari kemarin suasana nya mencekam mulu, ada adegan lucu nih dari Boyzian meskipun masih di sekap ya.

Pada kaget pasti sama perubahan salah satu tokoh antagonis kesayangan kita.

Okee ini adegan lucu, dan kaya gak serius, jadi jangan protes kenapa Boyzian bisa bercanda meskipun di sekap.

Happy reading.

Boyzian menggerakkan tubuhnya perlahan, rasa sakit, panas menjalar di seluruh tubuhnya. Rasa sakit akibat sayatan dan cambukan dari Sean, serta rasa panas yang berasal dari obat-obatan terlarang milik Sean, yang efeknya hampir mirip obat perangsang tapi lebih kuat.

Di tambah, matanya diikat dengan kain membuat Boyzian semakin lemah tidak berdaya saat ini. Tiba-tiba terdengar suara langkah kaki yang mendekatinya. Boyzian menggerakkan tubuhnya perlahan, mencoba menghindari tempat dimana suara langkah itu terdengar, hingga seseorang tampak duduk di kasur di sebelah kirinya.

"Ma...mau apa kau... ??" Ujar Boyzian dengan nada begitu sedikit khawatir, dan panik. Tapi orang itu tidak menjawab apapun, orang itu melepaskan ikatan di bagian mata Boyzian.

Saat Boyzian hendak menatap ke arah sosok yang mendekatinya, tiba-tiba di depan matanya terlihat sebuah pil berwarna kuning, rupanya itu adalah obat milik Boyzian. Lelaki itu melihat sosok tangan misterius yang membawa obatnya, mulut Boyzian hendak mendekati tangan itu untuk meraih obat, tapi ternyata tangan itu sendiri yang memberikan dan memasukkan obat ke dalam mulut Boyzian. Setelah itu, tangan itu juga memberikan air putih ke dalam mulut Boyzian.

Membuat Boyzian berterimakasih dan berfikir jika itu adalah Dzaky, atau Saint yang berhasil masuk dan membantu nya. Lelaki itu menatap ke arah sosok yang memberikannya obat dan juga air, sembari mengucapkan terima kasih.

"Terima kas-" ucapan Boyzian terpotong saat mendapati sosok yang memberikannya obat dan air putih, ternyata adalah Marchel. Rival utamanya dalam dunia permodelan.

Marchel bahkan tampak miris melihat kondisi tubuh Boyzian yang terlihat sangat parah, sementara Boyzian mengedipkan matanya dengan tatapan hampir tidak percaya.

"Aku pasti bermimpi, andai tangan ku tidak di rantai, aku akan memukul wajah ku sendiri." Ujar Boyzian dengan nada tidak percaya, membuat Marchel kini merubah tatapan mirisnya menjadi tatapan datar.

Marchel menjitak pelan kepala Boyzian.

"Awh, hey !!"

"Kau bilang kau bermimpi, aku hanya membantu mu untuk menyadarkan mu jika ini bukan mimpi." Ujar Marchel dengan santainya.

"Tapi jangan terlalu kasar, sakit." Ujar Boyzian menggerutu pelan.

"Mau ulangi ??"

"Gak.. gak usah, makasih."

Marchel menghela nafasnya pelan, sementara Boyzian masih tidak mempercayai yang ada di depannya adalah Marchel.

"Sean benar-benar memberikan obat terlalu banyak hingga aku berimajinasi yang tidak-tidak... Atau mungkin Sean yang meracuni mu, atau mungkin kau adalah Dzaky yang menyamar menjadi Marchel. Iya kan ??"

"Awh !! Hey !!" Boyzian menggerutu saat Marchel kembali menjitak kepalanya dengan sedikit kesal, membuat lelaki itu merasa sedikit kesal dengan perbuatan Marchel.

"Sudah yakin, ini aku ??"

Boyzian kini menyadari jika orang yang membantu nya adalah Marchel. Tapi yang membuat Boyzian tidak tahu adalah, kenapa ?? Kenapa Marchel membantu nya ?? Tapi Boyzian tetap menatap dengan waspada ke arah Marchel, sementara yang di tatap hanya acuh tidak peduli.

She is Our !!!Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang