Bapakmu Jodohku🪷

426 18 5
                                        


Seminggu itu terasa cepet banget,nggak nyangka kalau bakalan berada diposisi sekarang.Sejak kemarin dirumah sudah terasa rame,kemarin orang dekor yang mulai pasang dekor dan hari ini pihak catering sejak pagi sidah riwa-riwi.Acara lamaran cuma dihadiri keluarga inti kedua belah pihak,tetangga sekitar rumah biar jadi saksi dan nggak jadi fitnah mungkin sekitar 30 orang.Keluargaku cuma keponakan yang dari Solo yang datang,mas Lukman rombongannya cuma 1 mobil aja kebanyakan tetangga deket rumah yang sudah aku anggap kaya saudara.

"Mbak sudah siap?"ucap Damar padaku.

"Sudah,rombongan sudah datang belum?"
baru lamaran sudah deg degan gini.

"Belum masih dijalan,mas Lukman mungkin sebentar lagi sampai kalau kak Tasya agak molor soalnya arah bandara macet parah katanya."jelas Damar padaku.

"Ohh okeyy"Tasya itu harusnya Kamis sudah sampai Jakarta,lah malahan dari Bandung nyusulin bang Arman ke Malang ya jadinya gini ribet sendiri dia,tapi ada untungnya juga jadi nggak perlu drama banyak soal lamaran ini.

"Mbak!".

"Dalem,pripun?"Damar sudah berjalan mendekat kearahku,dia pakai batik panjang warna biru sesuai requestnya.

"Mbak harus bahagia ya setelah ini,nggak usah terlalu mikirin aku lagi,fokus aja sama keluarga kecil mbak sendiri.Terima kasih buat perjuangan buat aku,sejak bapak dan ibu nggak ada,sudah ngurusin aku sampai sekarang ini.Aku nggak bakalan bisa seperti sekarang kalau mbak nggak ada,terima kasih sudah berjuang sejauh ini buat aku,
mbak bahkan harus dipaksa mandiri dan kuat karena keadaan.Aku sayang mbak."
Damar sudah berhamburan memelukku erat,bahkan terdengar isak tangis kecil yang keluar dari bibirnya.Aku berusaha sekuat hati biar nggak nangis,takut make upku luntur kan nggak banget.

"Dek doakan mbak selalu bahagia ya,jaga diri kamu baik-baik selama mbak jauh ya.
Setelah ini mbak bakalan pindah ke Jogja,
mbak sebenernya berat ninggalin kamu tapi hari ini pasti akan datang.Kita akan punya kehidupan kita masing-masing,kita akan punya keluarga kecil kita sendiri.Tapi satu hal yang harus kamu tahu,walau raga ini jauh tapi mbak akan selalu ada buat kamu, jangan berubah ya walau mbak jauh.
Harus tetep cerita apa pun sama mbak, ada waktu khusus yang mbak siapkan buat kamu.Satu lagi nggak usah bilang terima kasih,kamu adalah amanat yang Allah titipkan lewat bapak dan ibu buat mbak.
Mbak seneng bisa liat kamu seperti sekarang,jaga sholatnya ya dek,jangan lupa makan dan istirahat yang cukup.Maaf ya jika selama ini mbak terlalu cerewet sama kamu,bahkan terlalu tegas dan banyak larangan.Mbak cuma mau kamu jadi laki-laki yang kuat,hebat dan bertanggung jawab kaya sekarang.Mbak sayang kamu melebihi apa yang kamu tahu."air mataku akhirnya jatuh juga,terima kasih ya Allah telah memberikan raga dan tubuh yang kuat untuk berjuang dan bertahan sejauh ini.Aku tahu kedepannya nggak akan mudah,aku minta sekali lagi siapkan bahu dan raga yang kuat untuk menjalani kehidupan baruku kelak.Mudahkanlah dan lancarkan semuanya,ridhoi keluarga kecil hamba kelak aamiin ya rabbalalamin.

🪷🪷🪷🪷🪷

Rombongan keluarga mas Lukman sudah tiba sekitar 10 menit yang lalu,para saudara dan tetangga dekat sudah menyambut kedatangan beliau.Aku sudah duduk dikursi yang sudah disiapkan,diapit oleh Damar dan juga bu lik Mira,beliau tinggal satu-satunya keluarga dekatku yang sehat walafiat sampai sekarang.Bapakku anak kedua punya kakak perempuan satu sudah meninggal semuanya suami dan istri.Ibuku anak pertama punya 3 saudara,yang kedua sudah meninggal sekalian waktu jaman pandemi,sedangkan yang nomer 3 tinggal bu lik Mira sedangkan om Taufik atau suaminya sudah meninggal dua tahun yang lalu.Beginilah nasib yatim piatu,acara belum dimulai tapi sudah pada banjir air mata,cuma aku yang berusaha untuk tetep kuat dan tidak menangis.Terbiasa jadi tulang punggung jadi buat aku sedikit lebih baik dalam mengendalikan emosiku.

Acara dimulai dengan perkenalan calon pengantin dan beserta keluarganya,tak lupa juga sedikit wejangan oleh pak RT di tempatku yang selama ini kami tuakan.Dari pihak keluarga mas Lukman di wakili oleh pak lik Sapto sedang dari keluargaku langsung di ambil alih oleh Damar,adikku.

CeritakuCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang