note : cerita ini banyak diambil dari sudut pandang Aira Nawangsari.
Setelah menidurkan Abi,aku ngobrol dengan ayah diruang tv,
ibu dan bapak nginep dirumah bu lik Sari,tadi dianter mas Rama sehabis kita makan malam.Aku duduk disamping ayah dan mas Rama duduk di karpet bulu depan tv.
"Kalian mau diem dieman aja."
ucap ayah pada kita berdua.
Aku tersenyum kikuk sedangkan mas Rama hanya menggaruk tengkuknya.
"Ayah aja yang mulai duluan,Aira disini ayah mau minta maaf atas nama ibu.Ayah minta maaf atas semua kelakuan buruk ibu semasa hidupnya sama kamu.Ibu banyak berdosa pada kalian terutama pada kamu,nduk.Ibu tega memisahkan kalian berdua,
ibu juga terlalu ikut campur masalah rumah tangga kalian."
"Padahal menurut ayah,masalah anak itu hak mutlak Allah SWT kita sebagai hambanya cuma bisa berdoa dan berusaha.Tapi ibu kalian punya pemikiran lain,
ibu terlalu terobsesi dengan cucu,ayah sudah berulang kali bilang sama ibu tapi hasilnya pasti nanti jadi ribut.Ayah sampai bingung sendiri gimana caranya ngejelasin ke ibu tentang hal itu,sampai ibu pun mengancam akan bunuh diri jika ayah ikut campur."
"Sekali lagi maafin ibumu ya nduk,tolong doakan ibu disana supaya dilapangkan kuburnya.
Maafin ayah juga karena nggak bisa berbuat apa²,ayah terlalu takut kehilangan ibumu,sampai nggak bisa membela kamu dihadapan ibu."
Ucapan ayah membuatku menitikan air mata,ayah berucap juga dengan berurai air mata,
aku pun memeluk tubuh yang sudah mulai sepuh ini,beliau bukan hanya mertua tapi sekaligus ayah buatku.Aku menatap wajah ayah dan mulai menggenggam tangan beliau sebelum aku mulai bicara"Aira sudah maafin ibu jauh sebelum hari ini datang,Aira maklum dengan permintaan ibu karena nggak salah seorang ibu mengharapkan cucu dari anaknya yang sudah menikah.
Walau pun cara ibu salah tapi Aira ikhlas dengan semua yang sudah terjadi yah,Aira sudah ikhlas lillahitaala memaafkan ibu.Aira yang harusnya minta maaf bukan ayah,Aira minta maaf kalau dulu belum jadi menantu yang baik buat ayah dan ibu,Aira banyak salah sama ayah dan ibu."ucapku pelan.
"Terima kasih nduk sudah mau memaafkan ibumu,insya Allah ibu sudah tenang.Meminta maaf darimu adalah salah satu keinginan ibu yang tidak bisa ayah wujudkan dulu sebelum ibu tiada.Tapi hari ini ayah bisa meminta maaf langsung sama kamu,hatimu sungguh baik dan lembut nak mau memaafkan ibu yang sudah menyakiti kamu."
"Sekarang ayah kembalikan kekalian berdua,mau dibawa kemana hubungan kalian ini.Mau berpisah atau bersama itu hak kalian,pesan ayah cuma minta satu tolong pikirkan semuanya,baik buruknya untuk kalian berdua dan terutama untuk Abi.Ada Abi diantara kalian berdua sekarang,tapi ayah juga nggak mau egois,Aira berhak bahagia dengan pilihannya sekarang apa pun itu."nasehat ayah pada kami.
"Ya ayah,kami akan ngobrol berdua,memang harusnya kita bicarakan sekarang."ucapku.
"Ya udah kalian ngobrol berdua,
ayah istirahat dulu.".
"Ya ayah silahkan."ucapku.
🌸🌸🌸🌸🌸
Setelah ayah kembali kekamar,
aku ikut duduk di karpet bulu bersama mas Rama.Kami diam berapa detik sampai aku mulai bicara "jadi mas maunya sekarang kita gimana?"tanyaku.
"Mas manut kamu maunya gimana,mas nggak mau egois apa pun yang buat kamu bahagia mas insya Allah juga bahagia."
berat tapi aku harus lakukan ini, aku nggak mau egois lagi.
"Mas sayang sama Abi?"tanyaku.
"Abi adalah tujuan hidup mas mulai sekarang,mas akan melakukan apa pun untuk Abi."
jawabku pelan.
"Terus apa arti aku buat mas?"
"Dari dulu sampai sekarang kamu adalah rumah.Rumah yang selalu mas rindukan untuk bisa pulang,berkeluh kesah,berbagi kasih dan sayang.Tapi karena kesalahan yang mas buat,mas kehilangan rumah ternyaman untuk mas pulang.Tidak ada rumah ternyaman untuk mas pulang selain kamu,Aira."aku memandang wajah ayu disampingku,aku ingin memeluk dan mendekap hangat tubuhnya tapi itu semua hanya mimpi.
KAMU SEDANG MEMBACA
Ceritaku
RomansaWAJIB Follow dulu ya sebelum membaca thanks !!!! Ini berisri kumpulan cerita dan yang pasti dengan konflik yang ringan dan berakhir dengan happy ending karena aku nggak suka sad ending. Ini murni karangan saya pribadi dan masih dalam tahap belajar.J...
