94. Mengintip adegan panas

2.2K 62 57
                                        

Btw Wattpad ternyata udah bisa yeayyy 😁😁 udah bisa update dehh.. btw Author emang copas dari Word yaa...

Author bingung mau di kasih drama atau gak, tapi untuk chapter ini bakal ada adegan romantis Boyzian sama Dzaky dulu.

Jadi bxb nya ya, hehehehehe tenang gak bakal berlebihan kok kaya biasa.

Tapi bakal ada yang berbeda sih, lebih dari ciuman tapi gak sampai itu kok.

Bayangin aja Boyzian jadi cewek ya.. Untuk sementara, kalau sama Dzaky.

Happy reading

"Kau belum tidur ??"

Di dalam ruangan hanya ada Dzaky dan Boyzian. Dzaky menatap kekasihnya masih terlihat segar meskipun ini sudah tengah malam. sementara Belica tertidur di sofa. Jangan salah, meskipun hanya di sofa, tapi sofa disana berbeda dari sofa pada rumah kalian. Sofa di rumah sakit di rancang agar bisa nyaman untuk tidur.

Dan Belica tertidur di depan ruangan Boyzian, jadi wanita itu tertidur disana dengan Katherine juga. Ngomong-ngomong meskipun Boyzian sudah sadar, tapi dia harus berada di rumah sakit sekitar lima sampai tujuh hari, disana.

"Yeah, aku sudah tertidur hampir seminggu lebih, jadi jangan berharap aku akan tertidur cepat. Bagaimana dengan mu ??"

Boyzian melihat ke arah Dzaky yang menatapnya dengan tatapan sayu. Membuat Boyzian tahu, apa yang diinginkan kekasihnya itu. Boyzian melirik di sekitar tidak ada siapapun.

"Kau menginginkan nya ??"

"Yeah, tapi aku ingat jika perawat mengatakan bagian bawah mu mengalami luka cukup parah, jadi-"

Boyzian menarik Dzaky hingga terjatuh di atasnya. Oh iya, tempat tidur Boyzian tidak seperti tempat tidur rumah sakit yang kecil dan sempit, tempat tidur yang disini jauh lebih besar dan nyaman. Jadi keduanya bisa melakukan apapun dengan nyaman.

Dzaky melihat Boyzian berbaring di bawahnya, tentu saja Dzaky tidak benar-benar menindih Boyzian, lelaki itu masih bisa menahan tubuhnya agar tidak menindih tubuh kekasihnya.

"B...boy ??"

"I want you, baby~" Ujar Boyzian dengan menggoda, tangannya satu mengalung di leher Dzaky.

"Tidak, kau sedang sakit. Ini hanya akan menyakiti mu."

"Benarkah ??"

Boyzian lalu melepaskan kancing bajunya, memperlihatkan dada bidang serta otot perut yang terlihat putih seperti susu itu. Menarik satu tangan Dzaky untuk menyentuh otot perutnya.

"Bagaimana jika ini tidak menyakiti ku ?? Aku sangat menginginkan nya, sayang~"

Dzaky meneguk saliva secara kasar saat Boyzian justru memperlihatkan tubuh mulus seksi, serta tatapan sayu kepadanya, membuat lelaki itu tidak bisa menahan diri lagi.

"Jangan salahkan aku, jika kau merasa kesakitan, besok."

Boyzian menyeringai licik, seperti nya Dzaky kembali takluk pada godaan manisnya itu. Tangan lain Boyzian pun ikut mengalung dan memegang tengkuk leher Dzaky, membuat wajahnya semakin dekat dengan Dzaky.

"Tidak sayang~, berikan aku sentuhan mu, tubuhku menginginkannya sekarang~"

Keduanya berciuman dengan mesra, seakan melampiaskan rasa rindu yang selama ini tertahan karena banyak tragedi, dan setelah semua berakhir mereka melampiaskan seluruh perasaan dan keinginan mereka malam ini. Tangan Dzaky menelusuri tubuh Boyzian, membuat ciuman semakin mesra dan permainan mulai panas. Apalagi saat tangan Dzaky sengaja menyentuh titik sensitif Boyzian, membuat lenguhan tertahan dari Boyzian, tapi bibir Dzaky terus mendesak dan menahan bibirnya.

"Humphh~ ahh~ hmphh~"

Tanpa sadar, kepala Boyzian kini berada di atas bantal, dan Dzaky mulai membuka bajunya merasakan panas dari permainan kecil yang baru mereka mulai.

"Ahhh~ hngghh~ Mo-More~... Ahhhh~"

"Wanna more, baby ??"

"Ye-yeahh~ Dad...Daddy Dza~"

Disisi lain

"Hoam... Eh Dzaky kemana ??"

Belica membuka matanya, dia merasa bingung saat Dzaky tidak ada di dekatnya. Ya, ini sudah sering terjadi pada Belica, semenjak hamil. Wanita itu sering minum air putih yang banyak, membuat nya terbangun pada malam hari, karena merasa ingin buang air kecil.

Beruntung ada kamar mandi dalam untuk tamu yang menginap di ruang VIP. Jadi Belica tidak perlu membangunkan siapapun untuk pergi ke kamar mandi, tapi dia tidak pernah melihat Dzaky pergi pada tengah malam seperti ini.

Belica kemudian turun dari sofa, melihat ke arah kamar mandi, kosong. Karena lampu kamar mandi mati, berarti tidak ada yang menggunakan kamar mandi, lalu dimana Dzaky ?? Lalu Belica melihat ke arah dimana pintu menuju ruangan Boyzian. Belica berfikir, apakah jangan-jangan Dzaky sedang di ruangan Boyzian ??

Belica berfikir untuk melihat melalui kaca yang ada di pintu ruangan. Memang sengaja di desain, pintu berkaca, agar keluarga bisa melihat pasien yang ada di dalam tanpa harus masuk ke ruangan. Belica berfikir akan melihat dari kaca, jadi dia tidak akan menganggu tidur Boyzian.

Tapi alangkah terkejut nya, saat Belica melihat Boyzian berbaring di atas kasur dengan seseorang berada di atasnya. Belica tidak tahu jelas siapa sosok yang menindih Boyzian, tapi terlihat mereka sedang melakukan sesuatu yang janggal.

Belica bisa melihat Boyzian menarik dan menjambak rambut lelaki yang menindih nya. Benar-benar sangat mencurigakan, tunggu apakah itu, Boyzian dan Dzaky ?? Batin Belica dengan wajah memerah.

Belica kemudian ingat saat Dzaky atau Boyzian menindih tubuhnya, jangan-jangan dia baru saja menyaksikan adegan live dari Boyzian dan Dzaky ?! Astaga, Belica benar-benar penasaran bolehkah dia masuk dan mendengarkan suara desahan Boyzian ??

Saat lelaki yang menindih tubuh Boyzian mengangkat kepalanya, barulah Belica yakin jika dia adalah Dzaky. Entah apa yang mereka katakan, yang jelas Dzaky memegang dan menahan kedua tangan Boyzian, berbicara sesuatu membuat Boyzian tersipu malu.

Dan kembali menundukkan kepalanya, entah apa yang dilakukan Dzaky, yang jelas hal itu membuat Boyzian seperti tersentak, mendongakkan kepalanya membuat Belica melihat wajah memerah, dengan tatapan sayu yang di tunjukkan Boyzian.

Astaga sangat seksi... Apa... Apa yang aku pikirkan...

Belica menggelengkan kepalanya, dia segera berlari ke sofa dan berbaring disana dengan cepat. Menutupi wajahnya dengan selimut, menyembunyikan wajah yang memerah malu akibat melihat adegan yang ternyata begitu panas antara Boyzian dan Dzaky. Bahkan keinginan nya untuk pipis sudah hilang, melihat adegan yang tidak dia sangka akan dia saksikan.

Belica berfikir akan bertanya kepada Boyzian dan Dzaky besoknya.

💚💙💜💙💚

Belica nakal, lihat adegan nya Boyzian sama Dzaky 😍😍

btw pada mau adegan full Boyzian sama Dzaky gak nih ?? Atau gak usah aja kak, langsung besoknya aja.

Okee sekian dari Author nya, terima kasih...

Dan salam buat kalian semua...

She is Our !!!Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang